Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Investor Mulai Aktif di Pasar Properti Indonesia

Investor Mulai Aktif di Pasar Properti Indonesia

  • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JakartaPasar properti Indonesia menjadi tujuan menarik bagi para investor untuk berinvestasi. Salah satu sebabnya adalah Indonesia memiliki populasi terbesar keempat di dunia, proporsi penduduk usia produktif yang besar, dan ketersediaan sumber daya alam yang melimpah.

“Saat ini, investor asing dan lokal terlihat aktif dalam mencari peluang di beberapa sektor properti, seperti logistik, pusat data (data centre), dan residensial,” jelas Country Head JLL, James Allan dalam cara Media Briefing secara daring, Rabu, 20 April 2022.

Allen melanjutkan, salah satu pengembangan infrastruktur yang akan berdampak positif pada pasar properti antara lain adalah LRT Jabodebek dan pembangunan beberapa ruas jalan tol baru.

Angin segar laju pertumbuhan pasar properti di tahun ini juga berkat beberapa kebijakan pemerintah yang mendukung. Sebut saja pelonggaran pembatasan sosial sepanjang triwulan pertama dengan kegiatan kerja pernah maksimal 75 persen untuk sektor non-essensial. Kemudian kapasitas pusat perbelanjaan bisa mencapai kapasitas 75 persen. Begitu juga dengan restoran.

“Pemerintah masih menerapkan penghapusan PPN untuk hunian yang sudah jadi dengan batasan harga tertentu hingga  September tahun ini. Kita lihat juga ada relaksasi untuk uang muka untuk menstimulus properti. Kita lihat dampaknya cukup positif bagi perumahan tapak khususnya,” sambung Head of Research JLL Indonesia, Yunus Karim.

Yunus menjelaskan, pemerintah masih memprioritaskan pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan LRT Jabodebek yang akan beroperasi tahun ini. “Namun, memang kita harus masih waspada karena masih dibayangi ketidakpastian,” ucap Yunus.

Perkantoran, Pusat Perbelanjaan dan Kondominium

Untuk sektor perkantoran, perkembangan tingkat hunian yang relatif stabil di awal tahun 2022. Angkanya pertumbuhannya adalah 73 persen untuk kawasan CBD dan 74 persen untuk kawasan Non-CBD.

Sebanyak 4 gedung di kawasan CBD akan rampung pembangunannya pada triwulan-triwulan ke depan, berpotensi menambah pasokan sebanyak 270 ribu meter persegi di tahun 2022. Sedangkan untuk kawasan Non-CBD, akan bertambah sebanyak 130 ribu meter persegi pada tahun 2022.

“Beralih ke pusat perbelanjaan di Jakarta, terlihat bahwa restoran dan fasilitas hiburan ramah keluarga menjadi daya tarik untuk pengunjung, didukung oleh taman bermain anak-anak yang diizinkan beroperasi dengan kapasitas 70 persen,” urai Yunus.

Selain kedua kategori tersebut, kategori peralatan rumah tangga juga terlihat cukup aktif untuk dalam membuka toko-toko mereka. Secara umum, tingkat hunian pusat perbelanjaan relatif stabil yaitu 87 persen. Perkiraanya, pasokan pusat perbelanjaan baru bertambah sebesar ±150 ribu meter persegi pada tahun 2022.

Aktivitas penjualan kondominium di Jakarta pada triwulan pertama masih menunjukkan tren yang sama yang terlihat selama dua tahun terakhir. Lemahnya permintaan kondominium di Jakarta masih berlanjut dari tahun lalu. Sebab, para calon pembeli, khususnya investor, masih berhati-hati dalam melakukan pembelian kondominium.

“Terdapat dua proyek kelas atas yang diluncurkan oleh pengembang internasional di triwulan ini. Secara umum, para pengembang masih fokus untuk menjual produk eksisting,” ungkap Yunus.

Senada dengan tren permintaan kondominium di Jakarta, aktivitas penjualan kondominium di area Bodetabek juga terpantau belum sepenuhnya pulih. Tingkat penjualan dan peluncuran proyek kondominium baru mengalami sedikit penurunan pada enam bulan terakhir. Dua kondominium baru tercatat meluncur di area Depo dan Tangerang yang membidik kelas menengah.

“Penjualan dan pasokan kondominium masih di dominasi oleh tipe studio karena harga yang relatif lebih terjangkau,” imbuh Head of Advisory JLL Indonesia, Vivin Harsanto.

Perkantoran, Logistis, Industrial dan Perhotelan

Aktivitas di awal tahun 2022, perusahaan yang beroperasi di sektor teknologi kembali mendominasi. Dengan tingkat permintaan yang masih terbatas dan tertekannya tingkat hunian, harga sewa menjadi terus tertekan.

“Selain tren pengurangan area kantor, permintaan area kantor dengan ukuran yang relatif lebih kecil dibandingkan sebelumnya mulai sering terlihat sebagai bagian dari strategi real estat mereka. Secara umum, tingkat hunian gedung perkantoran Grade A masih tertekan di angka 66 persen,” ujar Head of Office Leasing Advisory JLL Indonesia, Angela Wibawa.

Adapun pembangunan satu gudang modern di Karawang baru selesai pada triwulan pertama ini. Ini menyebabkan tingkat hunian sedikit tertekan di angka 93 persen. Beberapa proyek masih dalam proses konstruksi dan akan mulai beroperasi di pertengahan tahun 2022.

“Mayoritas permintaan terhadap wilayah Cikarang, diikuti oleh area kota Bekasi dan Jakarta. Di tengah dominasi gudang multi-tenant, permintaan gudang built-to-suit kepada pengembang juga masih tetap terlihat di beberapa lokasi,” tutur Head of Logistics and Industrial JLL Indonesia, Farazia Basarah.

Sementara itu, Vice President, Investment Sales Hotels & Hospitality Group, Asia Pacific, Julien Naouri menambahkan, industri perhotelan Indonesia saat ini sedang dalam masa pemulihan. Kondisi ini dapat terus terjadi seiring terbukanya kembali perjalanan domestik dan internasional yang lebih luas untuk mempertahankan momentum tersebut.

“Pencabutan syarat untuk karantina di Indonesia juga akan memberikan tingkat kepercayaan lebih tinggi kepada para operator dan pemilik hotel. Tidak mengherankan bahwa pasar destinasi wisata utama seperti Jakarta dan Bali diperkirakan akan mendorong pemulihan tingkat hunian dan juga menerima sebagian besar dari total investasi 300 juta dolar AS yang kami perkirakan akan terjadi pada tahun 2022,” pungkas Naouri. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Munas Berlangsung Sukses, Joko Suranto Nakhodai REI Sampai 2027

    Munas Berlangsung Sukses, Joko Suranto Nakhodai REI Sampai 2027

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Founder & Chief Executive Officer (CEO) Buana Kassiti Group, Joko Suranto terpilih menjadi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Realestat Indonesia (DPP REI) periode 2023-2027 pada Musyawarah Nasional (Munas) XVII Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Tahun 2023 yang berlangsung sukses di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Kamis (10/8). Ketua REI Jawa Barat itu akan […]

  • REI Dukung Pengembangan Stasiun Pengisian Baterai Mobil Listrik

    REI Dukung Pengembangan Stasiun Pengisian Baterai Mobil Listrik

    • calendar_month Kamis, 22 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dunia tengah mengalami fase transisi dari pemakaian energi tak terbarukan ke pemanfaatan energi hijau di sektor otomotif. Tak mau ketinggalan dengan tren global ini, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia REI menjalin kerja sama dengan NGSC Investment Management Pte Limited untuk pengembangan charging station baterai mobil listrik di proyek perumahan. “Kami bekerja sama dengan NGSC […]

  • PP Bank Tanah Jangan Selingkuhi Perumahan Rakyat

    PP Bank Tanah Jangan Selingkuhi Perumahan Rakyat

    • calendar_month Selasa, 4 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Umum Konsorsium Nasional Perumahan Rakyat (Kornas Pera), Muhammad Joni, mengingatkan agar Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Bank Tanah tidak melenceng dari tujuan awal. RPP turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK) itu bertujuan mengatasi kesulitan penyediaan lahan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Dia menyebutkan, bank tanah […]

  • hunian tod

    Gubernur Anies Inisiasi Hunian Terjangkau di Kawasan TOD

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menginisiasi hadirnya hunian terjangkau untuk kelas menengah bertajuk Alaspadu dan Rumapadu. Hunian di kawasan Transit Oriented Development (TOD) tersebut dilaksanakan PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya PT Integrasi Transit Jakarta berkolaborasi dengan pihak swasta. “Saya ingin sampaikan pesan kepada seluruh warga Jakarta bahwa kami menyiapkan hunian bagi […]

  • investasi properti

    Stimulus tak Cukup, Investasi Properti Masih Terganjal Perizinan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Realestat Indonesia atau REI menyebutkan di tengah berbagai stimulus yang diberikan pemerintah kepada sektor properti, berbagai kendala perizinan masih menghambat iklim investasi properti. Asosiasi pun mendesak pemerintah turun tangan untuk menuntaskan hambatan tersebut agar kontribusi sektor properti terhadap pertumbuhan ekonomi nasional meningkat. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto menegaskan bahwa pemerintah saat ini […]

  • Peluncuran Unlocking Securitization Role in Developing Sustainable Finance - perumahan

    Menkeu Ajak Stakeholder Perumahan Dukung Pengembangan Sekuritisasi KPR

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk dapat bersinergi dalam mendorong pengembangan pasar pembiayaan perumahan di Indonesia. Sri Mulyani juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk membangun policy framework. “Kerja sama yang erat dengan bank sentral melalui makroprudensial, OJK melalui mikroprudensial, dan Kementerian Keuangan dari sisi instrumen keuangan negara maupun […]

Translate »
expand_less