Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Jadi Pionir, Sinar Mas Land Kantongi Sertifikat Energi Hijau

Jadi Pionir, Sinar Mas Land Kantongi Sertifikat Energi Hijau

  • calendar_month Selasa, 21 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang – Sinar Mas Land menjadi pionir perusahaan properti dalam pemanfaatan energi hijau (energi baru terbarukan/EBT) yang mengantongi sertifikat energi hijau (renewable energy certificate/REC) dari PT PLN (Persero). Hal ini sebagai wujud komitmen serta kontribusi pengembang properti tersebut dalam mengurangi efek rumah kaca penyumbang perubahan iklim.

“Sinar Mas Land merupakan pengembang yang terdepan dalam pemanfaatan EBT. Terbukti dari komitmennya dalam mendukung gerakan global untuk mengurangi efek gas rumah kaca melalui pengembangan gedung hijau. Semoga langkah maju Sinar Mas Land ini juga diikuti oleh pengembang lainnya,” tutur Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Abdul Farid, saat seremoni perjanjian jual beli REC antara Sinar Mas Land selaku pelanggan dan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten, di Sinar Mas Land Marketing Office, Tangerang, Selasa, 21 Maret 2023.

Sebanyak lima gedung milik Sinar Mas Land telah mengantongi REC dari PLN. Kelima gedung itu yakni Sinar Mas Land Plaza Thamrin, Sinar Mas Land Plaza BSD City, My Republic Plaza BSD City, Green Office Park 1 BSD City, dan Green Office Park 9 BSD City. Untuk tahap awal, ppenyediaan sebesar 613 mWh secara bertahap akan tercapai 100 persen pembelian REC pada Januari 2025 mendatang.

Chief Risk & Sustainability Officer Sinar Mas Land, Muhammad Reza Abdulmajid mengatakan pembelian REC mewakili hak kepemilikan atas manfaat lingkungan dari pembangkit listrik sumber energi terbarukan. Sebelumnya, kata Reza, pihaknya juga telah melakukan upaya dekarbonisasi melalui implementasi bangunan hijau yang memberikan efisiensi energi relatif besar. Perseroan juga telah melakukan pemasangan solar panel di sejumlah gedung komersial miliknya.

“Kami berharap penggunaan listrik hijau yang ramah lingkungan dari PT PLN (Persero) dapat mencapai target dekarbonisasi perusahaan sebesar 35 persen dari sektor energi di tahun 2034 mendatang. Persentase itu setara dengan 35.476,10 ton karbondioksida (CO2e). Inisiatif ini juga akan mendukung komitmen perusahaan untuk mencapai net zero emissions (NZE) di tahun 2060 sesuai target pemerintah,” tukasnya.

Perubahan Iklim

Isu perubahan iklim (climate change) telah menjadi salah satu masalah global di berbagai belahan dunia. Krisis iklim itu telah mendorong Indonesia serta 194 negara lain untuk menandatangani Paris Agreement di tahun 2016 yang diwujudkan dengan Nationally Determined Contribution (NDC). Bahkan negara-negara G-20 kembali menegaskan pentingnya isu krisis iklim dalam agenda mengurangi dampak perekonomian akibat krisis iklim dalam G-20 Summit Bali di tahun 2022.

Pemerintah optimistis bahwa target NDC ini tidak hanya baik bagi lingkungan. Namun juga dapat memicu pengembangan investasi hijau di Indonesia. Hal ini tercermin dari adanya kewajiban oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai penyampaian laporan berkelanjutan (ESG Report) kepada seluruh emiten.

Sektor bangunan menyumbang sebanyak 39 persen dampak emisi karbon terhadap perubahan iklim. Hal ini tertuang dalam laporan Climate Transparency: Membandingkan Aksi Iklim G20 Menuju Zero Net pada tahun 2021. Berdasarkan laporan itu, kontribusi sektor bangunan terhadap emisi karbon dari pembakaran bahan bakar untuk pembangunan, hingga jaringan listrik dan peralatan rumah tangga.

Untuk memitigasi perubahan iklim yang terjadi saat ini, Pemerintah Indonesia melakukan transisi energi secara bertahap dari yang sebelumnya menggunakan energi fosil, kemudian beralih menuju energi bersih dan terbarukan.

Pemerintah Indonesia mengampanyekan transisi energi ini melalui program Net Zero Emissions (NZE) 2060 untuk mempercepat pencapaian target NDC pada tahun 2030 sebanyak 32 persen hingga 43,2 persen atau setara dengan 912-1.225 juta ton CO2e.

Target Tahun 2060

Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Strategi Pencapaian Transisi Energi, Ego Syahrial menegaskan, pengembangan EBT merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Indonesia telah meningkatkan target NDC menjadi 32 persen dengan kemampuan sendiri, dan 43 persen dengan dukungan global pada tahun 2030 mendatang.

“Pemerintah tentunya tidak dapat sendirian untuk melakukan transisi energi menuju energi bersih dan akselerasi pencapaian target EBT. Perlu peranan multi-stakeholders, baik dari Instansi Pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), swasta, akademisi, asosiasi, hingga masyarakat. Kami mengapresiasi upaya Sinar Mas Land yang telah memanfaatkan REC untuk lima gedung kantor yang telah tersertifikasi menjadi green building,” tegas Ego Syahrial.

“Semoga penggunaan REC dapat berlanjut pada inisiatif penggunaan EBT di seluruh fasilitas Sinar Mas Land. Kami harap, upaya ini juga dapat mendorong pihak swasta lainnya untuk memanfaatkan EBT melalui penerapan prinsip Environmental, Social, dan Corporate Governance (ESG) sehingga dapat mempercepat pelaksanaan transisi energi untuk mencapai target NZE pada 2060,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengelolaan rusun

    Permen PKP 4 Tahun 2025 Solusi Pengelolaan Rusun

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Permen PKP) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rumah Susun Milik serta Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun diharapkan menjadi solusi pengelolaan rusun. Hal itu seiring masih maraknya perselisihan terkait pengelolaan hunian vertikal. “Permen 4 Tahun 2025 bertujuan meminimalisasi beragam permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan apartemen. Dalam […]

  • okupansi hotel

    Libur Imlek dan Isra Miraj, Okupansi Hotel Capai 80 Persen

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Selama masa libur panjang Imlek dan Isra Mi’raj 2024, okupansi hotel mencapai hingga 80 persen di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam “The Weekly Brief with Sandi Uno” di Jakarta. “Momentum liburan ini mendongkrak okupansi hotel. Kami […]

  • rumah subsidi

    PUPR: Kenaikan Harga Rumah Subsidi Tunggu Sabtu Ini

    • calendar_month Kamis, 13 Apr 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Kenaikan harga jual rumah subsidi khusus Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) makin menemukan titik terang. Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan, Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR, Haryo Bekti Martoyoedo menyebut, kenaikan harga rumah subsidi tersebut dapat ditetapkan pada Sabtu ini pada pertemuan harmonisasi lanjutan RPMK Bebas PPN Rumah Tapak. “Hari Sabtu akan kami sampaikan juga bahwa […]

  • City Hub Commercial Summarecon Serpong

    Summarecon Serpong Raup Penjualan Properti Komersial Rp300 M

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Serpong sukses memasarkan City Hub Commercial yang berlokasi di Jalan Utama Boulevard Gading Serpong senilai Rp300 miliar. Kesuksesan penjualan City Hub Commercial semakin menaikkan kelas Summarecon Serpong selaku pengembang kawasan kota terpadu Gading Serpong dengan nilai investasi yang tinggi. “Dari 18 unit produk komersial City Hub Commercial tipe Graha seharga Rp15 miliar hingga […]

  • Menkominfo Johnny G. Plate - smart city

    Kemampuan Digital Mumpuni Dukung Pengembangan Smart City

    • calendar_month Minggu, 19 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan smart city perlu didukung dengan kemampuan digital yang mumpuni. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan program untuk meningkatkan kapabilitas, pengetahuan, keahlian digital. Salah satunya melalui Program Digital Leadership Academy (DLA). “Salah satu aspek penting dalam mengembangkan smart city adalah dengan memiliki kemampuan di bidang digital yang mumpuni. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo […]

  • Awal 2021, Bank NTB Syariah Tancap Gas Biayai KPR Subsidi

    Awal 2021, Bank NTB Syariah Tancap Gas Biayai KPR Subsidi

    • calendar_month Senin, 21 Des 2020
    • 0Komentar

    Lombok – Bank NTB Syariah siap melayani pengajuan akad kredit pemilikan rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Bahkan, pada awal tahun 2021, Bank NTB Syariah diperkirakan bakal menyalurkan hingga 1.000 unit rumah bersubsidi. “Alhamdulillah Bank NTB Syariah menjadi salah satu bank penyalur KPR subsidi yang sudah menandatangani Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan Pusat Pengelolaan […]

Translate »
expand_less