Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jokowi Paparkan Tiga Acuan Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jokowi Paparkan Tiga Acuan Wujudkan Indonesia Emas 2045

  • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Guna menggapai visi Indonesia Emas 2045, Presiden Joko Widodo menyebut setidaknya tiga hal pokok yang akan menjadi acuan. Acuan yang pertama adalah stabilitas bangsa dan negara.

“Stabilitas bangsa ini harus terjaga. Tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai sebuah kemakmuran saat kondisinya tidak stabil, enggak ada,” ujar Presiden Jokowi pada saat meluncurkan Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 di Jakarta, Kamis 15 Juni 2023.

Kemudian yang kedua, keberlanjutan dan kesinambungan dalam memimpin. Presiden menyampaikan, kepemimpinan pada sebuah bangsa ibarat tongkat estafet yang harus bersambung dan bukan dimulai dari nol pada setiap kepemimpinan.

“Kepemimpinan itu ibarat tongkat estafet, bukan meteran pom bensin. Kalau meteran pom bensin itu, ‘Pak, dimulai dari nol ya’ sama ditunjukkan ini. Apakah kita mau seperti itu? Ndak kan. Masa kayak meteran pom bensin. Mestinya kalau sudah dari TK, SD, SMP, ini ya kepemimpinan berikut masuk ke SMA, universitas. Nanti kepemimpinan berikut masuk ke S2, S3, mestinya seperti itu. Tidak maju mundur poco poco, ndak,” ujarnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya hilirisasi industri dalam meujudkan Indonesia Emas 2045, yang jika berhasil akan melompatkan Indonesia.

“Kalau hilirisasi ini berhasil, kita akan melompat. Membangun, misalnya urusan hilirisasi mineral, membangun ekosistem EV battery. Bagaimana yang dulu kita ekspor hanya mentahan, nikel ekspor hanya mentahan, bisa jadi cathode, bisa jadi prekursor, bisa jadi lithium battery,” ujarnya.

IKN

Di samping itu, orientasi pembangunan yang Indonesiasentris juga penting dilakukan yakni dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diharapkan bisa memeratakan ekonomi Indonesia. Presiden menjelaskan bahwa 56 persen penduduk Indonesia ada di Jawa dan 58 persen produk domestik bruto (PDB/GDP) Indonesia juga berada di Jawa.

“Oleh sebab itu, beban harus dikurangi, pemerataan harus dilakukan. Tidak dalam jangka setahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun, lima tahun yang akan datang, tetapi kita harus melihat visi yang jauh ke depan. Oleh sebab itu, hilirisasi, IKN Nusantara ini harus diperkuat, harus dilanjutkan, harus ditingkatkan,” ujarnya.

Acuan yang ketiga dalam mencapai Indonesia Emas 2045 adalah sumber daya manusia (SDM), yang menjadi kekuatan besar bangsa Indonesia.

“Ini kekuatan besar kita, jangan tapi juga jangan hanya menang dari segi jumlah, tetapi juga harus dari segi kualitas SDM-nya, baik secara fisik, skill, karakter produktif, dan karakter disiplin. Ini yang harus kita benahi total, termasuk penguasaan iptek,” tutupnya. (SAN)

 

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Travel Bubble Batam-Bintan dan Singapura Telah Diaktivasi

    Travel Bubble Batam-Bintan dan Singapura Telah Diaktivasi

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penerapan travel bubble antara Batam (Nongsa) dan Bintan (Lagoi) dengan Singapura telah diaktivasi sejak 24 Februari 2022. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menggerakkan kembali sektor perekonomian khususnya bisnis pariwisata di kedua pulau terluar Indonesia tersebut. Travel Bubble merupakan kebijakan dua atau sekelompok negara untuk meniadakan karantina atau isolasi yang biasanya wajib untuk pelancong internasional […]

  • pasar mebel

    Jokowi Beberkan 2 Jurus Jitu Tingkatkan Industri Mebel Indonesia

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan industri mebel Indonesia seharusnya dapat lebih bersaing di pasar dunia. Salah satu cara meningkatkan daya saing adalah pelaku industri mebel di dalam negeri dapat membuka diri untuk bekerja sama dengan pengusaha mebel dari luar negeri. “Harus terbuka mau berpartner dengan industri, perusahaan-perusahaan mebel dari luar, entah dari Eropa, […]

  • RPP Penataan Ruang Harus Pertimbangkan Keterbatasan SDM Daerah

    RPP Penataan Ruang Harus Pertimbangkan Keterbatasan SDM Daerah

    • calendar_month Jumat, 6 Nov 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo telah mengesahkan naskah Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja menjadi UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada tanggal 2 November 2020 kemarin. Salah satu yang diatur dalam beleid itu adalah terkait perizinan berusaha yang menggunakan sistem perizinan terintegrasi (One Single Submission/OSS) secara digital. Namun, penerapannya dikhawaitrkan dapat menimbulkan persoalan mengingat […]

  • Duet CyberAgent dan Viruma Indonesia Bangun Platform Properti Digital

    Duet CyberAgent dan Viruma Indonesia Bangun Platform Properti Digital

    • calendar_month Kamis, 4 Apr 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Didirikan sejak 2 tahun lalu, Viruma Indonesia berkembang pesat dan terus meningkatkan inovasi teknologi digitalnya untuk mendukung pemasaran properti di Tanah Air. Bahkan, ke depan Viruma Indonesia akan menyasar properti-properti luar negeri di pasar global yang tidak terbatas. Melihat perkembangan pesat tersebut, CyberAgent Capital, sebuah perusahaan venture capital dari Jepang sangat tertarik untuk […]

  • Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    Harga Besi Terus Melambung, REI Usulkan Prototype Desain Rumah Sederhana

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kenaikan harga besi dan baja tampaknya sulit terbendung. Kondisi itu membuat pengembang khususnya yang membangun rumah subsidi makin terjepit, sementara di sisi lain pemerintah tidak menaikkan harga jual rumah subsidi pada tahun ini. Menanggapi masalah kenaikan beberapa bahan material di pasar terutama besi dan baja, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan perlunya prototype desain […]

  • kredit properti

    Duh! Kredit Properti Kembali Melambat

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Secara tahunan (year on year/yoy), laju kredit properti mengalami pertumbuhan 5 persen pada bulan Juni 2022. Namun sayangnya, angka pertumbuhan tersebut lebih rendah dari pada bulan sebelumnya yang menyentuh angka 5,9 persen (yoy). “Penyaluran kredit sektor Properti pada Juni 2022 tumbuh 5,0 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya (5,9 persen, yoy), terutama […]

Translate »
expand_less