Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kuartal I, Kredit dan Pembiayaan Bank BTN Tembus Rp300 T

Kuartal I, Kredit dan Pembiayaan Bank BTN Tembus Rp300 T

  • calendar_month Kamis, 27 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Tiga bulan pertama tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mempertahankan kinerja yang positif. Bank spesialis kredit perumahan itu sukses menyalurkan kredit dan pembiayaan hampir mencapai sekitar Rp300 triliun sepanjang kuartal I-2023. Perolehan tersebut tumbuh 8,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp277,13 triliun.

“Di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global yang berdampak pada beberapa sektor industri di Indonesia, Bank BTN pada kuartal I-2023 berhasil membukukan kinerja yang positif. Kami optimistis hingga akhir tahun 2023, perseroan mampu meningkatkan kinerja sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu dalam keterangannya, Kamis (27/4).

Nixon mengungkapkan, penyaluran kredit perumahan masih mendominasi total kredit perseroan pada kuartal I-2023. Kredit perumahan yang disalurkan Bank BTN hingga akhir Maret 2023 mencapai Rp264,57 triliun.

Dari jumlah tersebut, KPR Subsidi masih mendominasi dengan nilai sebesar Rp148,65 triliun atau tumbuh 10,90% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp134,04 triliun. Sedangkan KPR Non Subsidi tumbuh 5,37% menjadi Rp88,81 triliun pada kuartal I-2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp84,28 triliun.

“Kami memacu kredit dengan sangat memperhatikan prinsip kehati-hatian. Maka itu, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) kami terus membaik. NPL Gross di level 3,54%, lebih rendah dari sebelumnya di level 3,6%,” kata Nixon.

Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), Nixon mengungkapkan pada kuartal I-2023 perolehan DPK Bank BTN mencapai Rp319,60 triliun atau naik 10,01% dibandingkan periode serupa tahun lalu sebesar Rp290,53 triliun. Dari jumlah itu, perolehan dana murah atau CASA mencapai Rp166,80 triliun naik sebesar 30,05% dibandingkan akhir Maret 2022 sebesar Rp128,26 triliun.

Sepanjang kuartal I-2023, laba bersih Bank BTN berhasil tumbuh menjadi sebesar Rp801 miliar. Sementara total aset Bank BTN hingga akhir Maret 2023 mengalami kenaikan 9,25% menjadi Rp401,50 triliun dibandingkan akhir Maret 2022 yang sebesar Rp367,51 triliun.

Nixon menegaskan, kinerja positif yang diraih Bank BTN menandakan keberhasilan transformasi yang dilakukan manajemen seperti sentralisasi proses kredit dan digitalisasi yang memberikan dampak positif dalam bentuk akuisisi nasabah baru, perluasan akses pasar dan produktivitas karyawan.

“Dengan transformasi yang dilakukan Bank BTN dan dukungan dari pemerintah bersama stakeholder terkait bisnis pembiayaan perumahan, kami optimistis mampu berperan aktif dalam mendukung program Pembangunan Sejuta Rumah serta memenuhi tugas utama menyediakan hunian terutama bagi MBR dan milenial,” papar Nixon.

Sementara itu, sejalan dengan pertumbuhan bisnis konvensional, laba bersih Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN (BTN Syariah) juga tumbuh positif pada kuartal I-2023. Laba bersih BTN Syariah tercatat melonjak sekitar 40% dari Rp75,41 miliar pada kuartal I-2022 menjadi Rp105,15 miliar.

Disebutkan, capaian positif BTN Syariah tersebut didukung pertumbuhan bisnis yang stabil. Pada kuartal I-2023, pembiayaan syariah tercatat tumbuh 15,52% menjadi Rp32,63 triliun dibandingkan akhir Maret 2022 sebesar Rp28,24 triliun.

Sedangkan total DPK yang berhasil dihimpun BTN Syariah sepanjang kuartal I-2023 mencapai Rp35,63 triliun tumbuh 27,29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp27,99 triliun. Dengan capaian tersebut, aset BTN Syariah berhasil tumbuh 24,53% menjadi Rp46,52 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp37,35 triliun.

Fokus Strategi

Nixon mengungkapkan, untuk menghadapi tantangan dinamika makro dan adaptasi terhadap digitalisasi bisnis, Bank BTN telah menyusun empat fokus area strategi yang dijalankan pada tahun 2023.

Pertama yakni Rencana Bisnis Kredit, yang akan mengoptimalkan porsi pada program perumahan nasional dengan target penyaluran KPR Subsidi sebesar 171.200 unit, mengembangkan produk dan skema KPR yang menyasar milenial, menargetkan penyaluran KPR Non Subsidi sebanyak 54.500 unit serta mengembangkan bisnis UMKM lewat optimalisasi porsi Bank BTN pada penyaluran KUR.

Kedua yakni Rencana Bisnis Pendanaan, dengan menargetkan akuisisi payroll nasabah lembaga untuk meningkatkan DPK ritel, mengembangkan bisnis wholesale banking sebagai sumber pertumbuhan CASA dan fee based income dan melakukan rekomposisi wholesale funding untuk menurunkan blended cost of fund.

Ketiga adalah Pengembangan Digital Banking, dengan mengembangkan ekosistem perumahan berbasis digital seperti aplikasi BTN Properti, BTN Properti for Developer, Smart Residence, dan eMitra serta meningkatkan transaksi digital melalui launching BTN Mobile.

Dan fokus keempat adalah Menjadi Enabler, dengan melakukan sentralisasi proses back-end untuk meningkatkan efisiensi operasional (cash center, accounting and procurement) dan melanjutkan perbaikan proses perkreditan, terutama di segmen komersial dan UMKM.

“Digitalisasi yang semakin kuat juga menjadi isu strategis bagi Bank BTN dalam mencapai target bisnis di tahun 2023. Pasca pandemi, tren digitalisasi tetap tinggi dengan fokus area pada fleksibilitas, kecepatan dan keamanan,” pungkas Nixon. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Vaksinasi Covid-19

    REI, OJK, BI, dan Kadin Percepat Pelaksanaan Vaksinasi

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang properti bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) melaksanakan percepatan vaksinasi untuk umum. Pelaksanaan vaksinasi tersebut khususnya untuk sektor keuangan, properti dan sektor riil. Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Properti periode 2015-2021, Hendro Gondokusumo mengapresiasi langkah OJK  yang […]

  • Majalah REI Edisi November 2020

    Majalah REI Edisi November 2020

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • 0Komentar

    Omnibus Law dan Momentum Kebangkitan Properti Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Kontribusi sektor realestat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional masih sangat rendah yakni 2,79% pada 2019 (data resmi Badan Pusat Statistik). Persentase tersebut masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di ASEAN. Di Malaysia misalnya, kontribusi sektor realestatnya terhadap PDB mencapai 20,6%, […]

  • Dalam 12 Tahun, Program FLPP Jangkau 1 Juta Debitur

    Dalam 12 Tahun, Program FLPP Jangkau 1 Juta Debitur

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2010 hingga 20 April 2022, penerima manfaat program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sudah tembus satu juta debitur. Dalam kurun waktu tersebut telah tercapai 1.000.609 debiturdengan nominal pembiayaan sebesar Rp 81,51 triliun. “Bank penyalur terbesar adalah BTN yakni 729.522 unit rumah atau setara 72,91 perssen. Raihan kedua adalah […]

  • Pasar modal

    Perkuat Pasar Modal, Pemerintah Pacu Kinerja dan Tata Kelola Emiten

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Penguatan kepercayaan investor pasar modal menjadi salah satu kunci menjaga momentum investasi dan ekspansi usaha di Indonesia. Upaya perbaikan kinerja dan tata kelola emiten menjadi salah satu aspek kunci dalam memperkuat fondasi pasar modal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Fundamental ekonomi yang dijaga ketat serta iklim pasar modal yang terus berkembang diharapkan dapat […]

  • bsi wisata berkelanjutan

    BSI Ajak Masyarakat Terapkan Wisata Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • 0Komentar

    LEMBANG – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI terus mendorong kelestarian lingkungan dan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG). Kali ini BSI mendorong pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi sirkular di Tanah Air. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen perseroan untuk memberikan kemaslahatan kepada masyarakat, melalui implementasi prinsip ESG demi mewujudkan pertumbuhan dan pembangunan berkelanjutan. […]

  • Ilustrasi Stimulus Pusat Perbelanjaan

    Tiga Stimulus Ini Diprediksi Dongkrak Performa Pusat Perbelanjaan

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sempat terpuruk selama dua tahun terakhir, pelaku usaha pusat perbelanjaan tetap optimis menjalani tahun 2022. Namun, performa pusat perbelanjaan bakal terdongkrak tahun ini jika pemerintah memberikan sejumlah stimulus. “Ada tiga harapan kami pusat perbelanjaan terhadap pemerintah. Yang pertama adalah regulasi keseimbangan antara kesehatan dengan ekonomi. Saya kira saat ini kondisinya sudah jauh lebih […]

Translate »
expand_less