Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Konsumsi Listrik Q2 2022 Tumbuh Signifikan

Konsumsi Listrik Q2 2022 Tumbuh Signifikan

  • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat sepanjang kuartal kedua 2022 masih memperlihatkan laju pemulihan ekonomi secara merata. Tren positif ini ditunjukkan baik dari sisi produksi maupun konsumsi. Bahkan, konsumsi listrik di sektor industri mencatatkan pertumbuhan double digit.

“Konsumsi listrik di industri dan bisnis mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, pertumbuhan konsumsi listrik di sektor industri sebesar 16,4 persen. Sedangkan permintaan listrik untuk pelanggan kelompok bisnis mencapai 9,3 persen,” tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 23 Juni 2022.

Sri Mulyani menjelaskan, sepanjang bulan Mei 2022, Mobility Index Indonesia masyarakat meningkat sangat tajam di angka 18,6. Hal ini seiring makin terkendalinya kondisi kesehatan masyarakat serta momen mudik pada Lebaran tahun ini.

Menurut Menkeu, retail sales index tercatat 5,4 persen, terus meningkat sejalan dengan optimisme dan mobilitas masyarakat. Sementara, pertumbuhan impor bahan baku 33,9 persen dan barang modal sebesar 29,2 persen terlihat juga masih tinggi yang menunjukkan adanya penguatan produksi dalam negeri.

Menurut Menkeu, kapasitas produksi manufaktur Indonesia juga sudah mulai meningkat. Selanjutnya, Mandiri Spending index juga tercatat pada level tertinggi sejak Januari 2020 yaitu mencapai 149,2. Artinya, kelompok masyarakat terutama menengah keatas melakukan pengeluaran dengan menggunakan kartu kredit yang menunjukkan kenaikan aktivitas ekonomi.

Kinerja Q2 2022

“Dengan aktivitas yang masih sangat kuat, kita akan lebih optimis bahwa pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua masih akan sangat kuat di sekitar 4,8 hingga 5,3 persen. Titiknya mungkin di sekitar 5 persen. Tren ini adalah suatu tren yang cukup bagus. Dari sisi konsumsi meningkat dengan kenaikan aktivitas, dan juga lonjakan dari sisi produksi. Ini berarti investasi tumbuh tinggi dan ekspor impor juga tumbuh tinggi. Namun neraca perdagangan masih mencatatkan surplus,” kata Sri Mulyani.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Kemenkeu)

Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara umum menunjukkan pemulihan di tengah ketidakpastian situasi global. Hal ini didukung Purchasing Managers Index (PMI) yang ekspansif, penguatan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), serta tumbuhnya sektor konsumsi, khususnya terkait konsumsi listrik industri dan bisnis.

“Kalau kita lihat perbandingan dengan impor sebesar USD 18,6 miliar serta pertumbuhan 30,7 persen, ini perlu untuk kita juga waspadai. Karena pertumbuhan impor lebih tinggi dari ekspor, meskipun levelnya masih lebih rendah. Ini artinya trade balance kita, kalau kita tidak menjaga kinerja ekspor, surplusnya suatu saat juga bisa makin mengecil,” kata Menkeu.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi agregat demand, Menkeu melihat bahwa mesin pertumbuhan ekonomi mulai didorong dari sisi konsumsi rumah tangga, investasi dalam bentuk berbagai macam ekspansi kapasitas, dan juga dari sisi sektor eksternal.

“Ini yang tentunya menggembirakan karena pertumbuhan ekonomi sekarang tidak tergantung lagi hanya dari sisi APBN. Bahkan APBN sekarang mulai bergeser menjadi instrumen untuk menjaga shock, tapi bukan sebagai lokomotif utama pertumbuhan ekonomi. Karena sekarang mesin pertumbuhan sudah mulai menyala pada sisi konsumsi, investasi, dan ekspor,” jelas Menkeu. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hapernas Tahun 2024

    PropTech Pastikan Efisiensi dan Efektivitas Industri Properti

    • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggelar Proptech Convention and Expo dalam rangkaian peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2024, di Jakarta, Jumat, 23 Agustus 2024. Pemerintah terus mendorong pemanfaatan proptech agar industri properti semakin efektif dan efisien. Selain teknologi rumah tahan gempa, Kementerian PUPR juga ingin penggunaan teknologi digital untuk memantau kegiatan […]

  • Kota Baru Millennium City Gandeng Empat Bank dan 500 Agen Properti

    Kota Baru Millennium City Gandeng Empat Bank dan 500 Agen Properti

    • calendar_month Sabtu, 11 Jun 2022
    • 0Komentar

    SERPONG – Memasuki fase endemi Covid-19 sejumlah pengembang properti papan atas mulai bergairah memasarkan proyek barunya. Sukses memasarkan ribuan unit rumah dan ruko pada tahap pertama, pengembang Millennium City, kawasan township seluas 1.388 hektar di Serpong Tangerang, menggandeng Bank BRI, Bank BTN, Bank BCA, dan Panin Bank untuk fasilitas KPR konsumennya. Keempat bank ini menawarkan […]

  • Harmoni Park Group Sabet Dua Penghargaan IPBA XVII

    Harmoni Park Group Sabet Dua Penghargaan IPBA XVII

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Baru sekitar dua tahun mengembangkan proyek perumahan komersial (real estate), Harmoni Park Group mendapatkan apresiasi pada ajang bergengsi insan properti Indonesia Property&Bank Award (IPBA) XVII tahun 2024. Harmoni Park Group merupakan anak perusahaan Vista Land Group yang telah eksis selama 17 tahun dan sudah membangun sekitar 60.000 unit rumah, sebagian besar diantaranya adalah […]

  • pertemuan sektor pariwisata

    Sektor Pariwisata Jadi Motor Ditengah Ketidakpastian Global

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor pariwisata ditargetkan menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja ditengah ketidakpastian global. Sektor ini dinilai potensial dengan kunjungan 13 juta wisatawan mancanegara, menyerap 25 juta tenaga kerja dan berkontribusi sebesar US$16,7 miliar terhadap devisa negara. “Sudah saatnya kita mengadakan pertemuan tentang pariwisata yang dapat mengurangi dampak ketidakpastian global. Kita […]

  • Bali Masih Jadi Tempat Investasi Properti Pariwisata Paling Diminati

    Bali Masih Jadi Tempat Investasi Properti Pariwisata Paling Diminati

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia sukses menggelar International Tourism Investment Forum (ITIF) 2024 di Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta dari tanggal 5-6 Juni 2024. Forum ini mempertemukan para politisi, pengembang, dan investor dari seluruh dunia untuk membahas strategi investasi dan rencana pengembangan realestat ke depan, khususnya di Pulau Bali. Terlebih, […]

  • Bank BTN dan Gred Group Lakukan Prosesi Akad Kredit Massal

    Bank BTN dan Gred Group Lakukan Prosesi Akad Kredit Massal

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • 0Komentar

    BEKASI – Memanfaatkan program KPR “Ramadhan Berfaedah” yang ditawarkan PT Bank Tabungan Negara Tbk atau Bank BTN, perusahaan properti Gred Group melakukan proses akad kredit massal. Kegiatan yang dilakukan di Gred Tower, Bekasi, Jawa Barat, ini dihadiri 106 debitur yang merupakan konsumen perumahan yang dikembangkan Gred Group. Senior Vice President (SVP) Non-Subsidized Mortgage and Personal […]

Translate »
expand_less