Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » KEK Kura-Kura dan Sanur Lengkapi Kawasan Ekonomi Kesehatan

KEK Kura-Kura dan Sanur Lengkapi Kawasan Ekonomi Kesehatan

  • calendar_month Minggu, 5 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Dua Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Bali, yaitu KEK Kura-Kura Bali dan KEK Sanur di Denpasar diharapkan melengkapi kawasan ekonomi kesehatan yang ada di Sanur dan mendukung industri pariwisata.

“Tentu kawasan ekonomi ini diharapkan melengkapi kawasan ekonomi kesehatan yang ada di Sanur. Oleh karena itu, Bali salah satu provinsi yang dapat dua KEK, dan dua-duanya menunjang industri pariwisata. Diharapkan dengan adanya dua KEK ini, ekonomi Bali menjadi lebih sustain,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Denpasar, Bali, Sabtu, 4 Februari 2023.

Menko Airlangga menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk menjadi kawasan yang memiliki keunggulan ekonomi dan geostrategis dalam mendukung peningkatan investasi.

Selain itu, pengembangan KEK juga berperan penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah dan pemerataan pembangunan secara nasional.

Sebagai wujud implementasi dari UU Cipta Kerja, Pemerintah terus mengupayakan transformasi kebijakan pengembangan KEK dengan menekankan orientasi pada terwujudnya KEK yang mampu membangun nilai tambah atas penguasaan teknologi dan sumber daya manusia.

Guna menjaga pengelolaan pengembangan KEK agar tetap seiring dengan dinamika ekonomi dan teknologi dunia, Pemerintah telah mengembangkan KEK Digital, KEK Maintenance Repair and Overhaul (MRO), KEK Pendidikan, KEK Pariwisata, dan KEK Kesehatan.

Berlokasi di Pulau Serangan Kota Denpasar, KEK Kura-Kura Bali dengan luas sekitar 498 Ha  belum lama ini telah disetujui dalam Sidang Dewan Nasional KEK untuk direkomendasikan penetapannya.

KEK Kura-Kura Bali akan mengembangkan kegiatan pariwisata luxury berkelas internasional yang diantaranya berupa Kawasan Marina Terintegrasi, centre for exellence for education and tech park, serta lifestyle wellness center.

Target Investasi

Investasi di KEK Kura-Kura Bali sendiri ditargetkan sebesar Rp104,4 triliun dan mampu menyerap 99.853 tenaga kerja ketika beroperasi secara ultimate pada 2052.

KEK Kura-Kura Bali juga diharapkan mampu menghasilkan devisa secara kumulatif sebesar Rp477 triliun di tahun 2052, dengan target sebesar Rp4,6 triliun dalam lima tahun pertama.

Sementara itu KEK Sanur yang ditetapkan pada bulan Juli 2022 lalu, merupakan KEK Kesehatan pertama di Indonesia yang mengembangkan fasilitas kesehatan dan pariwisata berkelas internasional.

Ditargetkan mampu merealisasikan investasi sebesar Rp10,2 triliun, KEK Sanur juga diharapkan mampu menyerap 43.647 orang tenaga kerja.

Selain itu, juga diharapkan terwujud penghematan devisa sebesar Rp86 triliun dari WNI yang sebelumnya berobat ke luar negeri dan penambahan devisa sebesar Rp19,6 triliun secara kumulatif pada tahun 2022 hingga 2045. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawasan Industri Hijau Mulai Jadi Tren di Asia Pasifik

    Kawasan Industri Hijau Mulai Jadi Tren di Asia Pasifik

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Transformasi kawasan industri berbasis keberlanjutan alias industri hijau kian menjadi tren dalam lanskap properti Asia Pasifik. ESG Director Knight Frank APAC & Singapore, Jackie Cheung, menekankan bahwa evolusi eco dan smart industrial development kini bukan sekadar tren, melainkan fondasi baru daya saing kawasan industri global. “Bagaimana kita dapat mempertahankan pertumbuhan industri ramah lingkungan, […]

  • Ketum DPP REI – “Jangan Khianati Semangat UUCK!”

    Ketum DPP REI – “Jangan Khianati Semangat UUCK!”

    • calendar_month Selasa, 10 Nov 2020
    • 0Komentar

    Secara umum apakah UUCK sudah sesuai dengan harapan REI? Kalau sesuai harapan tentu saja belum. Masih banyak usulan yang disampaikan REI bersama-sama dengan Kadin dan Apindo di dalam satu ‘perahu’ yang belum diakomidir dalam UUCK. Misalnya soal aturan rumah susun (rusun) atau hunian berimbang yang sebetulnya kami banyak harapan disitu. Begitu pun, kami tetap menyambut […]

  • Tantangan Properti Komersial Tak Hanya 2 Hal Ini

    Tantangan Properti Komersial Tak Hanya 2 Hal Ini

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Tantangan yang dihadapi para pengembang di sektor properti komersial tak hanya terkait desain atau lokasi. Pengelolaan proyek di lapangan menjadi tantangan lainnya seiring dengan terus berkembangnya sektor properti komersial. “Saat ini, proyek tidak lagi dinilai hanya dari segi kualitas desain atau lokasi. Proyek semakin dinilai dari seberapa baik pelaksanaannya, tepat waktu, sesuai anggaran, […]

  • Penandatanganan MoU Megacity REMAX Travelio

    Permudah Sewa dan Kelola Apartemen, Megacity Gandeng RE/MAX dan Travelio

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna memberikan kemudahan penyewaan dan pengelolaan unit apartemen bagi para pemilik unit, Megacity menandatangani nota kesepahaman dengan RE/MAX Indonesia dan Travelio. Dengan adanya kerja sama ini, pemilik unit apartemen Megacity dapat mempercayakan Travelio dan RE/MAX Indonesia untuk mengelola penyewaan unit mereka. “Melalui kerjasama kami dengan RE/MAX Indonesia dan Travelio, para pemilik unit apartemen […]

  • OSS Jamin Inklusivitas Publik terhadap Tata Ruang

    OSS Jamin Inklusivitas Publik terhadap Tata Ruang

    • calendar_month Kamis, 10 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Terbitnya Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, selain menjamin kepastian dalam berusaha serta penyediaan lapangan kerja baru bagi masyarakat, ternyata juga memberikan terobosan baru dalam penataan ruang. Produk tata ruang, baik Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) maupun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), selama ini tidak banyak diketahui oleh publik, sehingga […]

  • Apindo Minta PPN DTP Diperpanjang

    Apindo Minta PPN DTP Diperpanjang

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha meminta perpanjangan relaksasi Pajak Penjualan (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi pembelian rumah tapak dan rumah susun. Saat ini, PPN DTP hanya berlaku per Maret hingga Agustus 2021. “Kami berharap Pemerintah dapat memperpanjang jangka waktu pemberian insentif PPN DTP. Hal ini agar terciptanya herd immunity di sektor properti dapat terbentuk. Dengan begitu […]

Translate »
expand_less