Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » IKN Pindah, Bogor Jadi Sentra Pertumbuhan Residensial

IKN Pindah, Bogor Jadi Sentra Pertumbuhan Residensial

  • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Provinsi Kalimantan Timur diyakini bakal mendorong pertumbuhan wilayah penyangga Jakarta. Apabila wilayah barat dan timur Jakarta jadi pusat perekonomian, sisi selatan yakni Bogor, menjadi pusat pertumbuhan properti residensial.

“Di sisi barat Jakarta seperti wilayah Serpong, Tangerang, sudah lebih dulu menjadi pusat properti residensial. Belakangan mulai berkembang menjadi kawasan pendukung aktivitas perdagangan dan jasa. Adapun di sisi timur Jakarta, seperti Kota Bekasi, sudah mulai padat dan lebih jauh lagi ke Cikarang menjadi sentra industri. Sedangkan kawasan selatan lebih cocok untuk pengembangan properti pariwisata dan residensial,” papar Ketua Bidang Properti dan Kawasan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sanny Iskandar dalam Bisnis Indonesia Focuss Group Discussion bertema ‘Membedah Peluang Pengembangan Properti Residensial di Kawasan Sunrise’, di Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022.

Sanny menjelaskan, ketimbang kedua wilayah penyangga Jakarta itu, Kabupaten Bogor memang memiliki keunggulan. Contohnya, aspek topografi wilayahnya yang berkontur dengan udaranya yang sejuk sehingga memberi nilai tambah bagi kawasan-kawasan hunian.

Keunggulan ini, imbuh Sanny, bakal mendorong pergeseran pertumbuhan properti residensial mengarah ke Bogor. Apalagi sejumlah pengembang-pengembang besar saat ini juga mulai membidik Bogor sebagai target ekspansinya, terutama di segmen hunian menengah atas.

Pengamat properti Ali Tranghanda menjelaskan, perkembangan properti residensial di wilayah Bogor tengah mengalami fase bertumbuh. Wilayah ini memiliki potensi besar untuk tumbuh, namun relatif terlambat ketimbang wilayah penyangga lainnya.

“Pengembangan Jakarta lebih dulu berkembang ke arah barat, di Tangerang, Banten. Kemudian mengarah ke timur, yakni Bekasi. Nah yang ke mengarah ke selatan sebenarnya cukup menantang karena wilayah ini punya potensi. Tapi mengapa belum berkembang ketimbang wilayah lain,” jelas Ali.

Salah satu alasannya adalah minimnya penetrasi pasokan hunian di wilayah Bogor ketimbang Tangerang dan Bekasi. Dalam beberapa tahun belakangan, misalnya saat Summarecon Group, atau Sentul Group, dan beberapa pengembang besar lainnya mulai membangun di sejumlah lokasi di Bogor, pertumbuhan mulai bergerak.

Minim Kontribusi

Namun pengembangan dari kedua developer besar itu relatif cukup jauh dari Jakarta, sehingga belum berkontribusi terhadap pengembangan wilayah. Sebab konektivitas dengan Jakarta tetap menjadi faktor penting pengembangan wilayah penyangga. Pertemuan antara utara Bogor dan selatan Jakarta menjadi wilayah yang tepat untuk memicu pertumbuhan di selatan Jakarta.

“Ada gap antara Jakarta dengan Bogor, pengembang-pengembang yang ada saat ini seperti Sentul, kemudian Summarecon Bogor masih cukup jauh dari Jakarta. Di sana masih ada kekosongan di wilayah seperti Cimanggis yang pengembangannya sangat potensial,” ujarnya.

Ali mencontohkan, di kawasan Cimanggis baru ada kawasan Podomoro Golf View besutan Agung Podomoro Land. Proyek ini diharapkan bisa menjadi kawasan hunian yang berperan sebagai katalis pertumbuhan di wilayah selatan Jakarta atau Bogor.

Ahli Pemukiman dan Pemukiman Institut Teknologi Bandung (ITB) M Jehansyah Siregar menjelaskan,  pasar properti menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi. Seluruh pemangku kebijakan juga perlu mendukung hal ini, terutama dari segi regulasi pemerintah, dan implementasinya pada pemerintah daerah.

“Pasar properti adalah kunci mengelola urbanisasi melalui pengembangan kota yang merupakan salah satu instrumen pengembangan ekonomi. Pemerintah harus membuat perencanaan perkotaannya masing-masing,” ucap Jehansyah.

Apalagi selama ini memang belum ada undang-undang (UU) yang mengatur tentang perkotaan, termasuk perencanaan wilayah yang konkret seperti wilayah-wilayah yang bisa dikembangkan sebagai kawasan pemukiman dan kawasan komersial. “Perpindahan IKN juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah pada wilayah penyangga untuk menyusun masterplan pembangunan wilayahnya,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • mgk serang

    MGK Serang Dinobatkan Jadi Perumahan Subsidi Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • 0Komentar

    BANDUNG – Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang yang dikembangkan PT Infiniti Triniti Jaya atau Infiniti Realty memperoleh pengakuan dunia sebagai perumahan subsidi terbaik di Indonesia untuk kategori Rumah Subsidi Platinum (predikat tertinggi) pada FIABCI Indonesia-REI Excellence Awards 2024. Selain kategori Platinum, 4 perumahan subsidi menerima predikat Gold, dan 3 perumahan lainnya predikat Silver. Penghargaan […]

  • Penerapan ESG di Industri Properti Butuh Dukungan Pemerintah

    Penerapan ESG di Industri Properti Butuh Dukungan Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Penerapan konsep pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan, sosial dan tata kelola atau environmental, social, governance (ESG) merupakan tiga pilar penting dalam menilai performa bisnis properti saat ini. ESG dijadikan sebagai indikator pelaporan aktivitas non-finansial dari suatu produk yang diinvestasikan dalam hal ini pengembangan properti. Dalam beberapa tahun terakhir, penerapan ESG sudah menjadi fokus pengembang […]

  • Pengembangan BSD City Bakal Diadopsi di IKN

    Pengembangan BSD City Bakal Diadopsi di IKN

    • calendar_month Rabu, 16 Mar 2022
    • 0Komentar

    Banten – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyusun perencanaan pengembangan infrastruktur kawasan perumahan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Konsep pengembangan Bumi Serpong Damai (BSD) City menjadi bahan pertimbangan untuk diadopsi di IKN. “Kami beserta tim yang tergabung dalam penyusunan perencanaan perumahan di IKN melakukan studi banding ke Sinar […]

  • Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR saat menerima Pemerintah Kota Pariaman (Foto: Dok Pemkot Pariaman) RTLH

    Pemkot Pariaman Minta Bantuan RTLH ke Kementerian PUPR

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta Pemerintah Kota Pariaman untuk memperkuat pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai pedoman dalam pelaksanaan program perumahan. Adanya data RTLH yang baik, harapannya adalah mempermudah pemerintah dalam mengalokasikan bantuan perumahan untuk masyarakat sehingga tepat sasaran. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perumahan Kementerian […]

  • Program Sejuta Pohon, REI Tanam 10 Ribu Pohon di Dam Terbesar di Batam

    Program Sejuta Pohon, REI Tanam 10 Ribu Pohon di Dam Terbesar di Batam

    • calendar_month Rabu, 28 Feb 2024
    • 0Komentar

    Batam – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali menjalankan program penanaman pohon sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan. Kali ini REI Khusus Batam melakukan penanaman 10 ribu pohon di area tangkapan air (catchment area) di Waduk Duriangkang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. “Kami memahami bahwa kegiatan pembangunan perumahan ikut berkontribusi menambah emisi karbon ke lingkungan. Sebagai […]

  • hunian hijau

    Pemprov DKI Ajak Pengembang Sediakan Hunian Hijau

    • calendar_month Minggu, 11 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mengajak REI DKI Jakarta agar konsisten dalam upaya menyediakan hunian dengan pendekatan properti hijau (green property). “Kami mengajak REI agar konsisten dalam penyediaan hunian, memperhatikan tantangan perubahan iklim dengan mempertahankan lingkungan alami melalui pendekatan properti hijau (green property) dan penyiapan prasarananya melalui pendekatan infrastruktur hijau (green infrastructure). Hal tersebut selaras […]

Translate »
expand_less