Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Lagi, Pengembang Desak Kenaikan Harga Rumah Subsidi

Lagi, Pengembang Desak Kenaikan Harga Rumah Subsidi

  • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pengembang daerah kembali menyuarakan permintaan penyesuaian harga jual rumah bersubsidi. Kali ini, desakan agar pemerintah menaikkan harga rumah subsidi berasal dari Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Jawa Timur. Alasannya, ongkos pembangunan rumah subsidi yang melonjak drastis akibat dipicu tekanan ekonomi global.

“Sektor properti memiliki keterkaitan yang luas terhadap segala macam bidang usaha. Setidaknya ada 174 bidang usaha yang memiliki keterkaitan dengan bisnis properti. Jujur saja, adanya kondisi krisis ekonomi global, antara lain akibat perang Ukraina dan Rusia tetu saja memang berdampak terhadap usaha properti,” beber Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) Soesilo Efendy, dalam keterangan persnya di Surabaya, Selasa, 2 Agustus 2022.

Soesilo menegaskan, permintaan kenaikan harga rumah subsidi juga karena pemerintah sudah lama tidak menerapkan kebijakan kenaikan harga jual rumah khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kebijakan penyesuaian harga jual rumah MBR terakhir kali terbit pada tahun 2020 lalu. Hal ini sesuai Keputusan Menteri PUPR Nomor: 242/KPTS/M/2020 tentang Batasan Penghasilan Kelompok Sasaran Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Bersubsidi, Besaran Suku Bunga/Marjin Pembiayaan Bersubsidi, Lama Masa Subsidi dan Jangka Waktu Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah, Batasan Harga Jual Rumah Umum Tapak dan Satuan Rumah Susun Umum, Batasan Luas Tanah dan Luas Lantai Rumah Umum Tapak, Luas Lantai Satuan Rumah Susun Umum serta Besaran Subsidi Bantuan Uang Muka Perumahan.

Ketentuan itu melengkapi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 81/PMK.010/2019 tentang Batasan Rumah Umum, Pondok Boro, Asrama Mahasiswa dan Pelajar serta Perumahan Lainnya yang atas Penyerahannya Dibebaskan dari Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai.

“Harga barang dan material saat ini terus bergerak naik. Kenaikan harga material bangunan saat ini sekitar 20 hingga 30 persen,” tukasnya.

“Saat ini harga jual rumah subsidi di Jawa Timur sekitar Rp 150.500 juta per unit. Kami berharap ada kenaikan hingga Rp 162 juta. Syukur-syukur bisa sampai Rp 165 juta,” kata Soesilo.

Inflasi Tak Terbendung

Sekretaris REI Jawa Timur Andi Rahmean Pohan menyebut, pihaknya melalui DPP REI telah mengusulkan kenaikan harga jual rumah subsidi di kisaran 7 persen untuk tahun ini. “Kami berharap tahun ini harga jual rumah subsidi mengalami kenaikan. Kami mengusulkan kenaikan 7 persen berarti Rp 162 juta per unit dari harga saat ini sebesar Rp 155 juta per unit berdasarkan tingkat inflasi,” ujar Andi.

Inflasi yang dimaksud Andi adalah inflasi di bidang konstruksi yang pada tahun 2021 tercatat sebesar 14 persen. “Kementerian PUPR selama ini melihat inflasi secara keseluruhan yang nilainya sebesar 3 sampai 4 persen. Tapi, dari keseluruhan itu ada bawang dan cabai yang tidak berhubungan langsung dengan konstruksi. Sedangkan di konstruksi, komponen besi mengalami inflasi yang sangat tinggi,” tegas Andi.

Dengan begitu, usulan kenaikan 7 persen tersebut merupakan angka moderat. Pasalnya, apabila dihitung, kenaikan akibat inflasi pada sektor konstruksi bisa mencapai 20 persen.

“Tapi, kami tahu daya beli masyarakat belum meningkat 100 persen. Hal ini akibat adanya pandemi,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Kota Los Angeles, Amerika Serikat - MBR

    Ringankan MBR, Pemkot LA Beri Bantuan DP USD50 Ribu

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah kota Los Angeles (Amerika Serikat) menjalankan program bantuan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk membeli rumah pertama. Di tengah kenaikan harga rumah tapak, bantuan yang diberikan berupa uang muka maksimal sebesar USD50 ribu (Rp 748.502.500, mengacu kurs Rp 14970.05 per USD). “Dalam lima tahun terakhir, kita melihat kenaikan harga rumah sebesar 50 […]

  • Yuk, Seruput Kopi Sembari Wisata Pagi di Candi Prambanan

    Yuk, Seruput Kopi Sembari Wisata Pagi di Candi Prambanan

    • calendar_month Rabu, 20 Okt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Siapa yang tak mau menghirup segarnya udara pagi dengan berolahraga sembari menikmati ambience Candi Prambanan? Ya, kali ini pengelola Candi Prambanan, menawarkan paket wisata Pruputan Prambanan, sebuah paket wisata bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Candi Prambanan lebih pagi. “Kami membuka kesempatan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Candi Prambanan di luar waktu kunjungan […]

  • Ilustrasi Rumah MBR

    Kementerian LHK Wacanakan Pemisahan KBLI Rumah MBR

    • calendar_month Rabu, 20 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) mewacanakan pemisahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) bagi rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini karena belum tersedianya KBLI di sektor perumahan khususnya bagi segmen MBR. “Idealnya, pengembangan perumahan MBR memiliki KBLI tersendiri yang berbeda perlakuannya daripada KBLI pembangunan hunian lainnya. Saat ini yang paling mendekati […]

  • Bank Mandiri Fasilitasi KPR Tiga Proyek Besutan Citra Swarna Group

    Bank Mandiri Fasilitasi KPR Tiga Proyek Besutan Citra Swarna Group

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang nasional, Citra Swarna Group (CSG) menjalin kerjasama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk memberikan layanan pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR) di Jakarta pada 15 Mei 2024. Kerjasama ini dilakukan melalui dua anak usaha CSG yakni PT Bumi Arta Sedayu dan PT Graha Artha Kencana. Nantinya, bank plat merah terbesar di Indonesia […]

  • Pemda Diminta Serius Tangani Kawasan Kumuh

    Pemda Diminta Serius Tangani Kawasan Kumuh

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah daerah (pemda) diharapkan fokus pada integrasi program infrastruktur dan perumahan di kawasan kumuh yang ada di daerah masing-masing. Selain itu, pemda juga harus meningkatkan koordinasi serta bersinergi terkait pelaksanaan program pembangunan dengan kementerian/lembaga di pusat. “Seluruh program infrastruktur dan perumahan harus terintegrasi dengan baik dan fokus pada penanganan kumuh di daerah,” kata […]

  • Gelar Pelatihan, REI Kalsel Tangkap Rambatan Peluang IKN

    Gelar Pelatihan, REI Kalsel Tangkap Rambatan Peluang IKN

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Seiring gencarnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, potensi bisnis properti di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) makin terbuka lebar. Untuk itu, anggota REI Kalsel harus dapat menangkap peluang bisnis properti di Banua yang menjadi pintu gerbang IKN. Salah satunya melalui program pelatihan secara rutin untuk meningkatkan kapasitas anggota REI Kalsel. Apalagi […]

Translate »
expand_less