Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Berkembang Pesat, Komunitas Synergy Indonesia Resmi Jadi Yayasan

Berkembang Pesat, Komunitas Synergy Indonesia Resmi Jadi Yayasan

  • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Berawal dari sebuah grup komunitas informal di WhatsApp, Synergy Developer Indonesia telah berkembang tidak hanya sebagai komunitas developer, melainkan melebar ke semua industri turunan properti termasuk perbankan, bahan bangunan, arsitek, interior desain, dan resto dalam payung Synergy Indonesia.

Enam tahun bertumbuh, mengakar dan memberi manfaat pada masyarakat, Synergy Indonesia bertransformasi secara resmi menjadi Yayasan Synergy Bangun Indonesia pada Jumat, 7 Maret 2025. Peresmian itu bertepatan dengan acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Synergy Indonesia ke-6 di Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta.

“Perjalanan itu telah melahirkan lebih dari sekadar wadah bagi para pengembang properti untuk berjejaring. Ia menjelma menjadi ruang bisnis, hobi, dan kepedulian sosial. Di sini tidak ada sekat. Semua orang datang bukan sebagai bos besar, tetapi sebagai individu yang ingin berbagi pengalaman dan peluang serta melakukan aksi sosial,” jelas Ismet Natakarmana, Founder Synergy Indonesia.

Ditambahkannya, membangun komunitas yang anggotanya mayoritas para pemilik bisnis tentu bukan perkara mudah. Dibutuhkan pendekatan yang berbeda, dimana tidak boleh ada kesan birokratis atau kaku. Yang ada adalah obrolan santai, dan dilakukan di sela-sela kesibukan para anggota.

“Satu hal yang diyakini adalah bahwa dunia telah berubah. Jika dulu orang cenderung ego-sentris dalam berbisnis, kini eranya sudah bergeser ke komunitas-sentris. Kita bangun kolaborasi,” tegas Ismet.

Saat ini, Synergy Indonesia telah memiliki 18 sub-komunitas dan akan terus berkembang. Menurut Ismet, sejak awal, tujuan komunitas ini adalah membuat anggota bahagia dan aktif berbagi. Komitmen berbagi ini bukan sekadar wacana, karena setiap tahun Synergy Indonesia aktif dalam berbagai kegiatan sosial, dari membantu panti asuhan hingga berbagi makanan saat bulan Ramadan.

Tahun ini, Synergy Indonesia menargetkan mendistribusikan 30 ribu nasi bungkus di wilayah Jabodetabek selama bulan Ramadan 2025.

Dengan visi “Menjadi Komunitas yang Transparan, Profesional, Dan Berkolaborasi untuk menciptakan Manfaat Bersama dan Memberikan Dampak Positif Bagi Masyarakat”, Yayasan Synergy Bangun Indonesia bertekad untuk terus berkembang dengan misi sebagai collaboration platform yang memungkinkan anggota untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan sumber daya secara efektif.

Ismet Natakarmana sebagai Founder Synergy Indonesia didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina Yayasan Synergy Bangun Indonesia, didampingi dewan pembina lainnya seperti Suroso Ariel A J, Doddy A. Tjahjadi, dan Hari Ganie. Sedangkan Royanto Handaya sebagai Dewan Pengawas, serta Ketua Yayasan dipercayakan kepada Ishak Chandra didampingi Ali Tranghanda sebagai Sekretaris Jenderal dan Megawati Hamid sebagai Bendahara.

“Masih banyak nama-nama besar di dunia properti yang bersinergi dengan pengurus inti untuk bersama membangun keberlanjutan yayasan ini,” jelas Ismet.

Properti Berkelanjutan

HUT ke-6 ini Synergy Indonesia mengusung tema “Green Synergy in Harmony” yakni sebuah refleksi tentang pentingnya keberlanjutan dalam industri properti dan turunannya.

“Kita ingin para pengembang mendukung konsep green sustainable. Makanya, tema perayaan tahun ini adalah jungle. Artinya, kita harus menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan makhluk hidup lainnya,” jelas Ismet.

Pelaksanaan acara ini juga didukung penuh oleh para pengurus yayasan, meski dalam kesehariannya mereka sudah disibukkan dengan bisnisnya masing-masing. Ali Tranghanda yang mengikuti perjalanan Synergy Indonesia sejak awal, dipercaya sebagai koordinator perayaan acara ini. Kesehariannya sebagai konsultan properti dari Indonesia Property Watch (IPW) tidak menyurutkan niatnya untuk membantu secara sukarela.

Dalam penataan lansekap dan desain layout dikomandoi Monika Indriasari seorang masterplanner dan Direktur Townland International yang piawai menata sebuah acara menjadi lebih asri dan unik.

Pelaksanaan acara dimeriahkan dengan antusias para Lady Leaders Synergy untuk mengisi acara yang dimotori Juanita A. Luthan, Chief Consumer Officer PT Bank Nationalnobu Tbk (NobuBank) dan Ayu Pertiwi (Vice President Bank Mandiri).

Soegimitro, Pakar Digital Branding yang juga owner dan CEO PT ZEM Inovasi Global tidak ketinggalan ikut membantu tim multi media untuk memberikan nuansa digital yang apik di sepanjang acara.

Di perayaan ini, Synergy Indonesia juga mengadakan lelang untuk 19 barang termasuk lukisan, patung, dan barang kreatif lainnya yang sebagian akan didonasikan untuk kegiatan sosial. Kegiatan sosial ini juga didukung oleh Shamara, Djon and Rose, dan Fuguku. (MRI)

 

 

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hamparan Tanah, Ilustrasi Tanah Terlantar (Foto: ADH)

    Yuk Cermati Objek Tanah Telantar dalam PP Baru

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • 0Komentar

    Terbitnya aturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja mengubah konstelasi aturan main dalam banyak sektor, termasuk juga dalam industri properti. Berangkat dari hal tersebut redaksi industriproperti.com akan membedah masing–masing regulasi turunan UU Cipta Kerja yang berkelindan dengan industri properti. Jakarta – “Bermula dari banyaknya tanah yang diterlantarkan oleh pemegang hak, dimana […]

  • Gelar Diklat, REI Kalsel Pacu Kualitas SDM dan Kinerja Pengembang

    Gelar Diklat, REI Kalsel Pacu Kualitas SDM dan Kinerja Pengembang

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2023
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Pengembang harus mampu bertumbuh dengan menghadirkan sejumlah aspek supaya tetap bisa bertahan dalam kondisi beratnya tantangan dunia usaha. Aspek itu antara lain pemahaman akan peluang pasar, peningkatan kualitas dan kemampuan SDM tenaga kerja, serta menumbuhkan motivasi seluruh komponen dunia usaha. Pelaku usaha properti harus meningkatkan perspektif atau cara pandang agar bisa bergerak ke […]

  • Pasar Hunian Premium Kembali Bergairah

    Pasar Hunian Premium Kembali Bergairah

    • calendar_month Minggu, 28 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Setelah mengalami kelesuan selama tiga tahun terakhir, kini bisnis pengembangan hunian di segmen pasar premium kembali bergairah. Pasalnya, investor sudah mulai melirik segmen pasar properti kelas atas sebagai salah satu alternatif investasi yang menjanjikan cuan. “Pasar properti sudah kembali aktif. Jika selama pandemi, pasar perumahan yang masih bergerak yaitu kalangan end-user. Namun, setelah […]

  • Ilustrasi Bank Indonesia mengajak investor Tiongkok investasi di Indonesia.

    Bank Indonesia Rayu Investor Tiongkok, Prioritas Investasi di 3 Sektor Ini

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Bagi Tiongkok, Indonesia secara konsisten menjadi salah satu negara tujuan investasi yang menjanjikan. Untuk itu, Bank Indonesia (BI) mengajak investor Tiongkok dapat memanfaatkan peluang investasi di Indonesia. “Beberapa hal penting yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Pertama, stabilitas Rupiah yang terjaga dan likuiditas yang memadai,” ungkap Deputi […]

  • Hadirkan Show Unit, Triniti Land Gencarkan Penjualan Sequoia Hills Sentul

    Hadirkan Show Unit, Triniti Land Gencarkan Penjualan Sequoia Hills Sentul

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) menghadirkan unit contoh (show unit) proyek Sequoia Hill untuk Cluster Earthville di Marketing Gallery Sequoia Hills Sentul. Cluster Earthville sendiri merupakan proyek dengan luasan sebesar 9,8 hektar. Sebelumnya, Sequoia Hills juga telah meluncurkan Cluster The Leroy dengan luas 5,3 hektar. Dengan hampir ludesnya penjualan kedua cluster ini, […]

  • Terkendala PBG, Stimulus PPN DTP Jadi Kurang Efektif

    Terkendala PBG, Stimulus PPN DTP Jadi Kurang Efektif

    • calendar_month Jumat, 21 Jan 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) menjadi stimulus yang diharapkan membantu penyerapan properti oleh pasar di tengah kondisi pandemi saat ini. Namun, kebijakan PPN DTP yang diperpanjang hingga Juni 2022 nanti dinilai akan sulit efektif diterapkan di lapangan, sehingga memengaruhi hasil capaiannya. Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Ignesjz Kemalawarta menilai […]

Translate »
expand_less