Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ini Sebab Pasar Properti Indonesia Makin Positif

Ini Sebab Pasar Properti Indonesia Makin Positif

  • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Sentimen konsumen properti terhadap pasar properti nasional makin positif. Hal ini terlihat pada temuan survei Rumah.com Consumer Sentiment Survey H1 2022, yang menunjukkan indeks sentimen properti naik 3 poin dari periode sebelumnya menjadi 72 poin.

“Adanya kenaikan kepuasan terhadap iklim properti hunian saat ini didorong oleh peningkatan suplai properti yang tersedia di pasar, pengembalian investasi properti yang lebih tinggi serta meningkatnya kemudahan dalam mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR),” jelas Marine Novita, Country Manager Rumah.com dalam Webinar Adaptasi dengan Pandemi, Pencarian Rumah Berlanjut, Rabu, 23 Maret 2022.

Marine melanjutkan, kenaikan tersebut mendapat dorongan dari peringkat keterjangkauan yang lebih tinggi. Kemudian, tingkat kepuasan dan skor iklim properti hunian saat ini. Selain itu, persepsi yang lebih positif terhadap upaya pemerintah melalui berbagai stimulus. Lalu, pandangan positif yang lebih tinggi terhadap harga properti.

Dalam dua tahun terakhir, masyarakat Indonesia mengubah cara mereka mengkonsumsi dan mencari informasi termasuk di bidang properti. Mereka makin nyaman untuk mencari properti secara online. Dari hasil Rumah.com Consumer Sentiment Study H1 2022 menunjukkan 2 dari 3 responden atau 64 persen responden nyaman memilih properti secara online. Sementara sekitar 46 persen responden merasa nyaman dengan melihat properti secara virtual.

Mereka yang mencari properti secara online secara umum kini makin mengandalkan platform online. Sebut saja, media sosial, portal properti dan situs perusahaan pengembang. Hasil riset juga menunjukkan bahwa 73 persen responden menggunakan media sosial. Sementara 59 persen responden lainnya menggunakan portal properti untuk mencari rumah.

“Sementara lebih dari setengah todal responden sudah tidak mengandalkan platform tradisional seperti surat kabar, majalah, dan radio untuk mencari properti idaman. Hal ini seperti dinyatakan oleh 10 persen responden untuk surat kabar, dan masing-masing 6 persen untuk majalah dan radio,” urai Marine.

Ekonomi Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Chief Economist Bank BTN, Winang Budoyo mengungkapkan, menurut data International Monetary Fund (IMF), ekonomi Indonesia diprediksi akan tumbuh sebesar 5,6 persen pada 2022. Secara historis, tumbuhnya ekonomi nasional akan berjalan beriringan dengan tingginya permintaan rumah sebagai bentuk investasi masyarakat.

Sepanjang dua tahun terakhir, sektor real estate di tanah air terus menunjukkan kinerja dengan pertumbuhan yang positif secara kontinu. Apalagi dengan hadirnya berbagai stimulus pemerintah sehingga berdampak pada sektor perumahan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan KPR yang tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif ketimbang kredit lainnya pada perbankan nasional. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Joko Widodo

    Bulan Depan, Jokowi akan Cabut HGB dan HGU Terlantar

    • calendar_month Minggu, 12 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan akan mencabut sertifikat tanah hak guna bangunan (HGB) hingga hak guna usaha (HGU) paling lambat bulan depan. Ini merupakan salah satu upaya Presiden Jokowi untuk menjadikan lahan terlantar menjadi lahan produktif. “Akan kita lihat HGU, HGB yang ditelantarkan, InsyaAllah bulan ini sudah saya mulai atau mungkin bulan depan akan […]

  • Kinerja Hotel di Jakarta dan Bali Cenderung Meningkat

    Kinerja Hotel di Jakarta dan Bali Cenderung Meningkat

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Penghapusan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) turut mendongkrak kinerja hotel di Jakarta dan Bali, mengingat hal ini menarik bagi pelaku perjalanan bisnis dan wisata. “Peningkatan kinerja hotel di Jakarta dan Bali juga akan dipicu oleh gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada pertengahan November mendatang,” ungkap Senior Associate Director Research Colliers […]

  • Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski belum diumumkan, namun wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sudah santer terdengar. Rencana tersebut bahkan sudah memicu kenaikan beberapa bahan kebutuhan pokok. Ancaman inflasi pun sudah di depan mata. Lalu, apakah investasi properti masih menarik di tengah bayang-bayang inflasi? Pemerhati Properti, Indra W Antono menyebutkan saat ini terutama sebelum inflasi terjadi adalah […]

  • Perekonomian Indonesia Kuartal III 2022 Tumbuh Impresif 5,72%

    Perekonomian Indonesia Kuartal III 2022 Tumbuh Impresif 5,72%

    • calendar_month Rabu, 9 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Perekonomian Indonesia sepanjang kuartal III tahun 2022 kembali mencatatkan pertumbuhan secara impresif yakni sebesar 5,72 persen (year on year/yoy). Hal ini terutama karena fundamental ekonomi domestik yang kuat sehingga kinerja perekonomian nasional masih terus terjaga melanjutkan tren pertumbuhan yang solid sejak awal tahun 2022. “Capaian ini patut kita syukuri karena ini membuktikan bahwa roda […]

  • Performa sektor ritel diprediksi akan terdampak oleh penurunan jumlah kelas menengah di Indonesia.

    Duh! Jumlah Kelas Menengah Turun, Begini Nasib Bisnis Ritel

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan data bahwa jumlah kelas menengah di Indonesia menurun menjadi 47,85 juta penduduk pada 2024 yang sebelumnya 57,33 juta penduduk di 2019 . Hal tersebut ditengarai akan berdampak pada roda bisnis ritel. “Kalau kita lihat pada segmen-segmen tertentu, memang grade B dan grade C adalah segmen ritel yang terdampak […]

  • Net Zero Emissions

    Menperin Bertekad Percepat Target Net Zero Emissions Sektor Industri

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menginginkan target Net Zero Emissions (NZE) sektor industri lebih cepat dari target nasional yang dicanangkan menjadi tahun 2050. Untuk itu, Kemenperin aktif melakukan penyempurnaan untuk melaksanakan berbagai langkah strategis untuk mencapai target NZE. “Kami ingin target NZE di sektor industri lebih cepat 10 tahun dari target NZE nasional. […]

Translate »
expand_less