Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » BP Tapera Luncurkan KIK Syariah

BP Tapera Luncurkan KIK Syariah

  • calendar_month Rabu, 7 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) meluncurkan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang Syariah senilai Rp 169,5 miliar, di Jakarta, Rabu, 7 September 2022. BP Tapera  menunjuk lima Manajer Investasi (MI) untuk mengelola KIK tersebut.

Penerbitan KIK Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang Syariah ini merupakan wujud komitmen nyata BP Tapera dalam peranannya menopang keuangan syariah dan halal value chain. Utamanya di sektor perumahan guna mendukung pengembangan ekonomi syariah menuju Indonesia mandiri, makmur dan madani dengan menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia.

“Kami berharap dana tapera yang dialokasikan pada ‘kantong’ pemupukan, dapat semakin membangkitkan gairah pasar modal. Peluncuran KIK Dana Tapera Pasar Uang Syariah maka dana kelolaan aset (Asset Under Management/AUM) di pasar modal bisa bertambah besar,” ujar Komisioner BP Tapera, Adi Setianto, dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu, 7 September 2022.

Kelima MI itu yakni PT Bahana TCW Investment Management, PT Batavia Aset Manajemen dan PT BNI Asset Management. Berikutnya adalah PT Danareksa Investment Management dan PT Manulife Asset Management.  Seluruh MI itu mengelola dana awal sebesar Rp 169,5 miliar. MI itu akan mengelola instrumen investasi pada KIK secara terintegrasi dan optimal dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian, penerapan manajemen risiko serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

KIK Pemupukan Dana Tapera merupakan produk pasar modal bagi pengelolaan dana pemupukan dana Tapera. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera),  Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor: 66/POJK.04/2020 Tahun 2020 tentang Pedoman Kontrak Investasi Kolektif Dana Tapera, dan Peraturan BP Tapera Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Dana Tapera. Beleid tersebut mengamanatkan kepada BP Tapera untuk menunjuk MI dalam upaya pengelolaan KIK Pemupukan Dana Tapera tersebut.

Tapera Berbasis Syariah

Dengan peluncuran perdana KIK Pasar Uang Syariah Rp 169,5 miliar, sehingga secara keseluruhan baik prinsip syariah dan konvensional, BP Tapera telah menginvestasikan Rp 3,24 triliun di deposito dan efek pasar modal.

Peluncuran perdana KIK Pemupukan Dana Tapera Pasar Uang Syariah ini merupakan tindak lanjut BP Tapera dalam pengelolaan Dana Tapera dengan prinsip syariah. BP Tapera secara resmi telah meluncurkan Kontrak Pengelolaan Dana Tapera Syariah (KPDTS) pada tanggal 23 Agustus di Provinsi Aceh. Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin memberikan sambutan pada peluncuran perdana KPDTS tersebut.

Pembentukan KPDTS ini bertujuan untuk menyediakan likuiditas yang memadai untuk pemenuhan kewajiban jangka pendek pengelolaan dana tapera.

Peluncuran KIK Pemupukan Dana Pasar Uang Syariah dilakukan pada  Nilai Aktiva Bersih/Unit Penyertaan (NAB/UP)  sebesar Rp 1.000,00.

Per tanggal 31 Agustus 2022, Operator Investasi Pemerintah (OIP) ini telah menyalurkan akad pembiayaan Tapera sebesar 2.632 unit rumah senilai Rp 393,98 miliar. Rinciannya, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebanyak 2.628 unit dan empat unit Kredit Renovasi Rumah. Sedangkan pengembalian tabungan peserta pensiun, per Agustus 2022 BP Tapera telah menyalurkan kepada 77.775 peserta senilai Rp 296,94 triliun. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2022, Ekonomi RI Tumbuh 5,3%

    Tahun 2022, Ekonomi RI Tumbuh 5,3%

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kendati kondisi global masih mengalami pasang surut, pertumbuhan ekonomi RI sepanjang tahun 2022 sebesar 5,31 persen. Angka itu melampaui target Pemerintah sebesar 5,2 persen dan menembus level seperti sebelum pandemi. “Kuartal IV tahun lalu tumbuh 5,01 persen (year on year/yoy). Secara kumulatif di tahun 2022, ekonomi mampu tumbuh di angka 5,31 persen. Pertumbuhan […]

  • Tol Semarang-Demak Dukung Pusat Ekonomi Baru di Jawa Tengah

    Tol Semarang-Demak Dukung Pusat Ekonomi Baru di Jawa Tengah

    • calendar_month Selasa, 1 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak dapat mendukung pertumbuhan pusat ekonomi baru di Provinsi Jawa Tengah. Kehadiran tol yang terintegrasi dengan Tanggul Laut Kota Semarang juga akan mengurangi keacetan di kawasan Kaligawe dan Bandara Ahmad Yani. “Keberadaan Tol Semarang-Demak yang terintegrasi dengan tanggul akan memperkuat daya tahan Semarang […]

  • Jokowi

    Antisipasi Dampak Situasi Global, Ini Pesan Jokowi

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menyiapkan langkah antisipasi dampak situasi global yang makin sulit terhadap perekonomian nasional. “Semuanya harus kita tes betul sampai plan A, plan B, plan C, plan D, semuanya harus ada, plan E, semuanya. Yang paling buruk, yang buruk, semuanya harus kita hitung semuanya, sehingga sekali lagi, […]

  • Usung Pariwisata Berkualitas, Ini Target Kunjungan Wisman di 2022

    Usung Pariwisata Berkualitas, Ini Target Kunjungan Wisman di 2022

    • calendar_month Jumat, 31 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di 2022 menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 1,8 juta sampai 3,6 juta orang. Angka itu dicapai dengan mengusung konsep pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan, pada tahun 2020 jumlah wisman ke Indonesia mencapai angka 4,05 juta orang dan menurun di tahun 2021 […]

  • Kebutuhan Properti Komersial di Gading Serpong Terus Meningkat

    Kebutuhan Properti Komersial di Gading Serpong Terus Meningkat

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • 0Komentar

    SERPONG – Kebutuhan masyarakat terhadap properti komersial terus bertumbuh terutama di kota-kota padat penduduk seperti Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Khususnya di sisi selatan Kota Gading Serpong, demand terhadap produk komersial tetap tinggi seiring dengan meningkatnya popularitas kawasan tersebut. M. Nawawi, Direktur Utama Paramount Land menjelaskan, Gading Serpong telah menjadi kota mandiri besar dengan populasi lebih […]

  • Daerah akan “Dipaksa” Percepat Pengesahan Perda RTDR

    Daerah akan “Dipaksa” Percepat Pengesahan Perda RTDR

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Salah satu poin penting di dalam Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) atau Omnibus Law Ciptaker adalah menyangkut penyelenggaraan tata ruang khususnya yang berhubungan dengan kewenangan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan penataan ruang. Banyak kritik jika kewenangan pemerintah daerah dalam penataan ruang bakal terkikis. UUCK dituding menghapus sejumlah kewenangan pemerintah daerah (Pemda) baik provinsi maupun kabupaten/kota […]

Translate »
expand_less