Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » REI Regional I Sumatera Desak Pemerintah Tetapkan Harga Rumah Subsidi

REI Regional I Sumatera Desak Pemerintah Tetapkan Harga Rumah Subsidi

  • calendar_month Jumat, 9 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pelaku usaha properti di wilayah Sumatera berharap pemerintah segera merealisasikan penyesuaian harga jual rumah subsidi. Pasalnya, selama tiga tahun terakhir belum ada penyesuaian harga jual rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Bisnis pengembangan hunian bagi MBR sudah berat karena adanya kenaikan harga material secara drastis dalam dua tahun terakhir. Terlebih, dengan adanya kenaikan harga BBM subsidi sehingga dapat dipastikan harga material dan biaya produksi akan semakin tinggi,” tutur Koordinator Regional I Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia, Mohammad Miftah, saat menggelar Rapat Regional I REI se-Sumatera, di Jakarta, Kamis, 8 September 2022.

“Padahal, industri rumah bersubsidi berkontribusi besar terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, menggerakkan ekonomi rakyat dan menyerap jutaan lapangan pekerjaan,” kata Miftah.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Sumatera Utara Andi Atmoko Panggabean mengatakan, pengembang asal Pulau Sumatera berkumpul di Jakarta. “Kami berkumpul di Jakarta guna menyuarakan bisnis properti di daerah dalam kondisi tidak baik-baik saja. Untuk itu, bisnis ini butuh perhatian dari pemerintah pusat,” tukas Moko.

Ketua DPD REI Jambi Ramond Fauzan mengakui, bagi pemerintah masalah penyesuaian harga jual rumah bersubsidi merupakan isu sensitif. Hal ini seiring penyesuaian harga BBM subsidi yang akan mendongkrak inflasi. “Kami pahami bahwa langkah menyesuaikan harga jual rumah subsidi dalam kondisi saat ini akan memicu inflasi. Namun, pertaruhannya adalah industri properti khusus rumah MBR di daerah bakal terganggu. Ini akan berimbas terhadap serapan tenaga kerja dan perekonomian daerah,” tegas Ramond.

Asosiasi pengembang perumahan sudah mengajukan usulan penyesuaian harga jual rumah bersubsidi. Besaran usulan penyesuaian yakni sebesar 7-10 persen. Sejak akhir 2021 lalu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merangkum usulan penyesuaian harga dari asosiasi pengembang.

“Saat itu, kami berharap kebijakan tersebut terbit pada awal tahun 2022. Namun, ternyata hingga kini belum ada keputusannya,” ungkap Ketua DPD REI Kepulauan Riau, Toni.

Apabila tidak ada penyesuaian harga jual, pengembang rumah subsidi tentu akan semakin terbebani. “Program penyediaan rumah layak huni bagi MBR akan terancam. Ini karena pelaku industri properti tidak dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan,” tukas Toni.

Permasalahan LSD

Rapat Regional I REI se-Sumatera juga menyoroti permasalahan Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Hal itu seiring penerapan Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nomor: 1589/SK-HK.02.01/XII/2021 tentang Penetapan Peta Lahan Sawah yang Dilindungi pada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Banten, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Bali dan Provinsi Nusa tenggara Barat.

“Kami sudah memperoleh berita acara hasil verifikasi faktual di wilayah Kota Padang. Di Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Padang sudah terdapat 2.741 hektare lahan sawah. Dengan adanya ketentuan LSD, jumlahnya menjadi 4.960 hektare. Praktis, lahan kosong yang ada di Kota Padang sudah berubah menjadi hijau seluruhnya,” imbuh Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Daerah (BPOD) REI Sumatera Barat, Hendra Gunawan.

“Kita berharap agar ketentuan terkait LSD tetap mengacu pada Perda RTRW dan Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di masing-masing daerah. Pasalnya, masing-masing pemerintah daerah yang lebih memahami situasi dan kondisi faktual di daerah,” pungkas Miftah. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai 84%, Pemerintah Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    Capai 84%, Pemerintah Kawal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah terus mengawal penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KJCB) yang hampir rampung. Saat ini progres pembangunan konstruksi telah mencapai sekitar 84%. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan proyek pembangunan KCJB rampung pada Juni 2023 dan diharapkan sudah beroperasi secara komersial pada Juli 2023. “Pak […]

  • SMF Gandeng Bank Mandiri Taspen Biayai Hunian Pensiunan

    SMF Gandeng Bank Mandiri Taspen Biayai Hunian Pensiunan

    • calendar_month Minggu, 24 Des 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), berkolaborasi bersama PT Bank Mandiri Taspen menyalurkan Kredit Serbaguna Konsumtif untuk pembiayaan perumahan beragunan payroll dan Kredit Serbaguna Pensiunan senilai Rp1 triliun. Hal ini sebagai dukungan untuk mengakselerasi pemenuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat sekaligus menekan backlog perumahan. Kolaborasi ini merupakan upaya untuk mendukung program pemerintah dalam […]

  • Pemerintah memastikan pencairan dana tambahan kuota FLPP cair.

    Insentif PPN DTP Berkontribusi pada Performa Sektor Properti

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) terbukti bermanfaat bagi pembeli rumah pertama. Kebijakan ini memiliki magnitude yang cukup baik, dan dampak positifnya tidak hanya dirasakan oleh konsumen, tetapi juga pengembang. “Menurut Knight Frank Indonesia, kebijakan PPN DTP sebagai stimulus yang dirilis oleh Pemerintah di tengah masa pemulihan ekonomi memang tidak terelakan, […]

  • Ilustrasi Pasar Porperti Jakarta

    Ini Sebab Pasar Properti Jakarta Tetap Prospektif

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur ditengarai tak akan berpengaruh terhadap penurunan pasar properti Jakarta. Apalagi pemindahan ibukota akan terjadi secara bertahap. Untuk tahap awal, fokus pemindahan pada sektor pemerintahan terlebih dulu sehingga dampak terhadap bisnis properti di Jabodetabek tidak akan terjadi seketika. “Bisnis properti di wilayah Jabodetabek tetap akan memiliki […]

  • Developer Keluhkan Aplikasi PBG Mandek

    Developer Keluhkan Aplikasi PBG Mandek

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Developer mengeluhkan terkendalanya proses migrasi aplikasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) pengganti Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dalam layanan berbasis web Sistem Informasi Bangunan Gedung (SIMBG). Padahal, SIMBG yang dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) juga menjadi salah satu syarat wajib dalam pengisian aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang). “Saat ini operator di daerah […]

  • OSS dan KKPR

    OSS dan KKPR Belum Efektif, DPUPR Kota Palembang Minta Penjelasan

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Palembang merasa perlu penjelasan terkait beberapa aturan turunan dari Undang – Undang Cipta Kerja, seperti Online Single Submission –  Risk Based Approach (OSS – RBA) maupun Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR). Demikian ujar Kepala DPUPR H. Akhmad Bastari dalam dalam Rapat Koordinasi dan Konsultasi Pelaksanaan […]

Translate »
expand_less