Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Wilayah, Pemerintah Dorong Pembangunan KEK

Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Wilayah, Pemerintah Dorong Pembangunan KEK

  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah terus berupaya untuk mendorong pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Terkait dengan perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus. Yang pertama, KEK ini berjalan dengan capaian investasi sebesar Rp30,9 triliun atau 27% dari kumulatif investasi dan telah mampu membuka lapangan kerja baru sebesar 27.526 orang atau 49% dari kumulatif tenaga kerja,” urai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Dewan Nasional KEK dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 12 Januari 2023.

Lebih jauh Airlangga menuturkan, investasi menjadi faktor yang sangat diperlukan untuk mendukung kemajuan pembangunan KEK dan diharapkan dapat terus meningkat.

“Sampai dengan tahun 2022, realisasi investasi adalah Rp113,2 triliun, jumlah lapangan kerja sebesar 55.678 orang, dan komitmen investasinya Rp214 triiliun, dimana untuk tahun 2023 komitmen investasi sebesar 61,9%,” imbuh Menko Airlangga.

Capaian tersebut didorong oleh beberapa KEK berbasis industri seperti KEK Galang Batang, KEK Kendal dan KEK Gresik. Selain itu, ada pula KEK Sei Mangkei dan KEK berbasis pariwisata seperti KEK Mandalika, KEK Lido, KEK Tanjung Kelayang, KEK Tanjung Lesung, KEK Singhasari.

Peningkatan investasi juga terjadi di KEK Nongsa yang mampu menarik investasi untuk data center, digital, serta industri film.

Selain itu, dari 19 KEK yang saat ini telah ditetapkan oleh Pemerintah, masih terdapat beberapa KEK yang perlu didorong. Hal ini bertujuan agar dapat berkembang secara signifikan antara lain yakni KEK Morotai, KEK Sorong, KEK MBTK, dan KEK Likupang.

Hambatan

Sementara itu, pengembangan KEK tak selamanya berjalan mulus. Beberapa hambatan dalam pengembangan KEK, antara lain masalah penguasaan dan pengelolaan lahan

Ada pula hambatan dalam hal kurangnya kemampuan badan usaha pengembang dalam penyediaan pendanaan. Selain itu, kurangnya kapasitas manajemen dan belum adanya rencana bisnis dalam menarik investasi.

Hambatan lainnya adalah perlunya dukungan infrastruktur dari Pemerintah dan belum optimalnya pemberian fasilitas fiskal dan kemudahan di KEK.

Dewan Nasional KEK memberikan arahan untuk melakukan fasilitasi penyelesaian hambatan yang ada. Kemudian, memberikan asistensi dalam proses pemanfaatan fasilitas dan kemudahan, penyesuaian regulasi.

Lalu, peningkatan Sistem OSS, peningkatan SDM, dan memberikan dukungan infrastruktur kepada KEK yang prospektif. Tak hanya itu, Dewan Nasional KEK  menyiapkan skema pembiayaan melalui Skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) dan Kerjasama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Dengan dukungan tersebut, harapannya adalah KEK dapat meningkatkan realisasi investasi pada tahun 2023 sebesar Rp61,9 triliun. Dari angka itu, harapannya akan menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 78.774 orang yang merupakan bagian dari pelaksanaan komitmen investasi Rp214 triliun.

Pemerintah juga menyepakati pembentukan KEK baru yaitu KEK Kura-Kura Bali (KKB). Lokasinya berada di Pulau Serangan, Denpasar, Bali. Pengembangan KEK KKB bertujuan untuk meningkatkan pariwisata melalui pengembangan marina dan resort dengan nilai total investasi sebesar Rp104 triliun untuk 30 tahun kedepan.

Lapangan kerja baru yang akan tercipta sebanyak 35.000 orang pekerja langsung dan 64.000 orang pekerja tidak langsung serta akan menghemat devisa sebesar USD31,8 miliar. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai 84%, Pemerintah Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    Capai 84%, Pemerintah Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus mengawal penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KJCB) yang hampir rampung. Saat ini progres pembangunan konstruksi telah mencapai sekitar 84%. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan proyek pembangunan KCJB rampung pada Juni 2023 dan diharapkan sudah beroperasi secara komersial pada Juli 2023. “Pak […]

  • Fasad Klaster Louise Summarecon Serpong

    Summarecon Hadirkan Hunian Nuansa Resor di Serpong

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kemudahan aksesibilitas ditopang beragam fasilitas pendukung di kawasan terintegrasi Serpong, Kabupaten Tangerang, membuat area itu sebagai destinasi hunian paling diminati saat ini. Kawasan Gading Serpong yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk, ikut andil dalam pengembangan unit bisnis Summarecon Serpong seluas 850 hektare. Salah satunya adalah Kawasan Symphonia, salah satu dari empat kawasan hunian […]

  • Realisasi Penyaluran Dana FLPP Tahun 2022 Capai Target 100%

    Realisasi Penyaluran Dana FLPP Tahun 2022 Capai Target 100%

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengumumkan update penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang mencapai 100% dari target yang ditetapkan pemerintah. Per 24 Desember 2022, realisasi penyaluran dana FLPP ditutup sebanyak 226.000 unit atau senilai Rp25,150 triliun. “Kami bersyukur atas pencapaian ini. Di tahun 2022, kami mampu membuktikan sebagai Operator […]

  • Setyono Djuandi Darmono

    S.D. Darmono: Kuncinya Policy Certainty, Continuity dan Government Intervention

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan berkelanjutan dapat diartikan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan hidup masa sekarang dengan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan hidup generasi mendatang. Guna mencapai tujuan tersebut, kuncinya terletak pada policy certainty, policy continuity dan government intervention. “Sebetulnya kembali kepada masalah pemerintah, yaitu policy certainty dan continuity dan government intervention. Ini semua kembali kepada tatanan sistem politik […]

  • Antisipasi Krisis Global, REI Kalbar dan BTN Gelar Pelatihan

    Antisipasi Krisis Global, REI Kalbar dan BTN Gelar Pelatihan

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • 0Komentar

    Pontianak – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Barat bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar pelatihan bagi 70 pengembang. Pelatihan bagi direksi, komisaris dan pemilik perusahaan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengusaha properti menghadapi krisis global. “Kegiatan ini untuk membuka wawasan baru dan menularkan semangat baru anggota REI Kalbar untuk menghadapi krisis ekonomi,” papar […]

  • pembangunan perumahan

    Kantongi Rp 5,1 T, Ini Rencana Pembangunan Ditjen Perumahan

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2022 mendapatkan pagu anggaran senilai Rp 5,1 triliun. Sejumlah program pembangunan perumahan pun telah tersusun. Ini sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) sekaligus mewujudkan hunian yang layak dan sehat bagi masyarakat. “Pagu Anggaran Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2022 sebesar […]

Translate »
expand_less