Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » REI Komisariat Bekasi Gelar Halal Bihalal, Ajak Anggota Jaga Optimisme

REI Komisariat Bekasi Gelar Halal Bihalal, Ajak Anggota Jaga Optimisme

  • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIKARANG – Realestat Indonesia atau REI Komisariat Bekasi menggelar acara Halal Bihalal yang dihadiri mayoritas anggotanya. Kegiatan juga dihadiri oleh mitra perbankan, Ketua IPPAT (Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan notaris se -Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, yang berlangsung di Hotel Holiday Inn, Jababeka, Cikarang, Bekasi, Kamis (24/4).

Ketua REI Komisariat Bekasi, Curahman mengatakan acara rutin setiap tahun usai bulan suci Ramadan ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara para pelaku industri properti yang tengah menghadapi tantangan pasar, diantaranya penurunan daya beli masyarakat, kendala birokrasi dan perizinan, serta hambatan lainnya.

“Daya beli masyarakat di sektor properti mengalami penurunan signifikan, namun tetap melihat potensi besar di wilayah Bekasi yang dikenal sebagai salah satu sentra industri utama di Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Curahman, dalam kegiatan tersebut para pengurus, mitra perbankan, dan pengembang properti sepakat untuk terus berkolaborasi dan berinovasi sebagai strategi bisnis memperkuat pondasi untuk bertahan dan tumbuh di tengah ketidakpastian pasar.

Diungkapkan, seturun-turunnya daya beli, Bekasi masih cukup menjanjikan, terutama untuk segmen rumah subsidi FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan). Selama lokasi dan kualitas proyek dikelola dengan baik, kata Curahman, maka pasar tetap akan menyerap.

Dia menambahkan bahwa rumah komersil dengan harga di atas Rp500 juta per unit saat ini memang sedang ‘berat’, namun pasar menengah di kisaran Rp200 juta–Rp300 juta per unit masih aktif dan layak digarap.

“Strategi seperti memperkecil luasan bangunan tanpa mengorbankan kualitas, serta melakukan pendekatan pemasaran yang lebih agresif, diyakini dapat mendorong daya serap pasar,” sebutnya.

Curahman juga menekankan pentingnya kreativitas para pengembang, tidak hanya dalam desain produk, tetapi juga dalam proses promosi. Aktivitas pemasaran pun harus ditingkatkan, tidak hanya aktivitas yang konvensional, tetapi juga digital marketing dan promo-promo kreatif lainnya.

Disebutkan, anggota REI Bekasi yang aktif saat ini berjumlah 78 perusahaan, namun bisa dibilang jumlah proyeknya lebih banyak karena satu keanggotaan seringkali memiliki lebih dari satu proyek.

Halal Bihalal REI Komisariat Bekasi di tahun ini mengangkat tema “Membangun Kreativitas dalam Kebersamaan”. Agus Triyono, Ketua Panitia Halal Bihalal REI Komisariat Bekasi, yang sekaligus merupakan salah satu pengembang aktif di Bekasi menambahkan bahwa tema yang diusung sangat relevan dengan kondisi pasar properti saat ini.

“Kalau kita pasif dan hanya fokus pada kesulitan pasar, ya kita tenggelam dalam keadaan. Kita harus terus cari cara-cara baru, baik dari sisi desain, pemasaran, hingga pendekatan ke pasar yang semakin variatif, termasuk kalangan investor atau pembeli muda,” ungkapnya.

Kendala Perizinan

Sementara itu, Ketua DPD REI Jawa Barat, Norman Nurdjaman, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa Bekasi adalah backbone penjualan REI di seluruh Jawa Barat. Menurutnya, meskipun kondisi pasar sedang berat, kontribusi Bekasi tetap signifikan dalam menjaga stabilitas sektor properti di wilayah Jabar.

“Komisariat Bekasi ini jadi barometer REI Jabar. Penjualannya terbesar. Bahkan potensi pertumbuhannya juga terus meningkat, bahkan mencapai 12%, seperti disampaikan pihak BTN tadi,” ucap Norman.

Namun, dia tidak menutup mata terhadap tantangan yang menghambat pergerakan para pengembang. Salah satu momok yang jadi tantangan berat adalah perizinan, yang di dalam banyak kasus bisa memakan waktu hingga 11 bulan.

“Kalau developer sebagian besar didanai bank, maka selama 11 bulan itu mereka hanya bayar bunga tanpa bisa menjual. Sementara harga material terus naik. Ini jadi tekanan luar biasa,” tegasnya.

Dia mengusulkan agar pemerintah daerah dapat mengambil peran dalam pengurusan dokumen lingkungan seperti AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) dan UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan), secara kolektif agar waktu dan biaya bisa dipangkas. Idealnya, kata Norman, proses perizinan tidak lebih dari tiga bulan.

Benjamin Sihombing, Kepala Kanwil I Bank BTN, menuturkan BTN terus mendorong pembiayaan sektor properti di wilayah Jawa Barat, terutama Bekasi yang disebutnya menyumbang hampir 50% dari target nasional BTN untuk wilayah tersebut.

“Tahun ini kami targetkan 60 ribu hingga 70 ribu unit atau naik 20% dari tahun lalu. Dan Bekasi Raya—yang mencakup Bekasi, Kabupaten Bekasi, hingga Karawang—bisa menopang setengahnya,” jelas Benjamin.

Dia menilai kombinasi antara kawasan industri yang luas dan jumlah tenaga kerja yang tinggi menjadikan Bekasi sebagai kawasan dengan potensi properti yang sangat menjanjikan.

BTN, menurutnya, juga siap mendukung para pengembang melalui berbagai skema kemitraan, mulai dari penyediaan modal kerja, payroll untuk karyawan pengembang, hingga program pendampingan dan sosialisasi.

Dia pun mengajak seluruh anggota REI di Bekasi Raya untuk terus bergerak aktif agar tidak ada kesenjangan pertumbuhan antara satu pengembang dengan lainnya.

“Semua harus tumbuh bersama. Kebersamaan ini penting karena di situlah kekuatan kolektif kita muncul,” tutup Benjamin.

Acara Halal Bihalal yang berlangsung dengan suasana akrab ini juga menghadirkan motivator untuk membangkitkan semangat para pengembang anggota REI Komisariat Bekasi. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • QRIS Tap NFC

    Bank DKI Luncurkan QRIS Tap NFC Via JakOne Mobile

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank DKI meluncurkan fitur QRIS Tap NFC pada aplikasi JakOne Mobile untuk memudahkan dan mempercepat proses transaksi non-tunai. Bentuk komitmen Bank DKI dalam mendukung program Bank Indonesia (BI) itu diluncurkan pada Jumat, 14 Maret 2025. Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo, menyampaikan penerapan QRIS Tap NFC dalam JakOne Mobile merupakan bagian dari transformasi […]

  • Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid saat menerima audiensi Walikota Prabumulih Ridho Yahya (Foto: Dok PUPR)

    Setelah Penyapu Jalan, Walikota Prabumulih Berharap Pemulung cs bisa Memiliki Rumah

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Walikota Prabumulih Ridho Yahya mengungkapkan keingian dan usulannya untuk pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Orang nomor satu di kota Prabumulih itu berharap kementerian PUPR dapat membantu dan mewujudkan keinginan masyarakat kota Prabumulih untuk membangun perumahan bagi komumitas-komunitas masyarakat. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih telah […]

  • Kementerian ATR/BPN Segera Lakukan Transformasi Digital

    Kementerian ATR/BPN Segera Lakukan Transformasi Digital

    • calendar_month Rabu, 24 Mar 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) segera melakukan transformasi digital dalam kegiatan pelayanan publik di bidang tata ruang dan pertanahan. Transformasi digital ini sejalan dengan peningkatan pelayanan publik menjadi lebih mudah dengan memanfaatkan platform digital yang disingkat dengan DILAN atau Digital Melayani. “Kementerian ATR/BPN telah mencanangkan tahun 2021 sebagai tahun transformasi […]

  • Terapkan AI, Tingkatkan Efisiensi Sektor Real Estat

    Terapkan AI, Tingkatkan Efisiensi Sektor Real Estat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan pesat mengubah lanskap real estat komersial di Indonesia, menawarkan alat yang kuat bagi pemilik dan pengembang properti untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat pengalaman penyewa, dan mendorong pertumbuhan Net Operating Income (NOI). “Di Indonesia, teknologi ini mulai mendapatkan perhatian, terutama pada area yang mengonsumsi energi tinggi seperti sistem HVAC, […]

  • 64 Persen PNS Jawa Tengah Rampung Pemutakhiran Data Tapera

    64 Persen PNS Jawa Tengah Rampung Pemutakhiran Data Tapera

    • calendar_month Rabu, 20 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Dari total 308.854 PNS di lingkup Provinsi Jawa Tengah sebagai peserta Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) aktif, sebanyak 197.220 (63,86 persen) sudah melakukan pemutakhiran data individu. Sedangkan 111.634 peserta (36,14 persen) yang belum melakukan pemutakhiran data secara individu. Hal ini terungkap dalam Sosialisasi Program Tapera dan Pemutakhiran Data PNS Bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, […]

  • Edisi Juli 2020

    Majalah REI Edisi Juli 2020

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2020
    • 0Komentar

    Negara Wajib Hadir Mengawal Dana Tapera Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Kehadiran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) sudah ditunggu sejak lama. Sejarah pembentukannya sangat panjang. Diinisiasi sejak 1995 dengan terbentuknya TP3 atau Tabungan Perumahan Pekerja Perusahaan di Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera), tim yang terdiri dari berbagai unsur termasuk wakil dari asosiasi pengembang tersebut […]

Translate »
expand_less