Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Indonesia Targetkan Kembali Masuk Lima Besar Produsen Keramik Dunia

Indonesia Targetkan Kembali Masuk Lima Besar Produsen Keramik Dunia

  • calendar_month Senin, 25 Jul 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Industri keramik di dalam negeri terus menggeliat untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor antara lain dengan meningkatkan kapasitas produksi. Upaya ini semakin memperkuat aliran rantai pasok ubin keramik nasional sejalan dengan program subtitusi impor sebesar 35%. Indonesia bahkan ditargetkan kembali masuk dalam lima besar produsen keramik di dunia.

Plt. Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kementerian Perindustrian, Ignatius Warsito dalam acara peresmian perluasan pabrik milik PT Arwana Citramulia Tbk di Mojokerto, Jawa Timur, beberapa waktu lalu menyebutkan di 2021 permintaan pasar dalam negeri untuk ubin keramik mencapai 7,8 juta ton. Permintaan tersebut akan terus meningkat terutama dengan adanya rencana pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

“Daya saing industri ubin keramik dalam negeri semakin kuat yang ditandai dengan meningkatnya proporsi suplai lokal dibanding impor. Kita akan terus mengoptimalkan sumber daya produksi dalam negeri dengan visi menjadikan Indonesia kembali masuk dalam lima besar produsen ubin keramik dunia,” kata Warsito dalam keterangannya, Senin (25/7/2022).

Warsito menyampaikan apresiasi kepada PT Arwana Citramulia Tbk yang telah merealisasikan investasinya senilai Rp300 miliar karena akan memberikan dampak luas bagi perekonomian nasional. Selain itu, ekspansi ini membuktikan bahwa kebijakan pemerintah berjalan baik dalam upaya membangkitkan kembali gairah pelaku industri setelah terkena dampak pandemi Covid-19.

PT Arwana Citra Mulia Tbk menambah kapasitas produksinya sebesar 3 juta meter persegi dari Plant 5B untuk produksi ubin keramik 60×60 cm. Selain itu, penambahan kapasitas sebanyak 4,4 juta meter persegi dari proyek Plant 5C akan mulai berproduksi pada awal tahun 2023 dengan kebutuhan tenaga kerja lokal hingga 401 orang.

“Tak hanya Arwana, selama semester I tahun 2022 ini terdapat dua investasi lainnya di sektor ubin keramik, yaitu di Kawasan Industri Kendal sebesar Rp1,2 triliun dan di Kawasan Industri Terpadu Batang dengan nilai investasi mencapai Rp 1,5 triliun,” sebut Warsito.

Dia meyakini, tahun ini akan menjadi momentum kebangkitan sektor industri pengolahan nonmigas, termasuk untuk industri keramik. Hal tersebut tercermin dari kinerja positif industri keramik sebagai subsektor dari industri bahan galian nonlogam, yang tumbuh 1,35% dengan kontribusi 0,47% (year on year) pada triwulan I tahun 2022.

Sementara kinerja ekspor industri keramik nasional pada kuartal I tahun 2022 mampu tumbuh positif sebesar 12% dengan total volume 3,9 juta meter persegi yang didukung oleh peningkatan penjualan ke sejumlah negara seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Pencapaian positif kinerja ekspor juga diikuti dengan penurunan volume impor sebesar 21% (year on year) dari 18,5 juta meter persegi menjadi 14,4 juta meter persegi, yang berdampak pada kenaikan utilitas pada kuartal I-2022 berada di level 83%.

Peluang di IKN

Optimisme kebangkitan industri bahan bagunan nasional khususnya ubin keramik nasional semakin jelas terlihat dengan adanya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (IKN) serta Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9/M Tahun 2022 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara.

“Bentang keseluruhan luas daratan IKN sebesar 256.142 hektar dengan proyeksi pembangunan kawasan pengembangan IKN Nusantara sebesar 78% atau seluas 199.962 hektar. Kondisi tersebut bisa dimanfaatkan seluruh stakeholder bahan bangunan dan jasa konstruksi nasional untuk mulai menetapkan IKN Nusantara sebagai potensial market dalam peningkatan utilitas produksi dan dalam upaya menekan laju impor,” ungkap Warsito.

Selain itu, Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021 tentang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dengan regulasi ini, maka kementerian, lembaga, perangkat daerah wajib menggunakan produk dalam negeri termasuk rancang bangun dan perekeyasa nasional yang mepersyaratkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) paling sedikit 40%.

Pemerintah lewat kolaborasi antara Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan juga telah memberlakukan aturan perpanjangan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atau safeguard ubin keramik selama tiga tahun melalui regulasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 156/PMK.010/2021.

“Dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 pada industri keramik nasional, pemerintah juga telah mengupayakan strategi khusus yang komprehensif sesuai regulasi pemberlakuan SNI Wajib ubin keramik yang terakomodir melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 85 Tahun 2016,” pungkas Warsito. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menparekraf Laporkan Hasil ATF 2024 di Laos

    Menparekraf Laporkan Hasil ATF 2024 di Laos

    • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan hasil kunjungan kerja tim Kemenparekraf di ajang ASEAN Tourism Forum (ATF) 2024 di Vientiane, Laos, pada 23-27 Januari 2024. Pada forum bertema Quality and Responsible Tourism – Sustaining ASEAN Future ini, Kemenparekraf menyampaikan laporan kegiatan dan program saat keketuaan Indonesia di ASEAN. Dalam laporannya, […]

  • Presiden Jokowi

    Indonesia Masuki Masa Endemi Covid-19, Jokowi Berharap Perekonomian Melesat

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah resmi mencabut status pandemi Covid-19 di Indonesia mulai Rabu, 21 Juni 2023. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menyatakan Indonesia telah beralih dari masa pandemi menjadi endemi. Presiden berharap keputusan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi nasional. “Pemerintah berharap perekonomian nasional akan bergerak makin baik dan meningkatkan […]

  • Pengembang Minta Penyederhanaan Aplikasi SiPetruk

    Pengembang Minta Penyederhanaan Aplikasi SiPetruk

    • calendar_month Kamis, 18 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha properti berharap adanya penyederhaan dalam proses bisnis aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) bagi pembangunan rumah bersubsidi. Saat pertama kali diperkenalkan pada penghujung tahun lalu, aplikasi besutan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) ini mempersyaratkan 120 item yang harus dilengkapi. “Kami mengapresiasi sikap PPDPP karena menerima masukan terkait usul penyederhanaan isian […]

  • Dirut BUMD Andira Reoputra dan Sarana Jaya Raih 2 Penghargaan dari Top Bisnis

    Mencapai Debut Perdana, Dirut dan Sarana Jaya Raih 2 Penghargaan

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perumda Pembangunan Sarana Jaya terus meningkatkan kualitas tata kelola untuk memastikan pembangunan dan kegiatan bisnis yang keberlanjutan di bawah kepemimpinan Andira Reoputra. BUMD DKI Jakarta tersebut juga berkomitmen menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, dan kepatuhan secara menyeluruh. Konsistensi ini membuahkan hasil dengan diraihnya TOP GRC Awards 2024. Sarana Jaya berhasil […]

  • Jawa Timur Sangat Prospektif Jadi Hub Industri Halal Dunia

    Jawa Timur Sangat Prospektif Jadi Hub Industri Halal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski memiliki populasi Umat Muslim terbesar kedua di dunia, namun pengembangan produk halal di Indonesia masih jauh tertinggal, bahkan dibandingkan dengan Malaysia yang sudah memulai pengembangan kawasan industri halal ini sejak 2011. Oleh karena itu, rencana pengembangan Kawasan Industri Halal (KIH) di Indonesia diharapkan dapat mengejar ketertinggalan tersebut. Adi Saputra Tedja Surya, Direktur […]

  • Otorita IKN

    Bambang Susantono Lantik Pejabat Otorita IKN, Tak Toleransi Korupsi

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono melantik lima orang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara. Dalam menjalankan tugasnya, Bambang menekankan kepada pejabat Otorita IKN tersebut tak ada toleransi untuk korupsi. “Tidak ada toleransi untuk yang korupsi di Otorita,” tegas Bambang dalam keterangan resminya. Pelantikan tersebut berdasarkan […]

Translate »
expand_less