Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Harga Rumah MBR Tak Naik, Pengembang Gundah

Harga Rumah MBR Tak Naik, Pengembang Gundah

  • calendar_month Selasa, 18 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pengembang perumahan bersubsidi merasa gundah karena harga jual rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tak kunjung naik. Pemerintah dinilai melepas tanggung jawab dalam program penyediaan hunian bersubsidi.

“Pengembang mendukung program penyediaan rumah bagi rakyat. Pemerintah seolah melepas tanggung jawabnya, malah seperti menyerahkan sepenuhnya masalah perumahan ke pihak swasta,” tukas Ketua Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kepulauan Riau, Toni, saat dihubungi industriproperti.com, Senin, 17 April 2023.

Toni khawatir, belum adanya kepastian kenaikan harga rumah MBR akan berdampak terhadap kualitas rumah yang dibangun. Hal ini seiring belum adanya kenaikan harga rumah bersubsidi sejak 2019 silam. “Harga rumah subsidi tidak naik sejak tahun 2019. Sedangkan biaya produksi terus melambung tinggi seiring inflasi. Akibatnya margin pengembang semakin tergerus,” papar Toni.

Pemerintah menetapkan besaran harga rumah bersubsidi guna memastikan keterjangkauan dan aksesibilitas masyarakat terhadap papan. Tidak hanya itu, Pemerintah juga menuntut pengembangan rumah bersubsidi secara berkualitas sesuai ketentuan yang berlaku. “Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) juga membuat program Tapera yang bagus. Ini semakin mempersulit pengembangan hunian bersubsidi di lapangan,” ucapnya.

Pemerintah bertanggung jawab dalam urusan penyediaan papan bagi rakyat. Namun, faktanya selama ini penyediaan hunian khusus MBR menjadi beban pelaku usaha.

Toni berharap penyelenggaraan rumah khusus MBR jangan hanya menjadi beban pengembang. Semua pihak harus ikut serta memainkan peranannya. “Khususnya semua pihak yang terkait secara langsung dengan rantai pasok hunian bersubsidi,” ujarnya.

Penyediaan fasilitas papan merupakan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 H ayat 1. Konstitusi itu menyebut; ‘Setiap warga negara berhak untuk dapat hidup sejahtera, lahir dan batin, bertempat tinggal, serta mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat’.

Pengembang UMKM

Lebih jauh Toni mengatakan, para pengembang rumah bersubsidi di daerah sudah menunggu kebijakan kenaikan harga tersebut. Setidaknya, sudah sejak pertengahan tahun 2022 lalu rencana kenaikan itu berhembus. “Ini seakan perangkap untuk pengembang. Ketika kami sudah menaati program pembangunan perumahan bagi MBR, Pemerintah tidak mau peduli akan nasib pengembang rumah subsidi yang notabene adalah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),” tukasnya.

Toni menjelaskan, pengembangan perumahan bersubsidi memiliki skala industri UMKM dengan dampak yang jauh lebih besar ketimbang UMKM di sektor usaha lain. Sebab, perumahan merupakan industri yang padat modal dan padat karya. “Dampak sektor industri rumah subsidi jauh lebih besar daripada industri UMKM non-perumahan. Belum adanya kebijakan kenaikan harga rumah subsidi, bakal merugikan bisnis perumahan bersubsidi,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampung Tanah Merah berada di sebelah Depo Pertamina (Foto: Tiara)

    Blusukan ke Kampung, IAP DKI Jakarta Mau Lakukan ini

    • calendar_month Minggu, 4 Apr 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengurus Daerah Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) DKI Jakarta melakukan kunjungan ke Kampung Manggarai, Jakarta Selatan dan Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara pada hari minggu, 4 April 2021. “Kunjungan ini di lakukan untuk mengetahui kondisi lapangan dari kedua kampung padat penduduk dan terkategorikan kumuh, kami bermaksud menyelenggarakan kompetisi peremajaan kampung untuk menyaring ide dan […]

  • Smart City IKN

    Menko Airlangga Ajak Jepang Kembangkan Sistem Smart City IKN

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengajak Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development (JOIN) untuk terlibat aktif dalam mendukung pengembangan smart city, sektor energi terbarukan, dan ekonomi digital di Indonesia. “Kami harap JOIN dapat berkontribusi dalam pengembangan sistem smart city di ibu kota baru kami di Kalimantan,” ungkap Menko […]

  • 15 Tahun Summarecon Bekasi, Wujudkan New Metropolis City

    15 Tahun Summarecon Bekasi, Wujudkan New Metropolis City

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Memasuki usianya yang ke-15, Summarecon Bekasi telah bermetamorfosis menjadi sebuah kawasan premium dan berkelas yang turut mendorong Kota Bekasi menjadi New Metropolis City. Momentum tanggal 10 Maret 2010 adalah langkah awal Summarecon Bekasi dalam menorehkan warna yang mencerminkan kehidupan dan prestasi di Kota Bekasi. Sejak awal dikembangkan, pembangunan kawasan Summarecon Bekasi sudah mencapai 70% […]

  • Apartemen BRANZ BSD Ai

    Cepat, Pelaksanaan AJB Apartemen BRANZ BSD Ai Rampung 3 Tahun

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Tokyu Land Indonesia menggelar pelaksanaan Akta Jual Beli (AJB) apartemen BRANZ BSD Ai dalam tempo tiga tahun setelah melakukan sertah terima unit pertama pada tahun 2018 lalu. Biasanya, pelaksanaan AJB membutuhkan waktu 5 hingga 10 tahun sejak terah terima untuk sampai ke tahap AJB. “AJB merupakan salah satu syarat yang paling penting […]

  • Giantara Serpong City Percepat Jadwal Serah Terima Rumah

    Giantara Serpong City Percepat Jadwal Serah Terima Rumah

    • calendar_month Senin, 15 Jan 2024
    • 0Komentar

    SERPONG – Giantara Group, pengembang Giantara Serpong City memulai pembangunan unit rumah di Cluster Nerin tahap 1 yang sudah terjual habis sebanyak 122 unit. Cluster Nerin merupakan cluster pertama di proyek tersebut yang mulai dipasarkan sejak tahun 2023 lalu. Giantara Serpong City dikembangkan di atas lahan seluas 109 hektar di kawasan Cisauk, Serpong. Zico Machriebie […]

  • Tol Trans Sumatera

    Trafik Lebaran 2025 Tol Trans Sumatera Naik 9,1%

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Volume kendaraan yang melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama H-10 hingga H+10 Lebaran Tahun 2025 mencapai 2.923.754 kendaraan, naik 9,10 persen dibandingkan Lebaran 2024. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025, serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025. “Peningkatan […]

Translate »
expand_less