Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » 2023, Anggaran FLPP Bakal Naik Jadi Rp32 T

2023, Anggaran FLPP Bakal Naik Jadi Rp32 T

  • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah akan menaikkan anggaran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi Rp32 triliun pada tahun 2023. Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam acara Pembukaan Hari Perumahan Nasional Tahun 2022 dan Seminar Nasional Implementasi SKGB Sarusun yang dihelat secara hybrid, Kamis, 18 Agustus 2022.

“FLPP terus meningkat. Tahun depan menjadi sekitar Rp32 triliun. Walaupun saya masih mendengar bahwa itu mungkin masih kurang, tapi sudah jauh lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Saya kira ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk bisa memfasilitasi penyediaan perumahan,” jelas Basuki.

Menteri Basuki menjelaskan, penyediaan perumahan meski bersifat private property juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Untuk itu, pemerintah mengajak stakeholder perumahan untuk ikut serta dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat.

“Dengan Hari Perumahan Nasional ini sekali lagi kami mengajak dan saya ingin bekerja sama lebih baik dengan semua stakeholder baik REI, Apersi, Himpera dan HUD,” sambung Basuki.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto mengatakan, salah satu tantangan masyarakat dalam memiliki hunian di perkotaan adalah daya beli MBR yang tidak menjangkau harga pasar perumahan saat ini. Kemudian, belum adanya mekanisme penilaian terhadap SKBG Sarusun sebagai jaminan fidusia.

Oleh karena itu, pengaturan terkait dengan sertifikat kepemilikan bangunan gedung satuan rumah susun (SKBG Sarusun)  yang telah tertuang dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun dan Peratutan Pemerintah No.13 Tahun 2021 sebagai pengaturan yang lebih teknis telah terbit Peraturan Menteri PUPR No.17 Tahun 2021 tentang Bentuk dan Tata Cara Penerbitan SKBG Sarusun.

“Kami mengevaluasi setelah kurang lebih setahun diterbitkannya Permen tersebut. Belum terdapat proyek yang mengimplementasikan penerbitan SKBG Sarusun untuk pembangunan rumah susun umum. Ini adalah tantangan kita semua,” ucap Iwan.

Penerbitan SKBG

Penerbitan SKBG Sarusun, imbuh Iwan, diperlukan dalam rangka mendorong skema baru penyediaan tanah untuk pembangunan rusun dengan pendayagunaan tanah wakaf dan pemanfaatan BMN/D dengan cara sewa.

Kedua, memberi kepastian bermukim bagi MBR (secure tenure) dengan sertifikat kepemilikan berjangka waktu dan dapat menjadi jaminan fidusia.

Ketiga, menjangkau kemampuan MBR untuk memiliki rusun umum SKBG dengan harga lebih rendah. Sebab, komponen tanah hanya memperhitungkan tarif sewa, bukan harga beli. Keempat, Pemerintah tetap memilki jaminan atas kepemilikan aset (aset tidak lepas).

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna menambahkan, SKBG merupakan salah satu solusi, tapi bukan segalanya.

“KPBU adalah cara menurut saya cara yang paling efektif untuk melibatkan swasta dan BUMN. Kalau kita melihat RPJMN butuh Rp6.445 triliun untuk infrastruktur 37 persen dengan APBN. Artinya, 63 persen oleh swasta dan BUMN. KPBU itu adalah sarana untuk mengajak swasta dan BUMN untuk terikat membangun dengan melalui KPBU,” pungkas Herry. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Budiarsa Sastrawinata, Putra Indonesia Ke-3 yang Pimpin FIABCI Dunia

    Budiarsa Sastrawinata, Putra Indonesia Ke-3 yang Pimpin FIABCI Dunia

    • calendar_month Senin, 12 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Managing Director Ciputra Group, Budiarsa Sastrawinata mengharumkan kembali nama Indonesia di kancah industri realestat dunia dengan dilantik sebagai FIABCI World President periode 2023-2024. Pelantikan Budiarsa dilakukan melalui prosesi seremoni dalam 73rd FIABCI World Real Estate Congress 2023 di Miami, Florida, Amerika Serikat, Jumat (9/6) waktu setempat. FIABCI atau Federation Internationale des Administrateurs de […]

  • Diminati, Ruko Downtown Drive di Summarecon Serpong Laris Manis

    Diminati, Ruko Downtown Drive di Summarecon Serpong Laris Manis

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Summarecon Agung Tbk meluncurkan pusat komersial terbaru di Summarecon Serpong bernama Downtown Drive. Berlokasi di kawasan Scientia Garden, Downtown Drive menghadirkan kesan mewah khas Kota New York di Amerika Serikat. Sebanyak 82 unit rumah toko (ruko) dengan pilihan 2 dan 3 lantai dipasarkan perdana pada 1 April lalu. Ruko Downtown Drive ini […]

  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengurusan KLB dipercepat.

    Gubernur Jakarta Minta Pengurusan KLB Dipercepat Jadi 28 Hari

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengurusan perizinan tidak memakan waktu lama. Salah satunya adalah pengurusan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang bisa memakan waktu puluhan tahun bisa dipercepat menjadi hanya 28 hari. “Saya sedang mendorong agar pengurusan perizinan yang biasanya memakan waktu lama bisa dipercepat. Misalnya, pengurusan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) yang bisa […]

  • Blended Finance Jadi Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur

    Blended Finance Jadi Alternatif Pembiayaan Proyek Infrastruktur

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) menjadi tumpuan dalam pembiayaan pembangunan infrastruktur secara blended finance. Pola pembiayaan ini bertujuan mengoptimalisasi sejumlah sumber pendaan dalam suatu proyek infrastruktur. “Jika kita bandingkan dengan 15-20 tahun lalu, saat ini ada sofistikasi semakin besar dari blended finance, yaitu bagaimana kita mencampur dan mem-blend dari berbagai sumber pendanaan. […]

  • investasi properti

    Q1 2022, Realisasi Investasi Sektor Properti Capai Rp24,9 T

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) mencatat realisasi investasi sektor properti (Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran) mencapai Rp24,9 triliun di Triwulan I-2022. Sementara secara total, capaian realisasi investasi di tanah air pada Triwulan I-2022 sebesar Rp282,4 triliun. Anka tersebut lebih tinggi 28,5 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. “Dengan peningkatan persentase capaian […]

  • BPN Serahkan 6,5 Ha Lahan Penunjang KEK Mandalika

    BPN Serahkan 6,5 Ha Lahan Penunjang KEK Mandalika

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan pengadaan tanah seluas 6,5 hektare di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Pengadaan lahan ini merupakan bagian dari kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas untuk pengembangan infrastruktur penunjang pembangunan Sirkuit Internasional Moto GP. “Pengadaan lahan pada penlok (penetapan lokasi) II sudah selesai. […]

Translate »
expand_less