Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Apa Kabar Harga Jual Rumah Subsidi?

Apa Kabar Harga Jual Rumah Subsidi?

  • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Keuangan diharapkan segera menerbitkan ketentuan terbaru terkait harga jual rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini seiring kian melambungnya biaya produksi pembangunan hunian bersubsidi. Bahkan, ada kekhawatiran pengembang rumah subsidi ramai-ramai bakal bermigrasi membangun hunian non subsidi.

“Efek belum terbitnya aturan penyesuaian harga jual rumah subsidi, margin pengembang tergerus hingga 10 persen. Hal ini seperti terjadi di Wamena dan Merauke, dua wilayah dengan harga pokok produksi (HPP) pembangunan rumah subsidi tertinggi di Provinsi Papua,” tegas Sekretaris Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Papua, Cliff Sintiti Tan, saat dihubungi industriproperti.com, Selasa, 5 Juli 2022.

Cliff menyebut, HPP rumah subsidi di Wamena tertinggi karena mahalnya biaya distribusi material bangunan ke wilayah Pegunungan Jayawijaya. “Harga semen di Wamena di kisaran Rp 600 ribu hingga Rp 900 ribu per sak karena ongkos angkutnya saja mencapai Rp 300 ribu per sak. Mahal sekali karena hanya dapat diangkut menggunakan pesawat,” ucap Cliff.

Ketua DPD REI Jambi, Ramond Fauzan menyebut, masih belum adanya kebijakan penyesuaian harga jual rumah subsidi setelah tertahan selama dua tahun menyebabkan margin pengembang terkoreksi sebesar 7 persen hingga 10 persen terhadap HPP. “Pengembang menunggu realisasi penyesuaian harga jual rumah subsidi. Kami tidak menyangka akan meleset hingga 7 bulan dari jadwal semula yakni awal tahun 2022,” tukas Ramond.

Menurut Sekretaris DPD REI Sumatera Utara, Reza Sirait, jika semula margin keuntungan pengembang rumah subsidi sebesar 10 persen, kini tersisa maksimal 7 persen. Hal ini seiring lonjakan harga material bangunan sebesar 7 persen hingga 10 persen sejak setahun terakhir. “Pengembang yang masih bertahan saat ini adalah yang sudah tersaring oleh pandemi. Kalau pengembang pemula atau yang masih mencoba-coba, pasti akan jatuh,” tukas Reza.

Minta Ketegasan

Ramond melanjutkan, pengembang di daerah meminta kepastian atas wacana penyesuaian harga jual rumah subsidi. “Pemerintah harus merespons hal ini. Tidak perlu malu-malu untuk menyampaikan apabila tahun ini tidak jadi menaikkan harga jual rumah subsidi. Kami butuh ketegasan pemerintah untuk menjawab hal ini,” sebut Ramond.

Dalam situasi ini, imbuh Ramond, mestinya pemerintah tidak perlu bersikap malu-malu kucing untuk mengutarakan bahwa peluang penyesuaian harga rumah subsidi di tahun ini relatif sulit. Apalagi, calon konsumen rumah MBR butuh kepastian agar realisasi pembangunan rumah bersubsidi tidak tersendat.

“Pemenuhan kebutuhan rumah MBR tersendat karena pengembang menunggu kebijakan harga baru. Saya menduga realisasi penyediaan hunian bersubsidi di Jambi akan meleset dari target semula. Tidak kurang, realisasinya akan terkoreksi 1.500 unit dari target semula yakni 6.500 unit rumah hingga akhir tahun 2022,” tukasnya.

Bahkan, Ketua DPD REI Banten Roni Hardiriyanto Adali menyebutkan saat ini sudah ada sejumlah pengembang rumah subsidi yang beralih menjual rumah komersial. “Apabila pemerintah tak kunjung menerbitkan aturan harga jual, Roni khawatir bakal banyak pengembang yang beralih ke rumah komersial. Sudah dua tahun belum ada penyesuaian harga jual rumah subsidi. Sedangkan akibat inflasi global telah memicu lonjakan harga material bangunan yang memiliki unsur impor seperti besi baja,” sebut Roni.

Akibat margin yang terus tergerus, imbuh Roni, pengembang di Banten menahan penjualannya. “Bank BTN juga sudah bersuara, mengapa realisasi akad kredit pemilikan rumah (KPR) jauh lebih sedikit ketimbang SP3K (Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit),” tegas Roni.

Terakhir kali penyesuaian harga jual rumah bersubsidi pada tahun 2020 lalu. Hal ini sesuai Keputusan Menteri PUPR Nomor: 242/KPTS/M/2020 tentang Batasan Penghasilan Kelompok Sasaran Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi, Besaran Suku Bunga/Marjin Pembiayaan Bersubsidi, Lama Masa Subsidi dan Jangka Waktu Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah, Batasan Harga Jual Rumah Umum Tapak dan Satuan Rumah Susun Umum, Batasan Luas Tanah dan Luas Lantai Rumah Umum Tapak, Luas Lantai Satuan Rumah Susun Umum serta Besaran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan. Sedangkan tahun lalu Kementerian PUPR tidak memberlakukan penyesuaian harga jual rumah bersubsidi. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sasar Keluarga Muda, ISPI Group Luncurkan Sva Casa Sawangan

    Sasar Keluarga Muda, ISPI Group Luncurkan Sva Casa Sawangan

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    DEPOK – ISPI Group meluncurkan proyek Sva Casa Sawangan di Sawangan, Depok. Kawasan hunian ini cukup strategis karena dapat diakses hanya 15 menit dari pintu tol Sawangan, Depok, atau sekitar 30 menit dari selatan Jakarta seperti Kebayoran Baru dan Pondok Indah. Managing Direktur Sva Casa Sawangan, Grace Ekarto mengatakan sebagai pengembang properti berpengalaman selama lebih […]

  • Diversifikasi Usaha, Vasanta Group Bangun RS Bertaraf International

    Diversifikasi Usaha, Vasanta Group Bangun RS Bertaraf International

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Perusahaan properti, Vasanta Group dan Sanusa Medika (perusahaan joint venture Aspen Medical dan PT Jasa Sarana) melakukan penandatanganan kerjasama pembangunan rumah sakit berstandar internasional pertama di Kota Depok, tepatnya di kawasan Eco Town Sawangan. Penandatangan kerjasama tersebut dilakukan oleh kedua belah pihak pada Rabu, 31 Mei 2023 lalu di Kantor Pusat Vasanta Group […]

  • BSN

    Jalin Kerja Sama Strategis, BSN Perkuat Ekosistem Pembiayaan Syariah

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA – Bank Syariah Nasional atau BSN terus menjalin kerja sama strategis dan kolaborasi untuk mengintegrasikan sektor keuangan syariah dengan sektor riil properti, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pengembang dan masyarakat yang ingin memiliki hunian berbasis syariah. Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor mengatakan salah satu kolaborasi penting adalah dengan menggandeng asosiasi pengembang sebagai bagian […]

  • Gandeng Agen Properti, BTN Luncurkan Program Kangen Banget

    Gandeng Agen Properti, BTN Luncurkan Program Kangen Banget

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA-PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menggenjot penyaluran pembiayaan perumahan hingga akhir tahun 2022, salah satunya dengan meluncurkan Program Kangen Banget (KPR/KPA Agent – BonusnyA NGagETin). Program yang merupakan kerjasama antara BTN dengan agen properti ini ditargetkan bisa menyalurkan pembiayaan baik KPR maupun KPA hingga 5.000 unit. “Kerja sama Bank BTN dengan mitra […]

  • Arrayan Group Pasarkan Rumah Rp300 Jutaan di Karawang Timur

    Arrayan Group Pasarkan Rumah Rp300 Jutaan di Karawang Timur

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pesatnya pembangunan infrastruktur, khususnya di Koridor Timur Jakarta mendorong perkembangan berbagai proyek properti termasuk hunian di kawasan tersebut. Salah satu kawasan yang terus menunjukkan geliat perkembangan adalah Karawang yang didukung konektivitas yang semakin mudah. Aksesibilitas mudah itu didukung adanya jalan tol Jakarta-Cikampek dan tol layang MBZ yang memiliki akses keluar masuk. Aksesibilitas ini […]

  • REI: Pengembangan Kota Baru Butuh Dukungan Infrastruktur Publik

    REI: Pengembangan Kota Baru Butuh Dukungan Infrastruktur Publik

    • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan properti skala kota baru senantiasa mengikuti arah pembangunan infrastruktur publik, khususnya jalan tol. Hal ini terbukti sejak dibangunnya ruas tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) pada 1978, tol Jakarta – Merak tahun 1985, dan ruas tol Jakarta – Cikampek pada tahun 1988. “Pengembangan properti skala kota baru pasti akan mengikuti arah pembangunan infrastruktur publik yakni […]

Translate »
expand_less