Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Proyek Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Seksi 1 Rampung Tahun Depan

Proyek Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Seksi 1 Rampung Tahun Depan

  • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah menuntaskan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo. Pengerjaan proyek ini dikebut guna meningkatkan konektivitas dan mengurai kemacetan di Provinsi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

Untuk pengerjaan Seksi 1 Kartosuro hingga Simpang Susun (SS) Purwomartani, Kabupaten Sleman diperkirakan rampung tahun depan. “Untuk Jalan Tol Solo-Yogyakarta, tahun 2024 semoga sudah dapat beroperasi sampai Purwomartani. Publik sudah sangat menunggu tol ini,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam siaran pers yang dikutip Rabu, 26 Juli 2023.

PT Jogjasolo Marga Makmur menggarap konstruksi proyek Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Seksi 1 sepanjang 42,38 km. Rinciannya, Seksi 1 paket 1.1 ruas Kartasura-Klaten sepanjang 22,30 km dan Seksi 1 paket 1.2 ruas Klaten-Purwomartani sepanjang 20,08 km. Saat ini pengadaan lahan ruas Kartosuro-Klaten sudah 95,26% dengan progres konstruksi 53,3%. Sementara untuk ruas Klaten-Purwomartani progres lahan mencapai 79,96% dengan pekerjaan fisik 2,6%.

“Masyarakat sangat menunggu tol ini karena lebih dari 25 ribu kendaraan lewat Solo-Yogja setiap harinya sehingga sudah crowded. Bahkan di periode tertentu sangat macet. Segera kita selesaikan supaya lalu lintas lebih lancar,” kata Basuki.

Seksi 2

Kementerian PUPR melanjutkan pembangunan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Seksi II Purwomartani-Gamping sepanjang 23,42 km yang terbagi menjadi 2 paket, yaitu Paket 2.1 Purwomartani-Monjali sepanjang 9,03 km dan Paket 2.2 Monjali-JC. Sleman sepanjang 6,6 km serta Seksi III Sleman-Purworejo sepanjang 38,59 km.

Proyek Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo sepanjang 96,57 Km menyedot investasi sekitar Rp27,48 triliun. Rampungnya pengerjaan ruas jalan tol ini dapat meningkatkan perekonomian dan konektivitas wilayah segitiga emas Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) karena akan terhubung dengan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang-Solo.

Kehadiran Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo juga menjadi akses pendukung menuju destinasi pariwisata nasional seperti Candi Prambanan. Ruas tol ini akan memangkas waktu tempuh perjalanan menuju ke Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tata Ruang

    Nantinya, Seluruh Aturan Tata Ruang di Daerah Harus Produk RTR

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pasca berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, maka keberadaan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang atau KKPR menjadi syarat krusial untuk dasar pengurusan perizinan di bidang tata ruang seperti Persetujuan Lingkungan (PL) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Oleh karena itu, menurut Plt. Direktur Jenderal Tata […]

  • Perjanjian KUB

    Diinisiasi Sejak 2024, Bank DKI Gandeng BMM Bentuk KUB

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank DKI menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Maluku Malut (BMM) membentuk KUB (Kelompok Usaha Bersama). Kolaborasi keduanya ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Penyertaan Modal dan Perjanjian Pemegang Saham, di Balai Kota Jakarta, Rabu, 5 Juni 2025. Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, menyampaikan bahwa pembentukan KUB ini merupakan tonggak penting […]

  • Metland Targetkan 30% Marketing Sales dari Pendapatan Berulang

    Metland Targetkan 30% Marketing Sales dari Pendapatan Berulang

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • 0Komentar

    BEKASI – PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) atau Metland sepanjang tahun 2023 menargetkan realisasi penjualan pemasaran (marketing sales) sebesar Rp1,8 triliun. Sekitar 30% atau Rp530 miliar diantaranya diharapkan berasal dari kontribusi pendapatan berulang (recurring revenue). Olivia Surodjo, Direktur Metland mengatakan marketing sales terdiri dari pre-sales dan recurring revenue. Hingga April 2023, pencapaian marketing sales Metland […]

  • Ilustrasi Penataan Ruang di Pantai Lariti di Nusa Tenggara Barat (Foto: Istimewa) RDTR

    Dirjen Tata Ruang: RDTR Berkaitan Erat dengan Perizinan Berusaha

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor bersama Pemerintah Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), bertempat di Fairmont Hotel, Jakarta pada hari Selasa 31 Agustus 2021. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Kerja Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Bagian […]

  • BP Tapera Salurkan KPR-FLPP 220 Ribu Unit Tahun 2023

    BP Tapera Salurkan KPR-FLPP 220 Ribu Unit Tahun 2023

    • calendar_month Rabu, 28 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – BP Tapera akan menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR-FLPP) sebanyak 220 ribu unit rumah senilai Rp 25,18 triliun pada tahun 2023. Selain itu, BP Tapera juga akan menyalurkan pembiayaan Tapera sebesar 10 ribu unit atau setara Rp 1,05 triliun di tahun 2023. “Berkat dukungan dari bank penyalur dan pengembang perumahan […]

  • Presiden Joko Widodo dengan ASN Kementerian ATR/BPN saat Pembukaan Rapat Kerja Nasional ATR/BPN Tahun 2019 (Foto Biro Setpers Presiden)

    Giatkan Penertiban, ATR/BPN Dorong Pembetukan Sekretariat PPNS

    • calendar_month Minggu, 25 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki kewenangan dalam melakukan penertiban pemanfaatan ruang dan pertanahan. Adapun bentuk perwujudan kewenangan tersebut ialah melalui pembentukan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Penataan Ruang, yang nantinya bertugas untuk melakukan penegakan hukum, termasuk penyidikan terhadap pelanggaran penataan ruang. Berdasarkan penuturan dari Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang, Andi […]

Translate »
expand_less