Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Revitalisasi Kota Lama Kesawan Ditargetkan Rampung November 2023

Revitalisasi Kota Lama Kesawan Ditargetkan Rampung November 2023

  • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – PT Brantas Abipraya (Persero) menargetkan pembangunan infrastruktur permukiman kawasan Kota Lama Kesawan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, rampung pada November 2023. Berbekal pengalaman dalam mempercantik kawasan Kota Lama Semarang, Provinsi Jawa Tengah yang telah rampung tahun 2019 lalu, perseroan berupaya menghidupkan kembali makna destinasi wisata heritage tersebut.

“Pembenahan kawasan Kota Lama Kesawan ini merupakan upaya kami dalam menyokong terwujudnya Medan wisata heritage. Kami berharap Kota Lama Kesawan dapat mengembangkan perekonomian dan menjadi destinasi wisata baru nan cantik,” ungkap Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Miftakhul Anas dalam siaran persnya, Selasa, 11 Oktober 2022.

Anas mengatakan, revitalisasi akan memperkuat daya tarik heritage dan potensi seni budaya. Keberadaan kawasan ini bakal menjadi salah satu ikon Kota Medan dan meningkatkan nilainya sebagai destinasi bagi wisatawan lokal dan mancanegara.

Tahun lalu BUMN Konstruksi ini berbagi pengalaman dalam pengerjaan Penataan Kota Lama Semarang ke Wali Kota Medan Bobby Nasution. Anas mengatakan ini merupakan sebuah kehormatan bagi Brantas Abipraya untuk berdiskusi bersama membangun kembali keelokan Kawasan Lama Medan dengan bangunan bersejarahnya.

Peninggalan Kolonial

Serupa dengan Kota Lama Semarang, kawasan ini juga menyimpan banyak peninggalan bersejarah zaman kolonial. Kawasan ini juga menawarkan keindahan berlatar gedung-gedung tua warisan kolonial. Bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Brantas Abipraya merevitalisasi agar menjadi kawasan yang instagramable, atau layak jadi lokasi swafoto dan dipamerkan di media sosial.

Adapun untuk ruang lingkup pekerjaan Brantas Abipraya adalah pekerjaan revitalisasi saluran drainase, pekerjaan utilitas dan pekerjaan koridor Jalan Balai Kota. Perseroan juga merevitalisasi Jalan Bukit Barisan dan Jalan Pangkal Pinang dan pekerjaan koridor Jalan Ahmad Yani. Selanjutnya, pengerjaan kawasan Jalan Perniagaan kawasan Jalan Perniagaan – Jalan Kereta Api, serta pekerjaan kawasan Jalan Masjid – Pasar Hindu.

“Kami optimis dapat menyelesaikan revitalisasi Kota Lama Kesawan tepat waktu agar manfaatnya dapat lekas terasa oleh masyarakat. Revitalisasi Kota Lama Kesawan juga dapat mendukung perekonomian warga sekitarnya karena dapat menghadirkan banyak lapangan pekerjaan,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Akui Sistem Perencanaan Anggaran Belum Optimal

    Menkeu Akui Sistem Perencanaan Anggaran Belum Optimal

    • calendar_month Kamis, 8 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengakui, proses perencanaan penganggaran terkait pembangunan nasional belum berjalan secara optimal. Padahal, telah terbit Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2017 tentang Sinkronisasi Proses Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional. Beleid tersebut merupakan landasan dan pedoman dalam mendesain proses perencanaan dan penganggaran pembangunan nasional agar lebih efektif, berkualitas, […]

  • LMAN Kucurkan Rp 6,2 Triliun Pendanaan Lahan Proyek Strategis Nasional

    LMAN Kucurkan Rp 6,2 Triliun Pendanaan Lahan Proyek Strategis Nasional

    • calendar_month Selasa, 28 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sepanjang Januari hingga 17 Juni 2022, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah menyalurkan pendanaan pengadaan lahan Proyek Strategis Nasional senilai Rp 6,2 triliun. Secara keseluruhan terhitung sejak 2016, pendanaan pengadaan lahan oleh LMAN telah mencapai Rp 95,9 triliun. “Kami terus mendorong realisasi pendanaan pengadaan lahan dari APBN untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis […]

  • Ketersediaan Infrastruktur, Modal RI untuk Naik Kelas

    Ketersediaan Infrastruktur, Modal RI untuk Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketersediaan infrastruktur menjadi modal bagi Indonesia untuk dapat keluar dari middle income trap country menjadi negara dengan penghasilan tinggi. Hal itu diutarakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menerima kunjungan mahasiswa pascasarjana Harvard University, Amerika Serikat, pada Kegiatan Singapore-Indonesia Trek 2023. “Tidak ada negara yang berpenghasilan tinggi jika infrastrukturnya tertinggal. Tantangan bagi kami […]

  • rumah gratis

    Wow! Arab Saudi Bagi-bagi 5.589 Unit Rumah Gratis

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah Arab Saudi memberikan secara cuma-cuma alias gratis 5.589 unit rumah untuk keluarga yang terdampak penggusuran di daerah kumuh. Keputusan memberikan rumah gratis tersebut terungkap setelah Pangeran Khaled Al-Faisal, emir Makkah dan penasihat Penjaga Dua Masjid Suci melakukan tinjauan ke lokasi pembangunan kembali daerah kumuh. “Kawasan kumuh tersebut akan dikembangkan dengan cara mewujudkan […]

  • Kemenko Perekonomian Dukung Proyek MRT Balaraja-Cikarang

    Kemenko Perekonomian Dukung Proyek MRT Balaraja-Cikarang

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional Mass Rapid Transit (PSN-MRT) East-West atau Timur-Barat yang melintasi tiga provinsi dan menghubungkan Balaraja (Banten) hingga Cikarang (Jawa Barat). “KPPIP tetap mendorong dan mendukung pembangunan PSN MRT East-West ini yang nantinya akan mendukung konektivitas antar […]

  • Sulawesi Utara Belum Punya Perda RDTR

    Sulawesi Utara Belum Punya Perda RDTR

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • 0Komentar

    Manado – Sebanyak 15 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga kini belum  merampungkan penyusunan peraturan daerah (perda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Malah, saat ini revisi terkait Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) juga belum tuntas. “Saat ini belum ada satu pun kabupaten atau kota di Sulut yang memiliki ketentuan tentang […]

Translate »
expand_less