Breaking News
light_mode
Beranda » Proyek » Lakukan Serah Terima Unit, Widari Village Mulai Pasarkan Tahap II

Lakukan Serah Terima Unit, Widari Village Mulai Pasarkan Tahap II

  • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pengembang properti, Wida Agung Group secara bertahap mulai melakukan serah terima unit Perumahan Widari Village. Proses serah terima berlangsung dari 21-28 Oktober 2022 untuk 75 konsumen yang telah membeli unit rumah di perumahan yang berlokasi di Legok, Tangerang, Banten tersebut.

Anton Sugianta, Direktur Wida Agung Group mengatakan proses serah terima unit ini adalah bukti komitmen pengembang tersebut kepada konsumen yang sudah membeli unit rumah di Widari Village. “Proses serah terima akan terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan karena dalam pemasaran di tahap I ini sudah terjual sebanyak 250 unit,” ujar Anton dalam keterangannya, Senin (24/10/2022).

Dia menambahkan, saat ini Widari Village sedang memasarkan tahap II yang dipasarkan sejak Juli 2022 dan saat ini sudah terjual sebanyak 100 unit. Sehingga total unit rumah yang terjual di Widari Village sebanyak 350 unit.

“Perumahan Widari Village pertama kali dipasarkan pada tahun 2021 atau di masa pandemi, dan ternyata mendapatkan respon positif dari konsumen karena harganya terjangkau dan menyasar segmen end user. Selain itu, lokasi Widari Village nantinya memiliki nilai lebih karena dekat dengan pintu tol Legok (tol Serpong-Balaraja),” jelas Anton.

Dia optimistis dengan produk hunian yang menyasar segmen menengah dan harga mulai dari Rp400 juta akan cepat terserap pasar. Kecepatan penjualan ini menurutnya karena pasar yang disasar adalah para pengguna (end user) dimana segmen ini benar-benar ingin memiliki rumah untuk dihuni, selain karena melihat opportunity dari proyek Widari Village.

Rita Megawati, Konsultan Pemasaran dari LJ Hooker Gading Serpong selaku koordinator pemasaran proyek Widari Village berharap penjualan tahap II akan sama suksesnya dengan tahap I. Widari Village, ujarnya, akan terus memberikan kemudahan-kemudahan kepada calon pembeli.

“Sebelumnya kami sangat aktif mendorong pasar agar bergerak dengan memberikan banyak gimmick seperti booking fee ringan Rp1 juta dan keringanan biaya lainnya. Dalam kondisi seperti sekarang dengan adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan potensi naiknya suku bunga KPR, pengembang harus tetap berstrategi termasuk memberikan kemudahan kepada konsumen,” paparnya.

Momentum Tepat

Menurut Rita, saat ini menjadi momentum paling tepat bagi konsumen untuk segera membeli unit rumah di Widari Village. Pasalnya, developer perumahan ini belum menaikkan harga dan perbankan penyalur KPR masih memberikan banyak kemudahan.

“Kemudahan tersebut seperti uang muka rendah dan juga ada yang memberikan cicilan KPR flat selama 5 sampai 10 tahun. Ini membantu kita dalam memasarkan Widari Village yang kebanyakan konsumennya adalah milenial,” sebutnya.

Selain itu, kata Rita, unit rumah yang dipasarkan Widari Village juga memiliki kelebihan antara lain menggunakan material premium seperti merek Toto, kusen aluminium, dan dinding bata merah (double).

Terkait acara serah terima unit diyakininya akan menjadi kekuatan bagi Widari Village dalam memasarkan produknya ke depan. “Ini akan menjadi bukti bagi konsumen bahwa Widari Village memiliki komitmen tinggi, apalagi dalam waktu dekat para pemilik unit rumah tersebut akan menghuni rumahnya,” ungkap Rita.

Untuk itu, salah satu konsen Widari Village saat ini adalah mempersiapkan pembangunan fasilitas pendukung aktivitas penghuni. “Dalam waktu dekat kami akan membangun Plaza Widari di atas lahan seluas 15 hektar dengan jumlah mencapai 1.000 unit,” pungkasnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Investasi/Kepala BKPM PBG

    Menteri Investasi/Kepala BKPM: PBG Bukan Syarat Perizinan

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menegaskan, beleid terkait Perizinan Bangunan Gedung (PBG) pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bukan merupakan syarat dalam pembangunan properti. “PBG itu bukan lagi merupakan bagian izin. Jadi, tanpa PBG itu sebenarnya prosesnya jalan karena bukan lagi bagian izin mutlak untuk sebagai prasyarat dalam membangun usahanya,” jelas […]

  • Mendorong Implementasi ESG di Sektor Perumahan dan Pembiayaan

    Mendorong Implementasi ESG di Sektor Perumahan dan Pembiayaan

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Central Asia (BCA) Tbk telah menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) hijau senilai Rp1,14 triliun. Green mortgage itu disalurkan untuk membiayai pemilikan rumah dan apartemen yang sudah mendapat sertifikasi hijau (greenship) di lima proyek properti. Kelima proyek tersebut adalah Citra Maja Raya (Maja, Lebak-Banten), Kota Baru Parahyangan (Padalarang Barat, Bandung Barat-Jawa Barat), […]

  • MICE

    Menparekraf Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Potensi MICE di Bekasi

    • calendar_month Minggu, 9 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong para pelaku UMKM dan pelaku ekonomi kreatif (ekraf) memanfaatkan potensi wisata Meeting, Incentive, Conference and Exhibition (MICE) yang ada di Kota Bekasi, Jawa Barat. Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan soal wisata bisnis atau yang lebih dikenal dengan MICE yang […]

  • Segmen Properti Ini Paling Terdampak Kenaikan BI Rate

    PPDPP: Layanan FLPP Tetap Berjalan di Masa Peralihan

    • calendar_month Senin, 20 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Arief Sabaruddin menyatakan, layanan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tetap berjalan seiring dengan pengalihan dana FLPP dari PPDPP ke BP Tapera. “Kami saat ini sedang mempersiapkan peralihan ini tanpa mengganggu layanan yang sudah berjalan,” jelas Arief dalam keterangan resminya, Sabtu, 18 September 2021. Arief menerangkan, […]

  • Daerah Khusus Jakarta

    Implikasi Jakarta Jadi DKJ, Ruang Kantor Bakal Oversupply

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Perubahan status Daerah Ibu Kota (DKI) Jakarta menjadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) memberikan dampak terhadap sektor perkantoran. Salah satu dampaknya adalah bertambahnya suplai ruang kantor di Jakarta karena banyak kantor pemerintahan yang akan kosong. “Untuk perpindahan ibu kota IKN, DKI rencananya akan menjadi DKJ Daerah Khusus Jakarta. Impact-nya ke pasar properti memang banyak […]

  • Kota Sofifi (Foto: Istimewa)

    Rusun ASN dan Petugas Kepolisian, Cara PUPR Selesaikan Persoalan di Sofifi

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap memberikan dukungan terhadap pengembangan Kota Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi Maluku Utara. Untuk itu, Kementerian PUPR selain memberikan bantuan pembangunan infrastruktur juga akan menyediakan hunian berupa Rumah Susun (Rusun) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta petugas kepolisian yang bertugas di Kota Sofifi. “Kementerian telah […]

Translate »
expand_less