Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Sah! PMK Rumah Subsidi Terbit, Ini Rincian Harga Barunya

Sah! PMK Rumah Subsidi Terbit, Ini Rincian Harga Barunya

  • calendar_month Jumat, 16 Jun 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah akhirnya menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 60 Tahun 2023 yang menaikkan harga jual rumah subsidi. Beleid itu juga mencantumkan besaran kenaikan harga rumah subsidi untuk tahun 2024 mendatang.

“Besaran harga jual rumah bersubsidi naik menjadi kisaran Rp 162.000.000 di zona I hingga Rp 234.000.000,- di zona V. Selain itu akan mengalami kenaikan secara otomatis mulai tahun 2024 yaitu Rp 166.000.000,- untuk zona I hingga Rp 240.000.000,- di zona V,” demikian seperti dikutip dari beleid tersebut, Jumat, 16 Juni 2023.

PMK Nomor 60/2023 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pejalar, serta Rumah Pekerja yang Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tertanggal 9 Juni 2023.

Sebelumnya batasan harga rumah subsidi mengacu pada Keputusan Menteri PUPR Nomor: 242/KPTS/M/2020 pada Maret 2020. Beleid itu mencabut Kepmen PUPR Nomor: 535/Kpts/M/2019 tertanggal 18 Juni 2019. Kendati demikian, tidak ada perubahan harga jual rumah bersubsidi pada Kepmen PUPR Nomor 242/2020 tersebut.

Harga jual rumah bersubsidi yang tertuang dalam Kepmen PUPR Nomor 535/2019 itu mengacu pada PMK Nomor 81 Tahun 2019 yang terbit pada 20 Mei 2019 silam. Adapun besaran kenaikan harga rumah subsidi di tahun 2019 berkisar 3 persen hingga 11 persen atau sekitar Rp 7 juta hingga Rp 11,5 juta per unit.

Zona Kenaikan

Rinciannya, berdasarkan PMK harga baru rumah subsidi untuk wilayah Jawa (kecuali Bodetabek) dan Sumatera (kecuali Kep Riau, Bangka Belitung, Kep Mentawai) atau zona I, dari sebelumnya Rp 150.500.000,- menjadi Rp 162.000.000,- dan menjadi Rp 166.000.000,-.

Untuk zona II meliputi wilayah Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Mahakam Ulu) dari 164.500.000,- menjadi Rp 177.000.000,- dari sebelumnya yaitu Rp 164.500.000,- dan akan naik sebesar Rp 182.000.000,- di tahun 2024.

Berikutnya, zona III yang mencakup Sulawesi, Babel, Kep Mentawai, dan Kep Riau (kecuali Kep Anambas) dari semula Rp 156.500.000,- menjadi Rp 168.000.000,- dan akan naik menjadi Rp 173.000.000,- mulai tahun 2024.

Untuk wilayah atau zona IV, mencakup Maluku, Maluku Utara, Bali, dan Nusa Tenggara, Jabodetabek dan Kep Anambas, Kab Murung Raya, dan Kabupaten Mahakam Ulu dari sebelumnya Rp 168.500.000,- menjadi Rp 181.000.000,- dan akan naik lagi menjadi Rp 185.000.000,- di tahun 2024.

Terakhir, untuk zona V mencakup Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya naik dari Rp 219.000.000,- menjadi Rp 234.000.000,- dan akan naik lagi tahun 2024 menjadi Rp 240.000.000,-. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk Simak, Begini Skema Pembiayaan Rumah BTN untuk Prajurit TNI AD

    Yuk Simak, Begini Skema Pembiayaan Rumah BTN untuk Prajurit TNI AD

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. menjalin kemitraan strategis dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk menyediakan hunian bagi para prajurit. Melalui kerja sama tersebut, Bank BTN menyatakan siap membiayai sekitar 10.000 unit rumah setiap tahun untuk anggota TNI AD. Apa saja skema pembiayaan kredit yang disiapkan Bank BTN? Direktur Utama […]

  • Tingkatkan SDM, PLN Gandeng 5 Universitas Top Dunia

    Tingkatkan SDM, PLN Gandeng 5 Universitas Top Dunia

    • calendar_month Selasa, 14 Nov 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN (Persero) berupaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) perusahaan sebagai modal utama dalam menempuh transisi energi di Indonesia. Salah satunya melalui kerja sama program capacity building dengan kampus terbaik dan industri energi terkemuka di Australia dan New Zealand. “Kami berharap melalui kerja sama ini kompetensi pegawai dan IT PLN meningkat secara signifikan […]

  • Desain Istana Negara di IKN baru (Foto Instagram Presiden Joko Widodo)

    Pakar Perkotaan dan Pengembangan Wilayah: IKN Mimpi yang Dipaksakan

    • calendar_month Rabu, 9 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pakar pembangunan perkotaan dan pengembangan wilayah Bambang Susanto Priyadi menyebut bahwa rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur adalah mimpi yang dipaksakan. “Ini mimpi yang dipaksakan untuk menjadi sebuah kenyataan yang sebenarnya tidak pada tempatnya terjadi,” ujar Bambang saat Focus Group Discussion (FGD) bertemakan “Ekonomi Belum Pulih: Masih Relevankah Pemindahan Ibu […]

  • Usung Konsep TOD dan POD, Cluster Perdana di Giantara Serpong City Ludes

    Usung Konsep TOD dan POD, Cluster Perdana di Giantara Serpong City Ludes

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • 0Komentar

    SERPONG – Giantara Serpong City seluas 109 hektar yang dikembangkan oleh Giantara Group berhasil mencatatkan penjualan spektakuler di cluster perdananya yakni Cluster Nerin. Hanya dalam waktu tiga bulan sejak dipasarkan, sebanyak 122 unit rumah sudah habis terjual (sold out). Marketing Director Giantara Group, Zico Machriebie menyampaikan apresiasi kepada seluruh konsumen yang telah membeli unit di […]

  • Kunjungan Inspeksi Kerja ke Pembangunan Proyek Jembatan Pulau Balang IKN

    Pembangunan Infrastruktur IKN Harus Sejalan dengan Konsolidasi Fiskal

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) baru dapat menjadi titik mula pemulihan ekonomi. Perhitungan dan pemenuhan kebutuhan anggaran IKN akan tetap sejalan dengan konsolidasi fiskal. “Dalam APBN 2023 nanti adalah pemulihan ekonomi dan konsolidasi APBN. APBN kita harus dijaga secara sangat hati-hati sehingga kita bisa menjaga berbagai kebutuhan negara, seperti pemulihan ekonomi, melindungi secara […]

  • SMB 2

    Investasi Rp1 Triliun, Summarecon Hadirkan SMB 2 di Bekasi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk mematok target pendapatan berulang (recurring income) sekitar 25% hingga 30% dari pendapatan konsolidasi tahun 2026. Salah satu upaya mempertahankan porsi recurring income, perseroan meluncurkan Summarecon Mall Bekasi Tahap 2 (SMB 2) dengan investasi senilai Rp 1 triliun. “Kami menjaga pertumbuhan property development dan investment property agar tetap sejalan. Dalam pipeline […]

Translate »
expand_less