Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Mustika Land, Scientex Berhad dan Creed Group Kolaborasi Bangun Perumahan di Bekasi

Mustika Land, Scientex Berhad dan Creed Group Kolaborasi Bangun Perumahan di Bekasi

  • calendar_month Rabu, 22 Mar 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Mustika Land Group, pengembang realestat Indonesia, Scientex Berhad, pengembang properti terkemuka Malaysia, dan Creed Group, perusahaan investasi realestat asal Jepang menandatangani perjanjian kerjasama joint venture di Jakarta, Selasa (21/3).

Di tahap pertama, ketiga perusahaan akan memulai pengembangan proyek perumahan berupa rumah tapak (landed house) di lahan seluas sekitar 5 hektar di Taman Sari, Setu, Bekasi. Proyek perumahan ini diberinama Mustika Garden Tamansari.

“Tahap pertama akan kami kembangkan kawasan perumahan di lahan 5 hektar dalam waktu 3-4 tahun ke depan. Pasar yang kami bidik adalah kelas menengah,” kata David Sudjana, CEO Mustika Land Group.

Ketiga perusahaan berbagi tujuan yang sama untuk menyediakan perumahan yang terjangkau bagi pasar Indonesia dan Asia Tenggara. Adapun segmen pasar hunian yang disasar berada di kisaran harga Rp500 juta hingga Rp1 miliar.

Kerjasama ini menggabungkan pengetahuan dan keahlian pasar lokal dari Mustika Land Group dengan pengalaman pengembangan properti dan teknologi konstruksi dari Scientex Berhad, serta keahlian investasi dan branding realestat dari Creed Group.

“Lewat joint venture ini kami bertujuan mengembangkan perumahan berkualitas tinggi dan terjangkau yang memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dan menciptakan nilai yang signifikan bagi konsumen dan stakeholder kami di Bekasi,” ujar David Sudjana.

Dia mengungkapkan, nilai gross development value dari kerjasama tersebut mencapai sekitar Rp250 miliar.

Creed Group melihat bahwa Indonesia mengalami pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang cepat. Namun, pasokan hunian tidak dapat mengikuti permintaan perumahan yang besar tersebut dan harga perumahan melonjak tinggi, sehingga kekurangan perumahan menjadi masalah.

Dalam kondisi ini, menyediakan perumahan yang terjangkau dapat membantu memenuhi permintaan dan menjaga harga perumahan tetap terjangkau.

Scientex Berhad juga melihat adanya potensi pasar properti yang besar di Indonesia. Dengan populasi penduduk yang besar, Scientex menilai properti yang akan dibangun di wilayah Bekasi tersebut akan terserap di pasar dengan baik lantaran permintaannya tinggi.

Scientex akan membawa pengalaman dan teknologi dari Malaysia dengan harapan dapat mengaplikasikan hunian terjangkau namun berkualitas di Indonesia.

Targetkan Keluarga Muda

Perumahan Mustika Garden Tamansari berlokasi di Desa Tamansari, Setu, Bekasi. Proyek ini dikembangkan di atas lahan seluas 20 hektar yang nantinya juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas bagi para penghuni, termasuk area komersial berupa ruko.

Perumahan ini, lanjut David, berada di lokasi sangat strategis, dimana hanya berjarak 8 menit saja dari dan menuju pintu tol Setu Selatan dari ruas tol Cimanggis-Cibitung.

“Proyek ini juga dikelilingi oleh beragam fasilitas, seperti sekolah, rumah sakit, pasar dan pusat belanja yang sudah ada,” terang David.

Dengan desain konsep smart project, active living, dan fasilitas yang eco friendly menjadikan perumahan ini pilihan yang sangat menarik bagi keluarga muda karena harganya terjangkau. Bahkan, cicilan KPR-nya dimulai hanya dari Rp4 jutaan per bulan.

Keluarga muda yang menjadi target pasar proyek ini akan menikmati taman hijau yang indah, danau tematik, fasilitas olah raga, tempat bermain anak dan club house untuk komunitas penghuni. Perumahan ini juga akan menerapkan sistem cluster untuk menambah keamanan dan kenyamanan penghuninya.

“Area komersial akan disiapkan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari penghuni perumahan. Nantinya akan disiapkan 24 unit ruko yang akan dijual dengan harga di bawah Rp1 miliar,” tutup David Sudjana.

Mustika Land Group telah memulai pengembangan perumahan sejak tahun 1995 dan telah membangun lebih dari 25.000 rumah di berbagai proyek

Sementara Scientex Berhad (Scientex) adalah produsen terkemuka di bidang kemasan plastik fleksibel dan pengembang properti terkemuka di Malaysia. Didirikan pada tahun 1968, perusahaan ini sukses menjadi salah satu produsen stretch film terbesar di dunia dan produsen kemasan plastik fleksibel end-to-end.

Sedangkan Creed Group yang didirikan oleh pengusaha Jepang, Toshihiko Muneyoshi sudah berdiri sejak tahun 1996. Creed Group telah mencapai catatan prestasi yang mengesankan dalam pengembangan realestat dan pengelolaan dana. Saat ini, Creed Group berinvestasi dan beroperasi di Asia Selatan dan Asia Tenggara yang meliputi Thailand, Kamboja, Indonesia, Vietnam, dan Bangladesh. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Anies Apresiasi Pengelolaan Sampah Terpadu di ITC

    Gubernur Anies Apresiasi Pengelolaan Sampah Terpadu di ITC

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- Sinar Mas Land (SML) melalui ITC Group berkomitmen untuk melestarikan lingkungan hidup dalam program pengelolaan sampah terpadu di ITC Cempaka Mas bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan PT Mitra Karunia Indah. Program ini merupakan wujud implementasi aspek Environmental, Social and Governance (ESG) secara konsisten dan bertanggung jawab dalam aktivitas bisnis […]

  • PPN DTP Diperpanjang, Metland Expo ‘BLANJAPROPERTI’22 Digelar

    PPN DTP Diperpanjang, Metland Expo ‘BLANJAPROPERTI’22 Digelar

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) menggelar Metland Expo ‘Blanjaproperti’22 yang dilaksanakan secara hybrid, online pada periode 1 Februari-31 Maret 2022 melalui situs website www.blanjaproperti.com dan onsite di Metropolitan Mall Bekasi periode 1-13 Februari 2022. Pameran yang diadakan untuk menyambut HUT ke-28 Metland itu diyakini turut membantu pemerintah dalam mengoptimalkan perpanjangan insentif Pajak Pertambahan […]

  • Didukung Jokowi, Helpdesk Perizinan REI Segera Diluncurkan

    Didukung Jokowi, Helpdesk Perizinan REI Segera Diluncurkan

    • calendar_month Rabu, 1 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) segera meluncurkan Helpdesk Perizinan REI pada 11 Februari 2023 bertepatan dengan peringatan HUT REI ke-51. Tidak tanggung-tanggung, Helpdesk Perizinan REI ini sudah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo. “Kami sudah melaporkan pembentukan Helpdesk Perizinan REI yang mendapat dukungan dari 12 Kementerian/Lembaga (K/L) kepada Presiden RI Joko Widodo. Presiden […]

  • PSU Dipangkas, Komitmen Kabinet untuk Rumah MBR Dipertanyakan

    PSU Dipangkas, Komitmen Kabinet untuk Rumah MBR Dipertanyakan

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Publik kembali mempertanyakan prioritas Kabinet Indonesia Maju dalam Program Sejuta Rumah, khususnya di bidang perumahan bersubsidi. Hal ini menyusul Pagu Indikatif Kementerian PUPR Tahun 2024 untuk bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) yang dipangkas dari Rp 382 miliar di tahun 2023 menjadi Rp 9 miliar atau setara 820 unit. “Pemerintah semakin menurunkan skala […]

  • Perumahan Subsidi di Kalimantan Selatan (Foto: Rinaldi)

    BP Tapera Sebut Pengelolaan Dana untuk Bantu MBR

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera BP Tapera Gatut Subadio mengatakan pengelolaan dana Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) didesain untuk membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) bisa memiliki rumah. “Program pengelolaan dana Tapera adalah program pembiayaan perumahan yang bersumber dari menggali kapasitas atau kemampuan para pekerja maupun individu sendiri untuk pemenuhan tempat tinggal,” ujar Gatut, […]

  • PPN DTP Properti

    Efek Bebas PPN, Properti Tahun 2024 Diproyeksikan Tumbuh 10%

    • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
    • 0Komentar

    Cianjur – Penerapan aturan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) bakal memacu pertumbuhan sektor properti di tahun 2024 sebesar 10%. Hal itu dengan asumsi adanya stabilitas pasar di dalam maupun di luar negeri. “Dampak PPN DTP terhadap pertumbuhan PDB nasional di tahun depan berkisar 0,05% hingga 0,2% dengan asumsi terciptanya stabilitas pasar domestik maupun […]

Translate »
expand_less