Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ini Langkah Pemerintah Perkuat Akses Pembiayaan Sektor Pariwisata

Ini Langkah Pemerintah Perkuat Akses Pembiayaan Sektor Pariwisata

  • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Deputi Bidang Industri dan Investasi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang merupakan satuan kerja di bawah Kementerian Koperasi dan UKM.

Kerja sama ini ini diharapkan dapat memberikan akses atau alternatif pembiayaan yang lebih besar bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya UMKM dan koperasi di desa wisata, melalui program Dana Bergulir LPDB KUMKM.

Penandatanganan kerjasama tersebut dibarengi dengan “FGD Penjajakan Potensi Ekonomi Desa Wisata dan Persampahan melalui Wadah Koperasi” yang diadakan di The Kuta Beach Heritage Hotel, Denpasar, Bali, Kamis (3/2/2022).

Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo, mengatakan desa wisata memiliki potensi yang besar dalam menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan pariwisata berkelas dunia, berdaya saing juga berkelanjutan, serta mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat.

“Begitu banyak potensi yang dimiliki oleh desa wisata di Indonesia. Dari segi daya tarik pariwisata, kita akan menemukan banyak lokasi wisata alam, wisata budaya, bahkan wisata edukasi, begitu juga dengan produk kreatif. Banyak produk kreatif unggulan yang dapat dikembangkan di berbagai desa wisata,” ujar Fadjar Hutomo dalam keterangan persnya, Jumat (4/2/2022).

Dengan ragam potensi itu, kata dia, desa wisata dapat diwujudkan menjadi ekosistem yang terintegrasi dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki. Sektor pariwisata dapat menghubungkan subsektor lainnya menjadi industri yang berkelanjutan. Terlebih saat ini dimana minat wisatawan di pariwisata era baru beralih dari wisata konvensional ke wisata yang memiliki rasa peduli terhadap lingkungan, alam, dan budaya (berdampak sosial).

“Wisata yang memberikan penghargaan terhadap lingkungan, alam, dan budaya tidak lepas dari dukungan lingkungan yang berada di desa, yang digerakkan untuk mendukung potensi wisata pedesaan,” ungkap Fadjar Hutomo.

Koperasi Wisata

Lebih lanjut diungkapkannya, salah satu bentuk dukungan masyarakat dalam pengelolaan potensi desa yang berbasis pemberdayaan masyarakat adalah koperasi.

Keberadaan koperasi termasuk UMKM di dalam desa wisata menjadi salah satu unsur penting dalam pengelolaan desa wisata sebagai bentuk dukungan masyarakat atau usaha bersama guna memperbaiki atau meningkatkan kehidupan atau taraf ekonomi berlandaskan asas tolong-menolong.

Koperasi sebagai penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif di desa, diharapkan dapat berperan aktif dalam banyak hal. Seperti pengembangan destinasi pariwisata dan desa wisata, pengembangan produk unggulan pariwisata dan ekonomi kreatif di destinasi pariwisata, serta inkubasi bisnis UMKM pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selain itu juga koperasi dapat berperan aktif dalam penerapan dan sosialisasi CHSE #adaptasikebiasaanbaru kepada UMKM dan penyaluran pembiayaan bagi UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui kerja sama dan kegiatan ini masyarakat diharapkan lebih memahami bahwa potensi ekonomi bisa diraih salah satunya dengan pengembangan desa wisata dan pengembangan UMKM.

“Kami juga berharap dengan berkembangnya desa wisata dapat meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat sekitar sehingga pada akhirnya akan berkontribusi menggerakkan ekonomi nasional dengan terbukanya lapangan kerja,” kata Fadjar Hutomo.

Sebelumnya, Kemenparekraf telah meluncurkan Program Pendampingan Desa Wisata untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola desa wisata. Upaya ini sekaligus ditujukan untuk menggeliatkan ekonomi rakyat. Ditargetkan akan ada 244 desa wisata maju di 2024.

Desa wisata dinilai memiliki kekuatan yang besar untuk membangun Indonesia sehingga mendorong terwujudnya kebangkitan ekonomi dengan terbukanya lapangan kerja.

Dalam program ini, Kemenparekraf tidak berjalan sendiri, namun berkolaborasi dengan 16 komunitas dan 20 perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • energi bersih

    Konsumsi Listrik Q2 2022 Tumbuh Signifikan

    • calendar_month Jumat, 24 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat sepanjang kuartal kedua 2022 masih memperlihatkan laju pemulihan ekonomi secara merata. Tren positif ini ditunjukkan baik dari sisi produksi maupun konsumsi. Bahkan, konsumsi listrik di sektor industri mencatatkan pertumbuhan double digit. “Konsumsi listrik di industri dan bisnis mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan, pertumbuhan konsumsi listrik di sektor industri sebesar 16,4 […]

  • D’Amandita Sentul

    D’Amandita Sentul Usung Hunian Lingkungan Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • 0Komentar

    SENTUL – D’Amandita Sentul dikembangkan di atas lahan seluas 41 hektar dengan konsep Smart Living Pure Nature. Pembangunannya direncanakan secara terpadu yang mengusung konsep lingkungan berkelanjutan. Kawasan Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menjadi salah satu lokasi favorit bagi masyarakat dalam memilih tempat tinggal atau berinvestasi properti. Selama lima tahun terakhir, pembangunan perumahan di […]

  • Kebutuhan Ruang Bisnis Tinggi, Paramount Land Hadirkan Dua Proyek Komersial

    Kebutuhan Ruang Bisnis Tinggi, Paramount Land Hadirkan Dua Proyek Komersial

    • calendar_month Sabtu, 26 Agt 2023
    • 0Komentar

    SERPONG – Paramount Land memperkenalkan dua proyek komersial sekaligus di Gading Serpong yaitu Hampton Square dan Hampton Avenue Studio Loft. Kedua proyek komersial ini berada di Manhattan District yang merupakan pusat bisnis terbesar di kawasan Gading Serpong, Tangerang. Manhattan District merupakan kawasan bisnis dan komersial berskala regional seluas 22 hektar yang diperkenalkan Paramount Land pada […]

  • Majalah REI Edisi Juni 2021

    Majalah REI Edisi Juni 2021

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • 0Komentar

    Bangkit di Tengah Paceklik Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Badai tsunami akibat kondisi di tahun 2021 belum usai. Mayoritas pelaku ekonomi terkena imbasnya. Namun, kita patut meyakini bahwa tidak ada badai yang tak usai dan indahnya pelangi hanya akan tampak di langit seusai hujan badai. Setelah masa-masa suram pasca kondisi tersebut tahun […]

  • Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kenaikan harga besi dan baja tampaknya sulit terbendung. Kondisi itu membuat pengembang khususnya yang membangun rumah subsidi makin terjepit, sementara di sisi lain pemerintah tidak menaikkan harga jual rumah subsidi pada tahun ini. Menanggapi masalah kenaikan beberapa bahan material di pasar terutama besi dan baja, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan perlunya prototype desain […]

  • Jalan Bypass BIL-Mandalika Jadi Percontohan

    Jalan Bypass BIL-Mandalika Jadi Percontohan

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap pekerjaan penataan koridor Jalan Bypass BIL-Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat menjadi contoh jalan nasional yang baik. Penataan Jalan bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) hingga Sirkuit Mandalika merupakan bagian dari persiapan jelang pelaksanaan MotoGP 2022. Menteri Basuki mengatakan penataan ruas jalan itu […]

Translate »
expand_less