Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Bulan Depan, Jokowi akan Cabut HGB dan HGU Terlantar

Bulan Depan, Jokowi akan Cabut HGB dan HGU Terlantar

  • calendar_month Minggu, 12 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaPresiden Joko Widodo menegaskan akan mencabut sertifikat tanah hak guna bangunan (HGB) hingga hak guna usaha (HGU) paling lambat bulan depan. Ini merupakan salah satu upaya Presiden Jokowi untuk menjadikan lahan terlantar menjadi lahan produktif.

“Akan kita lihat HGU, HGB yang ditelantarkan, InsyaAllah bulan ini sudah saya mulai atau mungkin bulan depan akan saya mulai untuk saya cabut satu persatu,” tegas Presiden Jokowi dalam sambutannya di Kongres Ekonomi Umat Ke-2 MUI Tahun 2021 di Jakarta, Jumat, 10 Desember 2021.

Presiden Jokowi melanjutkan, banyak pihak yang telah mendapatkan konsesi lahan selama 20 tahun, bahkan 30 tahun tidak melakukan apa-apa. Inilah yang dapat menghambat perputaran ekonomi di masyarakat.

“Konsensinya diberikan, lebih dari 20 tahun, lebih dari 30 tahun tapi tidak diapa-apakan sehingga kita tidak bisa memberikan ke yang lain-lain,” ucap Presiden Jokowi.

Jokowi menawarkan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memerlukan lahan. Asalkan, mereka yang membutuhkan lahan tersebut dapat memberikan penjelasan secara detail untuk apa saja penggunaannya.

“Kalau Bapak/Ibu sekalian ada yang memerlukan lahan dengan jumlah yang sangat besar, silakan sampaikan kepada saya, akan saya carikan, akan saya siapkan. Berapa? 10.000 hektare, 50.000 hektare. Tapi dengan sebuah hitung-hitungan proposal yang feasible. Artinya feasibilities tadi yang jelas,” jelas Presiden Jokowi.

Bank Tanah

Peran Bank Tanah dalam konteks ini adalah mengelola lahan yang HGU maupun HGB yang telah tercabut. Harapannya, lahan-lahan terlantar akan menjadi produktif setelah dalam pengelolaan oleh Bank Tanah.

Badan Bank Tanah merupakan salah satu langkah strategis untuk memperbaiki kelembagaan pertanahan di Indonesia. Menurutnya, berdasarkan peraturan yang ada, BPN selama ini menjadi land regulator.

Oleh karena itu, Badan Bank Tanah nantinya mampu menjalankan fungsi sebagai land manager negara. Bank Tanah akan memberikan kemakmuran kepada masyarakat.

Adapun harmonisasi dilakukan untuk menuntaskan terkait ketentuan penugasan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam organisasi Bank Tanah. Selain itu juga terkait ketentuan penetapan tanah pemerintah yang berasal bukan dari Barang Milik Negara (BMN), yakni untuk Reforma Agraria melalui redistribusi tanah. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri PKP Sosialisasi KUR Perumahan

    Menteri PKP Ajak REI Manfaatkan KUR Perumahan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri PKP Maruarar Sirait mengajak pengembang anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) memanfaatkan KUR Perumahan untuk mendorong percepatan pembangunan perumahan. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan adalah salah satu upaya pemerintah dalam mendorong percepatan program penyediaan hunian bagi masyarakat. “Saya yakin dengan dukungan dari pengembang perumahan yang tergabung dalam REI, maka Kredit Program Perumahan […]

  • low carbon property

    Budiarsa Sastrawinata Ungkap Strategi Penerapan Low Carbon Property

    • calendar_month Minggu, 14 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – FIABCI World President Elect 2022-2023 Budiarsa Sastrawinata mengungkapkan property development melibatkan perencanaan, perancangan, konstruksi dan kemudian pemeliharaan bangunan. “Sektor properti diperkirakan menyumbang 40% dari emisi karbon global dengan 27%-nya disumbangkan oleh building maintenance dan 11% dari bahan bangunan dan proses konstruksi,” jelas Budiarsa Webinar “Low Carbon Property Development Strategier and Best Practices” pada […]

  • Kementerian PUPR Gelar Bimtek Bisnis Proses Perumahan

    Kementerian PUPR Gelar Bimtek Bisnis Proses Perumahan

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • 0Komentar

    Banten – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek): “Sharing Knowledge Proses Bisnis Industri Perumahan”, pada Selasa – Jumat, 7 – 9 Maret 2023. Diikuti birokrat eselon tiga dari 14 Kementerian/Lembaga penyelenggara kebijakan sektor perumahan ini menghadirkan narasumber pelaku usaha yang tergabung di Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). “Saya ingin ASN […]

  • BP Tapera Bayar Dana Pensiun 89% Peserta

    BP Tapera Bayar Dana Pensiun 89% Peserta

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) terus melakukan pengembalian dana pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS). BP Tapera telah membayarkan dana tabungan pensiun kepada 89,2 persen atau setara 337 ribu pensiunan. Sedangkan sisanya sebanyak 40.797 pensiunan (setara 10,8 persen) belum terbayarkan dana pengembalian pensiunnya. “Kami mengimbau seluruh PNS segera melakukan pemutakhiran data. Hal ini […]

  • KPR FLPP

    Kementerian PUPR: Realisasi KPR FLPP Capai 103.749 Unit

    • calendar_month Kamis, 13 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna mengatakan, realisasi KPR FLPP hingga Juli 2023 mencapai 47,15%, yaitu sebanyak 103.749 unit. “Hingga 7 Juli 2023, realisasi FLPP mencapai 47,15% yaitu sebanyak 103.749 unit, SSB sebesar Rp1,41 triliun, SBUM mencapai 42,59% atau 93.701 unit, dan Tapera sebanyak 21,73% atau […]

  • Sodetan Ciliwung, Upaya Pemerintah Kendalikan Banjir Jakarta

    Sodetan Ciliwung, Upaya Pemerintah Kendalikan Banjir Jakarta

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Upaya penanganan banjir di DKI Jakarta harus secara menyeluruh mulai dari hulu hingga ke hilir. Setelah pembangunan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi di sisi hulu telah tuntas, maka pada bagian hilir Pemerintah tengah menyelesaikan sodetan Sungai Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT). “Sebentar lagi akan selesai. Mungkin April sudah selesai,” ujar Presiden saat […]

Translate »
expand_less