Breaking News
light_mode
Beranda » Ragam » Kebutuhan Gudang Logistik di Kawasan Strategis Terus Meningkat

Kebutuhan Gudang Logistik di Kawasan Strategis Terus Meningkat

  • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG – Permintaan terhadap pergudangan selama masa pandemi Covid-19 justru memperlihatkan peningkatan signifikan. Hal ini didorong tingginya kebutuhan gudang untuk bisnis logistik dan e-commerce sejak akhir tahun 2020. Tren ini akan terus bertahan terutama pergudangan di lokasi strategis seperti di dekat bandara.

“Potensi pasar pergudangan saat ini cukup tinggi. Dibandingkan sebelum pandemi, permintaan gudang meningkat sekitar 30%-40% terutama di kawasan sentra bisnis seperti di dekat bandara atau pelabuhan. Ini untuk memenuhi kebutuhan gudang transit, gudang logistik untuk startup dan e-commerce,” ujar Direktur Utama PT Dinamika Megah Agung, Iwan Yuswanto Djunaedi kepada wartawan.

Guna menjawab kebutuhan kawasan pergudangan di sekitar Bandara Soekarno Hatta (Soetta), PT Karya Megah Agung yang merupakan bagian dari Dinamika Development (DD Group) pada Sabtu (10/12/2022) melakukan prosesi soft launching Aero Bizhub Pajang yang berlokasi di kawasan Benda, Tangerang, Banten,

Iwan menjelaskan, saat ini sudah semakin sedikit pergudangan yang berlokasi di dekat Bandara Soetta. Dengan alasan itu, Aero Bizhub hadir memenuhi kebutuhan pasar yang tinggi tersebut.

“Kami menawarkan produk pergudangan multifungsi yang terinspirasi konsep workshop. Unit gudang Aero Bizhub tidak hanya berisi gudang untuk penyimpanan saja tetapi juga memiliki ruang kantor tiga lantai,” jelas Iwan.

Untuk memberikan ambience dan gambaran produk Aero Bizhub kepada calon pebisnis dan investor, pihak pengembang menyediakan show unit dan lima unit ready stock untuk memberikan kesempatan bagi calon konsumen dapat merasakan kelebihan produk gudang multifungsi besutan DD Group yang sudah berpengalaman membangun pergudangan sejak 1977 tersebut.

“Rencananya grand launching akan kami lakukan pada pertengahan Januari 2023 mendatang. Investasi proyek Aero Bizhub sekitar Rp300 miliaran yang dikembangkan di atas lahan 6 hektar,” papar Iwan.

Total ada 75 unit gudang yang dipasarkan, dimana 55 unit akan dijual dan sisanya disewakan sebagai recurring income. Harga perdana untuk unit dijual ditetapkan mulai dari Rp3,5 miliar, serta tarif sewa gudang perdana mulai dari Rp65 ribu per meter persegi per bulan.

Ruang Kerja Aero Bizhub

Tingginya kebutuhan pergudangan saat ini juga diungkapkan Rita Megawati, Principal LJ Hooker Gading Serpong yang dipercaya sebagai konsultan pemasaran Aero Bizhub.

Dia menyebutkan, permintaan ruang pergudangan dalam dua tahun ini terakhir meningkat seiring berkembangnya bisnis e-commerce. Selain itu, beberapa perusahaan jasa pengiriman yang sudah cukup dikenal juga lebih memilih konsep pergudangan seperti Aero Bizhub.

“Kami sengaja membangun show unit lebih dahulu untuk memberikan gambaran produk pada konsumen. Dengan luas tanah 216 meter persegi dan bangunan 240 meter persegi, unit Aero Bizhub memiliki ruang kantor yang terdiri dari tiga lantai dan memiliki ruang istirahat. Konsep interior kantor dikemas dengan sentuhan desain industrial modern kekinian, sehingga tidak seperti gudang konvensional yang karakternya terkesan kaku,” kata Rita Megawati.

Pengalaman Developer

Steven Michael selaku Head Digital Marketing Project dari Property Lounge menyatakan, dengan pengalaman Dinamika Development yang salah satu fokus bisnisnya membangun area pergudangan dan komersial menjadi kekuatan dalam pemasaran Aero Bizhub.

“Konsumen biasanya akan mencari litelatur dari produk yang akan dibelinya. Nah, Dinamika Development Group sukses mengembangkan kawasan pergudangan Marunda Center, Cengkareng Business City (CBC) dan beberapa kawasan lain di Kosambi, Karawang dan lainnya. Hingga kini sudah 3.000-an unit telah sukses dipasarkan,” jelas Steven Michael.

Hal lain yang sangat penting dari proyek ini adalah unsur keamanan, kenyamanan dan kemudahan. Aero Bizhub merupakan komplek pergudangan yang memiliki estate management. Selain itu, lokasinya strategis karena sangat dekat dengan kawasan Bandara Soetta dan berada di ruas Jalan Perimeter Selatan yang juga memiliki akses langsung ke tol Sedyatmo dan tol JORR.

Untuk pemasaran saat soft launching, menurut Rita Megawati, unit Aero Bizhub yang dibanderol dengan harga Rp3,5 miliar (LB 240/LT 216) diberikan diskon PNN sebesar 50%. Selain banyak bonus promo lainnya seperti free AC, smart door lock, CCTV dan juga bebas biaya iuran pengelolaan lingkungan (IPL) selama setahun.

Aero Bizhub juga telah menggandeng beberapa perbankan terkait pembiayaan kredit, seperti Bank Panin dan Bank OCBC Niaga melalui kredit pemilikan gudang (KPG). Selain itu, Aero Bizhub juga menawarkan skim pembelian tunai bertahap selama 12 kali guna memudahkan calon konsumen. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • investasi properti

    Stimulus tak Cukup, Investasi Properti Masih Terganjal Perizinan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Realestat Indonesia atau REI menyebutkan di tengah berbagai stimulus yang diberikan pemerintah kepada sektor properti, berbagai kendala perizinan masih menghambat iklim investasi properti. Asosiasi pun mendesak pemerintah turun tangan untuk menuntaskan hambatan tersebut agar kontribusi sektor properti terhadap pertumbuhan ekonomi nasional meningkat. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto menegaskan bahwa pemerintah saat ini […]

  • Jokowi Sebut KKPR dan PBG Hambat Investasi di Daerah

    Jokowi Sebut KKPR dan PBG Hambat Investasi di Daerah

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan saat ini terdapat dua persoalan besar investasi di daerah. Yaitu terkait tata ruang atau Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). “Tata ruang menjadi problem besar investasi di Indonesia. Kalau sekarang namanya KKPR. Saya minta di sini ada Ketua DPRD agar dengan Pemda segera menyelesaikan […]

  • REHDA Institute

    Jajaki Peluang Kerja Sama, REHDA Institute Sambangi 3 Proyek Pengembang

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Asosiasi pengembang asal Malaysia, delegasi Real Estate and Housing Developers’ Association (REHDA) Institute mengunjungi tiga proyek pengembang untuk menjajaki peluang kerja sama. “Saya percaya banyak yang bisa kita pelajari. Saya dapat mengatakan bahwa Indonesia sangat menginspirasi dan ke depan akan menjadi pusat ekonomi terbesar di dunia. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya […]

  • REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    REI Sumsel Serahkan PSU Senilai Rp 300 M ke Pemkot Palembang

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • 0Komentar

    Palembang – Sebanyak 38 developer yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan aset prasarnaa sarana dan utilitas (PSU) di 122 titik lokasi perumahan dan permukiman kepada Pemerintah Kota Palembang. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) menandai serah terima aset senilai Rp 300 miliar antara Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI […]

  • Menteri perumahan yang dipercaya presiden nantinya adalah sosok yang memahami kondisi pasar perumahan saat ini

    Jangan Salah Pilih Menteri Perumahan, Ini Kriteria Idealnya!

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembentukan Kementerian Perumahan merupakan langkah konkrit pemerintah baru mendatang untuk meningkatkan penyediaan rumah nasional. Namun karena persoalan perumahan sangat kompleks, banyak pihak berharap Presiden Prabowo Subianto tidak salah pilih dalam menunjuk menteri perumahan. Bagaimana sosok idealnya? Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia, Syarifah Syaukat mengatakan dibutuhkan sosok menteri perumahan yang benar-benar sudah memahami […]

  • Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    Di Tengah Ancaman Inflasi, Investasi Properti Tetap Menjanjikan

    • calendar_month Jumat, 2 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Meski belum diumumkan, namun wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) sudah santer terdengar. Rencana tersebut bahkan sudah memicu kenaikan beberapa bahan kebutuhan pokok. Ancaman inflasi pun sudah di depan mata. Lalu, apakah investasi properti masih menarik di tengah bayang-bayang inflasi? Pemerhati Properti, Indra W Antono menyebutkan saat ini terutama sebelum inflasi terjadi adalah […]

Translate »
expand_less