Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Bank BTN Perkuat Kredit Perumahan untuk Pekerja Sektor Informal

Bank BTN Perkuat Kredit Perumahan untuk Pekerja Sektor Informal

  • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA- Sektor pekerja informal merupakan segmen yang potensial untuk digarap oleh bisnis jasa layanan perbankan. Selain karena jumlahnya yang sangat besar, juga masih banyaknya yang belum dapat mengakses layanan keuangan sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi perbankan untuk bisa mencarikan solusi bagi pekerja informal terutama dalam penyaluran pembiayaan perumahan.

Direktur Distribution & Funding PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Jasmin mengungkapkan, saat ini perbankan masih banyak yang fokus bisnisnya melayani sektor formal, padahal sektor informal potensinya juga sangat besar. Untuk itu, perseroan terus melakukan inovasi membuat berbagai skema agar layanan perbankan bisa dinikmati pekerja informal khususnya penyaluran kredit.

“Untuk pembiayaan rumah khususnya rumah subsidi sekitar 93% dinikmati oleh pekerja formal, sedangkan sektor informal baru 7%. Untuk itu Bank BTN terus mencari skema yang bisa mempermudah pekerja informal bisa menikmati pembiayaan dari Bank BTN,” jelas Jasmin pada acara Grebeg Pasar 2022 Bank BTN & IKAPPI di Pasar Klewer, Solo, Jawa Tengah.

Jasmin mengatakan, salah satu skema yang ditawarkan pemerintah dan Bank BTN dalam pembiayaan rumah untuk pekerja informal adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Dengan produk ini, pekerja informal hanya perlu menabung di Bank BTN selama tiga bulan, setelah memenuhi syarat maka mereka bisa mengajukan permohonan KPR BP2BT.

Untuk meningkatkan penyaluran KPR BP2BT, Bank BTN menggandeng Gojek dan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI). Dua entitas ini memiliki komunitas pekerja informal yang luar biasa banyak jumlahnya mencapai jutaan anggota.

Jasmin menjelaskan, untuk mitra driver Gojek yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan permohonan kredit sebanyak 200.000 orang. Dari jumlah tersebut Bank BTN menargetkan sekitar 30% yang dapat dibiayai oleh KPR BP2BT.

Dia menambahkan, jumlah pedagang tradisional yang mencapai lebih dari 12 juta juga merupakan pasar potensial bagi perseroan tidak hanya dalam menyalurkan kredit perumahan subsidi tetapi juga kredit UMKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Bagi para pedagang pasar juga bisa menikmati produk Tabungan Bisnis Bank BTN untuk memudahkan transaksi mereka,” papar Jasmin dalam keterangannya, Jumat (11/10/2022).

Jasmin mencontohkan, untuk wilayah Solo potensi ekosistem bisnis pasar yang bisa digarap sangat besar, ada sekitar puluhan ribu pedagang yang bisa dibidik untuk dijadikan nasabah kredit dan tabungan.

“Bank BTN melihat potensi KPR di wilayah Solo sangat luar biasa, dimana di Solo Raya saja ada 43 pasar tradisional. Rata-rata kita survei belum banyak yang memiliki rumah, bahkan masih kontrak,” katanya.

Menurut Jasmin, KPR BP2BT sangat cocok buat segmen untuk pedagang informal, yang bukan memiliki basis penghasilan tetap.

“Makanya kita masuk ke pasar Klewer ini, pedagang-pedagang kecil yang belum punya rumah bisa dibiayai dengan KPR BP2BT di mana uang muka dibantu pemerintah senilai Rp40 juta. Ini buat pedagang sangat cocok,” terang Jasmin.

Miliki Rumah

Ketua Umum DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Abdullah Mansuri mengungkapkan pihaknya meminta kegiatan Grebek Pasar Bank BTN dan IKAPPI di Pasar Klewer, Solo, karena jumlah anggota yang dimiliki mencapai 3.000 lebih dan wajib hukumnya pedagang yang belum memiliki rumah harus mendapatkan rumah dengan subsidi pemerintah.

Mansuri mengatakan, jumlah pedagang pasar di seluruh Indonesia yang lebih dari 12 juta orang sebagian besar belum memiliki rumah sendiri. Untuk itu, IKAPPI bersama Bank BTN dan Kementerian PUPR telah melakukan Grebeg Pasar ke berbagai daerah untuk mengenalkan produk KPR BP2BT kepada para pedagang tradisional.

“Dengan KPR BP2BT ini diharapkan para pedagang pasar dapat segera memiliki rumah sendiri. Karena selama ini masih banyak yang ngontrak atau sewa. Lebih baik uang kontrakannya untuk mencicil bayar KPR,” jelas Mansuri.

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menjelaskan agar para pedagang dapat memanfaatkan fasilitas perumahan subisidi yang diberikan pemerintah. “Kesempatan tidak datang dua kali, maka dari itu ini kesempatan yang baik bagi pedagang pasar dengan kehadiran dari Bank BTN dan Dirjen Kementerian PUPR dalam program satu juta rumah agar bisa dimanfaatkan semaksimalnya,” tegas Teguh. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Kredit Tanah

    OJK Siapkan Beleid Kredit Tanah bagi Pengembang

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan ketentuan terkait kredit tanah bagi pengembang. Beleid tersebut akan mengatur ketentuan yang lebih bersifat principle based. Artinya, OJK tidak lagi cenderung membatasi bisnis bank, namun lebih menekankan pada penerapan manajemen risiko dengan permodalan yang memadai. “Ke depan kami akan mengatur ketentuan yang lebih bersifat principle based sehingga […]

  • REI Gali Potensi Pariwisata Kabupaten Kerinci

    REI Gali Potensi Pariwisata Kabupaten Kerinci

    • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Jambi, pagi ini dijadwalkan akan melakukan audiensi dengan Bupati Kerinci Adirozal. Selain untuk memperkenalkan diri, agenda pertemuan itu juga akan membahas potensi pariwisata serta sektor properti penunjang industri pariwisata di daerah tersebut. “Hari ini DPD REI Jambi beraudiensi dengan Bupati Kerinci dalam rangka memperkenalkan […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait didampingi Ketua Umum REI berinteraksi dengan masyarakat

    Menteri PKP Upayakan Akad FLPP Awal Januari 2025

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • 0Komentar

    Bandung – Menteri PKP Maruarar Sirait mengupayakan akad KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) dapat terlaksana di awal Januari 2025. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menerbitkan aturan pelaksananya agar program penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa terealisasi di awal tahun depan. “Kami akan melayangkan surat permohonan […]

  • Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota Yang Berketahanan

    Ini Dia Gagasan IAP untuk Konektivitas dan Ekosistem Kota yang Berketahanan

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan Jakarta ke depan tidak lagi cukup bertumpu pada pembangunan fisik semata, melainkan harus bergerak seiring dengan penguatan konektivitas kawasan dan ketahanan ekosistem kota. Ketua Ikatan Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota (IAP) Indonesia, Adriadi Dimastanto mengungkapkan, konektivitas Jakarta tidak hanya diukur dari ketersediaan moda transportasi massal, tetapi dari seberapa mudah warga bergerak dari […]

  • Pekerja Formal Buruh (Foto: Adang Sumarna)

    Duh, Status Ekonomi Indonesia Bisa Merosot Lagi

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kontraksi perekonomian nasional sebesar minus 2,07 persen (year on year/yoy) sepanjang tahun 2020 dipastikan akan berdampak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia. Dari semula sebesar Rp 59,1 juta atau setara USD 4.174 per kapita pada tahun 2019, menjadi Rp 56,9 juta atau setara USD 3.911 per kapita di tahun 2020. Penurunan PDB […]

  • Ilustrasi Properti Tiongkok

    Demi Selamatkan Perusahaan, Taipan Properti Tiongkok Rogoh Kocek Pribadi Rp54,2 T

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Taipan properti di Negeri Tirai Bambu rela merogoh koceknya sendiri demi menyelamatkan perusahaan. Tak tangung-tanggung, total nilai uang yang keluar dari saku pribadi mencapai USD3,8 miliar atau setara Rp54,2 triliun (mengacu kurs Rp14.273,30 per USD1). Taipan properti Tiongkok melakukan hal itu agar perusahaan miliknya dapat terlepas jerat kebangkrutan akibat gagal bayar hutang. Sejumlah […]

Translate »
expand_less