Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Februari 2022, Penyaluran BNI Griya Tumbuh 8%

Februari 2022, Penyaluran BNI Griya Tumbuh 8%

  • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berkomitmen untuk terus menggenjot kredit sektor properti di tahun ketiga pandemi Covid-19 sebagai salah satu bentuk upaya pemulihan ekonomi nasional. Hal tersebut mengingat sektor properti memiliki multiplier effect lebih dari 170 subsektor industri yang dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian nasional.

Dengan segala tantangan tersebut, BNI berhasil mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) atau BNI Griya meningkat 8% secara tahunan (year on year/yoy) per Februari 2022. Secara keseluruhan kinerja KPR perseroan pada tahun ini bisa tumbuh lebih tinggi.

“Tren pertumbuhan kredit properti pada kuartal I-2022 cenderung meningkat khususnya KPR BNI Griya, di mana per Februari 2022 mencapai Rp49,8 triliun, tumbuh di atas 8% (yoy),” ungkap Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies lewat keterangan persnya yang dikutip Senin (18/4/2022).

Menurut Corina, pertumbuhan KPR pada dua bulan pertama tahun ini telah meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Dijelaskan pihaknya memberikan berbagai penawaran menarik kepada para calon debitur BNI Griya.

“Program BNI Griya yang ditawarkan antara lain suku bunga mulai 3,4% fixed 2 tahun pertama, cicilan ringan dengan opsi bayar bunga saja hingga 2 tahun pertama, serta kemudahan pengajuan KPR secara online dengan eForm BNI Griya yang dapat diakses melalui website BNI, BNI mobile banking atau ketik http://bit.ly/eFormBNIGriya,” jelas Corina.

Ke depan, ujarnya, BNI akan terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik untuk nasabahnya.

Pertumbuhan Kredit

BNI di kuartal I-2022 optimistis dapat mencatatkan kinerja yang baik dengan pertumbuhan kredit yang berkisar 6%-7% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut seiring dengan mulai berjalannya aktivitas ekonomi dari sejumlah segmen.

“Secara overall pada kuartal I-2022 kami optimis pertumbuhan kredit mengalami tren yang positif pada kisaran 6% sampai 7%,” kata Direktur Keuangan BNI, Novita Widya Anggraini.

Dikatakan, pertumbuhan kredit pada kuartal I tahun ini diyakini lebih tinggi dibandingkan dengan kredit akhir 2021 yang meningkat 5,4% (yoy). Artinya, terdapat tren perbaikan pada permintaan dan penyaluran kredit di BNI.

“Peningkatan sekitar 6% hingga 7% tersebut didukung oleh berbagai sektor industri, di antaranya sektor manufaktur, sektor konstruksi, serta pemulihan pada sektor perdagangan dan sektor transportasi atas kelonggaran kebijakan pemerintah terkait Covid-19,” jelas Novita.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan BNI, kredit yang disalurkan per Februari 2022 sebesar Rp575,49 triliun, meningkat 5,43% dibandingkan dengan kredit per Februari 2021 yang senilai Rp545,86 triliun. Dengan demikian, terjadi akselerasi pertumbuhan kredit yang lebih tinggi per Maret 2022.

Perbaikan juga tercermin dari restrukturisasi kredit BNI yang semakin melandai. Per Maret 2022 kredit yang diberikan stimulus tersisa Rp69,63 triliun. Nilai tersebut turun Rp2,5 triliun dari posisi akhir 2021 yang sebesar Rp72,13 triliun.

Corporate Secretary BNI, Mucharom menambahkan BNI tidak hanya mampu mencatatkan pertumbuhan kredit positif tetapi juga peningkatan kualitas kredit yang utamanya terlihat dari restrukturisasi kredit yang semakin rendah.

“Pelaku usaha terdampak mulai semakin percaya diri prospek kinerja bisnisnya sehingga sudah dapat melakukan cicilan seperti sebelum pandemi,” ungkapnya.

Ekspansi yang dilakukan BNI pada masa pemulihan ekonomi ini semakin berkualitas, sehingga membuat rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) juga semakin turun. Tahun lalu, perseroan melaporkan penurunan NPL 60 basis poin (bps) menjadi 3,7% dibandingkan posisi 2020 yang sebesar 4,3%. Sedangkan, NPL per Maret 2022 kembali membaik ke level 3,46%. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ppn dtp

    PUPR Beri Sinyal Insentif PPN DTP Tak Diperpanjang

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memberikan sinyal bahwa pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas penyerahan rumah tapak dan unit hunian rumah susun tidak akan diperpanjang dan akan berakhir di bulan September 2022. “Kepada Anda semua saya mengingatkan bahwa sampai dengan bulan September ini program PPNDTP walaupun itu […]

  • Kemenperin Ungkap Kendala Pengembangan KI Teluk Bintuni

    Kemenperin Ungkap Kendala Pengembangan KI Teluk Bintuni

    • calendar_month Minggu, 24 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membeberkan tantangan utama dalam pengembangan Kawasan Industri (KI) Teluk Bintuni, yakni proses pengadaan lahan dan kepastian alokasi gas. Padahal, KI Teluk Bintuni termasuk Proyek Strategis Nasional (PSN) dan Kawasan Industri Prioritas sesuai RPJMN 2020 – 2024. “Proses pengadaan lahan sebaiknya dilakukan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk komitmennya dalam pengembangan kawasan setempat,” […]

  • desa wisata

    Wamenparekraf Beberkan 3 Jurus Jitu Majukan Desa Wisata

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo menekankan tiga hal yang harus dipahami dan dipersiapkan dengan matang oleh pengelola dalam mengembangkan dan memajukkan desa wisata. Pertama, Wamenparekraf Angela menyampaikan bahwa desa wisata harus diposisikan sebagai destinasi. Contohnya, Desa Wisata Wae Rebo yang berada di Nusa […]

  • NIMO Kaldera

    NIMO Kaldera Bersiap Jadi Ikon Baru Pariwisata Nasional

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAKARTA – Nimo Land Group mengapresiasi Kementerian Pariwisata dan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang telah mendorong percepatan pengembangan destinasi wisata NIMO Kaldera di kawasan Toba Caldera Resort (TCR), Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara. Kehadiran dan perhatian langsung dari Kementerian Pariwisata yang dipimpin Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana ke Toba Caldera Resort menjadi sinyal […]

  • Pembangunan kota berkelanjutan tetap menjadi Komitmen Kementerian PU.

    Kementerian PU (Masih) Komit Lakukan Pembangunan Kota Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menunjukkan komitmen untuk melaksanakan pembangunan kota berkelanjutan. Hal ini dilakukan dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2014. Upaya transformasi pembangunan perkotaan telah mulai diterapkan dalam menyiapkan Ibu Kota Nusantara (IKN). “Pemindahan ibu kota negara ini tidak hanya memindahkan pemerintahan saja, tetapi juga membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru yg […]

  • BP Tapera bekerjasama dengan Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia (Foto: Dok BP Tapera)

    Kerjasama BP Tapera, KSEI, dan BRI dinilai Positif

    • calendar_month Jumat, 11 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan bekerja sama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI), bekerja sama mengelola dana Tapera, terutama untuk proses penyimpanan dan administrasi dana yang transparan, akuntanbel, dan efisien. Bentuk kerjasama tersebut dilaksanakan melalui Kontrak Pengelolaan Dana Tapera atau KPDT dan […]

Translate »
expand_less