Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » BTN Salurkan KPR untuk Hunian yang Dibangun AlQilaa Group

BTN Salurkan KPR untuk Hunian yang Dibangun AlQilaa Group

  • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DOHA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan investasi asal Qatar yakni AlQilaa International Group terkait implementasi program perumahan nasional melalui pembangunan satu juta unit hunian bagi masyarakat Indonesia.

Kemitraan strategis ini diimplementasikan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara BTN dengan AlQilaa International Group di Doha, Qatar, Selasa (8/4).

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengatakan, penandatanganan perjanjian kerja sama dengan AlQilaa International Group merupakan kelanjutan dari perjanjian kerja sama program pembangunan perumahan nasional yang telah ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Perwakilan Kerajaan Qatar sekaligus Chairman AlQilaa International Group, Sheikh Abdulaziz bin Abdulrahman Al Thani di awal Januari 2025.

“Kami berharap setelah kesepakatan ini, prosesnya dapat berlanjut menuju perencanaan dan perancangan proyek, serta proses konstruksi. BTN akan menjadi bank yang mendukung inisiatif ini dengan menyalurkan pembiayaan kepemilikan hunian kepada masyarakat Indonesia. Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang hadir pada hari ini dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Qatar,” tutur Fahri pada penandatanganan kerja sama BTN dengan AlQilaa International Group di Doha, Qatar tersebut.

Chairman AlQilaa International Group, Sheikh Abdulaziz bin Abdulrahman Al Thani mengapresiasi dukungan pemerintah Indonesia terhadap kontribusi Qatar dalam mendukung pembangunan perumahan di Indonesia.

“Kami berharap kemitraan ini dapat melangkah menuju hubungan yang erat antara kedua negara untuk mendukung kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Sheikh Abdulaziz.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN sangat serius untuk menyukseskan program perumahan nasional pemerintah, salah satunya melalui kemitraan bersama AlQilaa International Group.

“Kami menjalin kemitraan strategis dengan Investor asal Qatar AlQilaa International Group yang dalam tahap awal akan membangun 100.000 unit hunian” jelas Nixon.

Untuk tahap awal, pembangunan 100.000 unit akan dilakukan dalam bentuk hunian vertikal seperti apartemen ataupun rumah susun bersubsidi di daerah perkotaan seperti Jakarta. Adapun nilai investasi yang digelontorkan AlQilaa Group untuk pembangunan tersebut adalah sekitar USD20.000 untuk satu unit hunian atau total sekitar USD2 miliar untuk 100.000 unit hunian.

Dalam kerja sama tersebut, BTN bertindak sebagai penyalur pembiayaan untuk kepemilikan hunian yang akan dibangun AlQilaa Group. Pembiayaan disediakan dalam opsi akad konvensional maupun syariah untuk calon debitur Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi kriteria yang disepakati BTN dan AlQilaa Group serta menaati peraturan dan perundangan yang berlaku.

“BTN mendukung visi besar Program Tiga Juta Rumah bagi rakyat Indonesia melalui kolaborasi internasional. Kami meyakini bahwa pembangunan 100.000 unit rumah pada fase pertama menjadi langkah kongkret menuju pemenuhan kebutuhan papan yang layak dan terjangkau,” katanya.

AlQilaa International Group merupakan grup korporasi asal Qatar yang didirikan pada 2012 dengan cakupan bisnis dan investasi di berbagai bidang, termasuk di antaranya properti atau realestat, perdagangan dan ekspor-impor, pengembangan aplikasi digital, dan jasa konsultansi untuk pengembangan bisnis. Grup ini memiliki sejumlah mitra korporasi dan lembaga ternama di Qatar dan sejumlah negara.

Mitra Pemerintah

Nixon menegaskan, kerja sama dengan AlQilaa Group ini akan membuat kinerja keuangan perseroan khususnya pembiayaan KPR bersubsidi akan semakin positif. Selain itu, Nixon meyakini bahwa proyek bersama investor Qatar ini akan mendorong penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan sektor konstruksi dan perbankan, serta memperkuat hubungan ekonomi Indonesia-Qatar.

Nixon menambahkan, dukungan investor asing sangat penting untuk memperkuat pendanaan bagi Program 3 Juta Rumah yang diusung pemerintahan Presiden Prabowo, sehingga dapat mengurangi kekurangan (backlog) perumahan nasional.

“Proyek ini akan berkontribusi besar terhadap target pembangunan nasional serta percepatan pemulihan ekonomi Indonesia pasca-pandemi,” tuturnya.

Nixon kembali menekankan komitmen BTN untuk menjadi mitra strategis yang tidak hanya menyalurkan kredit pemilikan rumah (KPR) dan pembiayaan konstruksi untuk hunian, namun juga aktif mendorong literasi masyarakat mengenai manfaat memiliki rumah terhadap kehidupan pribadi dan keluarga.

Sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dengan aset yang akan mencapai Rp500 triliun tahun ini, BTN telah menjadi pemimpin pasar nasional dalam pembiayaan rumah dengan market share KPR sebesar 39%. Sejak tahun 1976 hingga saat ini, BTN telah merealisasikan lebih dari 5,6 juta unit KPR, yang 2,2 juta unit di antaranya disalurkan selama 10 tahun terakhir. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaiki Kualitas SDM, Solusi Hadapi Persaingan Bisnis Properti

    Perbaiki Kualitas SDM, Solusi Hadapi Persaingan Bisnis Properti

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • 0Komentar

    Palangka Raya – Industri perumahan terkena dampak ketidakpastian kondisi ekonomi global serta mulai naiknya tensi politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024. Pelaku usaha properti harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas SDM tenaga kerjanya melalui serangkaian pelatihan guna menghadapi persaingan bisnis. “Pelaku usaha properti harus bisa menjalankan efisiensi serta meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM tenaga […]

  • Ini Empat Aspek Sukses Pengembangan IKN Versi REI

    Ini Empat Aspek Sukses Pengembangan IKN Versi REI

    • calendar_month Selasa, 18 Jul 2023
    • 0Komentar

    Balikpapan – Pemerintah harus menerapkan empat aspek supaya pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dapat menuai sukses. Yaitu penyusunan masterplan secara baik, pengembangan infrastruktur, pembagian fungsi dan peranan dalam pengembangan kota serta aspek pengendalian dan pengelolaan secara berkelanjutan. “Keempat aspek itu harus diterapkan agar pembangunan dan pengembangan IKN bisa berhasil. Harus ada distribusi […]

  • Wuih, Penerimaan Pajak Tembus 100% Sebelum Tutup Tahun

    Wuih, Penerimaan Pajak Tembus 100% Sebelum Tutup Tahun

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ada kabar gembira dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang mencatatkan jumlah neto penerimaan pajak sebesar Rp 1.231,87 triliun sebelum tutup tahun 2021. Capaian per 26 Desember 2021  itu telah memenuhi target APBN 2021 sebesar Rp 1.229,6 triliun. DJP mencatat masih akan ada tambahan penerimaan pajak hingga penutupan di tanggal 31 Desember 2021. “Ini adalah […]

  • peradilan pertanahan

    Gandeng ATR/BPN, Ketua MA: Peradilan Pertanahan akan Dibentuk

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Mahkamah Agung (MA), Syarifuddin berharap segera dilakukan sertifikasi hakim pertanahan selepas melakukan penandatanganan Nota Kesepahamanan/Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). “Ini merupakan langkah yang cepat, tepat, dan mudah,” kata Ketua MA, Syarifuddin dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 7 Desember 2023. Syarifuddin melanjutkan, setelah dilakukan sertifikasi […]

  • properti

    Konsultan Properti: Ekspansi Bisnis Properti akan Tertahan di Tahun Politik

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Tahun politik yang akan dijalani pada 2024 mendatang diprediksi akan berdampak terhadap kinerja sektor properti Tanah Air. Salah satu pengaruhnya adalah ekspasi bisnis sektor properti akan tertahan. “Ekspansi yang akan hadir akan tertahan sementara di tengha kegiatan tahun politik. Ini tidak bisa dihindari. Itu akan berdampak hanya pada periode tersebut. Namun, pada semester […]

  • Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia

    Hebat! Indonesia Segera Miliki Jembatan Gantung Kaca Pertama

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Tak kalah dengan Tiongkok, Indonesia segera memiliki jembatan gantung kaca pertama yang dapat menjadi ikon baru pariwisata Tanah Air. Jembatan tersebut berlokasi di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. “Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, […]

Translate »
expand_less