Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Harga Tak Naik, REI Desak Perizinan Rumah MBR Dipermudah

Harga Tak Naik, REI Desak Perizinan Rumah MBR Dipermudah

  • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang – Pengembang kembali menyuarakan desakan penyesuaian harga jual rumah subsidi karena biaya produksi yang kian melambung. Apabila pemerintah bergeming tidak menaikkan harga jual rumah subsidi, paling tidak pengembang meminta adanya terobosan di bidang perizinan.

“Kondisi ini terpaksa kami utarakan. Perlu ada terobosan dalam menghadapi situasi kenaikan harga material bangunan dan kenaikan BBM. Sedangkan pemerintah tetap mempertahankan harga jual rumah subsidi,” tutur Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI), Paulus Totok Lusida, di Semarang, Kamis, 15 September 2022.

Totok menyebut, salah satu terobosan itu adalah dari sisi perizinan. “Kalau harga masih tetap, perlu ada terobosan dari sisi perizinan. Misalnya, OSS (Online Single Submission) menyebutkan bahwa setelah 10 hari pengajuan, jika tidak terproses maka izinnya akan terbit,” papar Totok.

Namun, fakta di lapangan tidak demikian. Contohnya saja, pengajuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai pengganti izin lokasi. “Pengurusan KKPR ini bisa memakan waktu hingga satu bulan. Pelaku usaha properti butuh terobosan dalam menghadapi situasi ini,” tegasnya.

Moratorium Harga Jual

Ketua REI Jawa Tengah Suhartono mengatakan, kenaikan harga BBM memicu lonjakan harga bahan bangunan. Untuk itu, dia berharap pemerintah bisa mempertimbangkan usulan penyesuaian harga jual rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Saat ini pengembang rumah subsidi masih menggunakan harga jual tahun 2020,” beber Suhartono. 

Penetapan harga jual rumah bersubsidi terakhir kali terjadi pada tahun 2020 silam. Hal ini sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor: 242/KPTS/M/2020 tentang Batasan Penghasilan Kelompok Sasaran Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi, Besaran Suku Bunga/Marjin Pembiayaan Bersubsidi, Lama Masa Subsidi dan Jangka Waktu Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah, Batasan Harga Jual Rumah Umum Tapak dan Satuan Rumah Susun Umum, Batasan Luas Tanah dan Luas Lantai Rumah Umum Tapak, Luas Lantai Satuan Rumah Susun Umum serta Besaran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan.

Namun, beleid itu tidak memuat kenaikan harga jual rumah bersubsidi karena hanya memperbarui Keputusan Menteri PUPR Nomor: 535/KPTS/M/2019 Tahun 2019 tentang Batasan Harga Jual Rumah Sejahtera Tapak Yang Diperoleh Melalui Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi. Artinya, terakhir kali penyesuaian harga jual rumah khusus MBR berlaku pada tahun 2019 silam. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Pastikan RAPBN 2025 Akomodasi Program Presiden Terpilih

    Jokowi Pastikan RAPBN 2025 Akomodasi Program Presiden Terpilih

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo memastikan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2025 mengakomodasi semua kebijakan pemerintahan presiden terpilih di tahun depan. Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam Pengantar Rapat Terbatas membahas Rencana Kerja Pemerintah, Nota Keuangan dan RAPBN Tahun 2025, di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 5 Agustus 2024. “Saya ingin di dalam rencana […]

  • Lokasi Ibu Kota Negara Baru di Kalimantan Timur (Foto: Muchlis Jr)

    Di Depan HKTDC, Rusmin Lawin Paparkan Potensi Investasi di IKN

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua Umum bidang Hubungan Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (DPP REI), Rusmin Lawin mempresentasikan tentang potensi investasi dalam dalam relokasi Ibu Kota Negara (IKN) ke provinsi Kalimantan Timur dalam Roundtable Session khusus untuk Pulau Kalimantan yang diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) lewat Belt and Road Summit Hong […]

  • Tol Trans Sumatera

    PUPR Percepat Konstruksi Tol Trans Sumatera

    • calendar_month Minggu, 26 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera dari Provinsi Lampung hingga Aceh. “Jalan tol ini juga terkoneksi dengan jalan nasional di Sumatera, sehingga harapan kami juga dapat mendukung pengembangan wilayah, khususnya di Sumatera Selatan,” ujar Sekretaris Badan Pengatur Jalan […]

  • KPR FLPP

    Pasca Idul Fitri, PUPR Optimis PSR Bakal Meningkat

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap optimis pelaksanaan Program Sejuta Rumah (PSR) akan semakin meningkat usai hari raya Idul Fitri. Semakin meningkatnya kebutuhan rumah layak huni serta adanya kebijakan pemerintah untuk mendorong perekonomian di berbagai sektor industri diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap properti di Indonesia. “Kami (Kementerian PUPR-red) tetap […]

  • Kontribusi Berkelanjutan, Paramount Land Bantu Masyarakat Sekitar

    Kontribusi Berkelanjutan, Paramount Land Bantu Masyarakat Sekitar

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2024
    • 0Komentar

    GADING SERPONG – Di bulan suci Ramadan 2024, Paramount Land kembali melakukan kegiatan sosial yaitu Persembahan Kasih Ramadan kepada ratusan anak yatim dan pemberian paket sembako sejumlah lebih dari 2.000 paket bagi masyarakat pra-sejahtera yang berada di sekitar kawasan Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals. M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land menyampaikan dalam membangun kawasan […]

  • Jokowi: Terlambat Bangun Transportasi Publik Picu Kemacetan

    Jokowi: Terlambat Bangun Transportasi Publik Picu Kemacetan

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keterlambatan pengembangan transportasi publik telah memicu kemacetan di hampir semua kota besar di Indonesia. Pasalnya, minimnya infrastruktur transportasi massal membuat masyarakat memilih menggunakan kendaraan pribadi. “Seperti yang sekarang kita lihat karena keterlambatan membangun transportasi massal, baik untuk penumpang maupun untuk barang. Akibatnya, semua berbondong-bondong menggunakan kendaraan pribadi akhirnya […]

Translate »
expand_less