Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Menparekraf Promosi Potensi Pariwisata Kawasan IKN

Menparekraf Promosi Potensi Pariwisata Kawasan IKN

  • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mendukung promosi potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Kita akan arahkan (wisatawan) agar lebih banyak berwisata di IKN. Ini adalah pariwisata yang menjanjikan dan berbasis konservasi juga green tourism. Kita berharap bakal mendorong lebih banyak pengenalan terhadap IKN,” kata Menparekraf/Kabaparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, di Jakarta, Senin, 31 Juli 2023.

Sandiaga menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) telah menyiapkan beberapa kegiatan untuk memasarkan potensi wisata yang ada di kawasan IKN. Adapun pelaksanaan kegiatan tersebut dalam kurun waktu Agustus hingga Oktober 2023. “Ada FGD (focus group discussion), famtrip, festival budaya, pameran, dan misi penjualan produk-produk parekraf,” kata Sandiaga.

Kepala OIKN Bambang Susantono mengungkapkan pengembangan kawasan IKN berbasis sustainable forest city. Komposisinya, sebesar 25 persen bangunan dan 75 persen hutan hujan tropis. Pengembangan pariwisata berkelanjutan menjadi pilihan yang tepat untuk mengembangkan potensi di kawasan IKN.

“Jadi tentu saja kami ingin mengajak semua provinsi dalam upaya memajukan dan memanfaatkan sustainable forest IKN,” ujar Bambang.

Menparekraf Sandiaga memaparkan, perhelatan International Tourism Investment Forum (ITIF) 2023 pada 26-27 Juli 2023 di Bali berhasil menarik komitmen investasi. Utamanya investasi dalam pengembangan pariwisata hijau. “Ini menjadi daya tarik bagi stakeholder yang berpartisipasi dalam International Tourism Investment Forum,” ujarnya.

Sandiaga menuturkan ada beberapa lembaga yang ikut bekerja sama dalam forum ini. Antara lain UNDP (United Nations Development Program/Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-bangsa), WTO (World Trade Organization/Organisasi Perdagangan Dunia), Bank Indonesia, dan stakeholder lainnya.

Kegiatan ini juga diisi penandatanganan Letter of Intent (LOI) antara Nimo Enterprise dan Mitra Jaya dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dengan nilai total sekitar Rp 510 miliar. Berikutnya adalah penandatanganan kerja sama antara Martha Tilaar Group dengan tiga Badan Otorita Pariwisata. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Ruang Terbuka Hijau

    Insentif Ini Bakal Dorong Swasta Bangun RTH

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Swasta perlu mendapat dorongan lebih untuk turut membangun ruang terbuka hijau (RTH). Salah satu bentuk dorongannya dapat berupa insentif pemerintah, seperti  pajak, subsidi, pinjaman, potongan biaya, bonus KDB, bonus percepatan peizinan dan green building. “Swasta perlu didorong dengan mekanisme insentif dan disinsentif. Insentif mulai dari pajak, subsidi, pinjaman, potongan biaya, bonus KDB, bonus […]

  • Ini Komentar REI Soal Kebijakan Pembiayaan Perumahan di 2024

    Ini Komentar REI Soal Kebijakan Pembiayaan Perumahan di 2024

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) terus menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) mengenai strategi pembiayaan perumahan untuk mendukung pembangunan 3 juta unit rumah yang menjadi prioritas pemerintahan baru mendatang di bawah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto mengatakan sejalan dengan pendekatan propertinomic pihaknya selalu mengambil sikap […]

  • Real Estat Asia Pasifik

    Persaingan Aset Jadi Tantangan Investasi Real Estat Asia Pasifik

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepercayaan investor terhadap industri real estat di Asia Pasifik tetap kuat. Tetapi persaingan aset yang meningkat akan menjadi tantangan tersendiri bagi investor di 2022 terkait penggunaan modal investasi. “Persaingan dalam memiliki aset akan muncul sebagai salah satu tema yang menentukan untuk pasar real estat komersial Asia Pasifik pada tahun 2022. Terlepas dari peningkatan […]

  • Korsel Catat Pertumbuhan Investasi Real estat Tertinggi Di Asia Pasifik, Bagaimana Indonesia?

    Korsel Catat Pertumbuhan Investasi Real Estat Tertinggi di Asia Pasifik

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Berdasarkan data yang dirilis analisis konsultan properti global JLL (NYSE: JLL), Investasi real estate komersial (CRE) di Asia Pasifik naik 15% secara tahunan (YoY) pada kuartal II 2025. Sementara pada periode Januari hingga Juli 2025, total investasi mencapai USD 67,6 miliar, tumbuh 17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. “Meski investor menghadapi ketidakpastian […]

  • Menteri ATR

    Menteri ATR/Kepala BPN Lantik Dirjen Tata Ruang dan Dirjen SPPR

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Adapun pejabat yang dilantik, yakni Gabriel Triwibawa sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Ruang dan Virgo Eresta Jaya sebagai Dirjen Survei Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Dirjen SPPR). “Pengangkatan Saudara ke dalam jabatan Pimpinan […]

  • Kemenkeu: Realisasi FLPP Tembus Rp18,7 Triliun

    Kemenkeu: Realisasi FLPP Tembus Rp18,7 Triliun

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat realisasi pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai Rp18,77 triliun hingga akhir Agustus 2025 dengan jumlah pembangunan rumah sebanyak 163.831 unit. “Di sektor perumahan tahun 2025 dialokasikan sebesar Rp35,2 triliun dengan target Rp350.000 unit rumah. Realisasi sampai akhir Agustus mencapai 18,77 triliun dengan output 163.831 unit rumah senilai Rp20,32 triliun. […]

Translate »
expand_less