Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Kebutuhan Rumah di IKN Diproyeksi Capai 83.750 Unit di 2024

Kebutuhan Rumah di IKN Diproyeksi Capai 83.750 Unit di 2024

  • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur membuka banyak peluang bisnis yang besar termasuk bagi pengembang properti. Tak heran jika sejumlah perusahaan properti kini sudah menyatakan kesiapan untuk membangun proyek properti termasuk perumahan di IKN dan sekitarnya.

Analis Properti, Torushon Simanungkalit mengungkapkan kebutuhan rumah baru di IKN pada 2024 diproyeksikan akan mencapai 83.750 unit. Kebutuhan itu merujuk jumlah penduduk di IKN yang pada tahun 2024 diprediksi mencapai 488.409 orang. Sedangkan pada 2025, penduduk IKN diestimasi mencapai 2 juta orang.

“Artinya ini menjadi suatu prospek bagi pengembangan industri properti dan perumahan di IKN,” ujarnya pada Seminar Nasional bertajuk “Peluang Bisnis Properti di Nusantara, Ibu Kota Negara Berstandar Dunia” yang diadakan oleh Majalah Property&Bank di Ciputra Artpreneur, Ciputra World, Jakarta, Jumat (3/11).

Dia memperkirakan, pada tahun 2045 ada potensi pembangunan perumahan rumah baru sebanyak 400 ribu hingga 500 ribu unit di IKN Nusantara. Ini berarti, dalam tempo sekitar 20 tahun ke depan rata-rata permintaan rumah di IKN mencapai 21 ribu unit per tahun dengan kapitalisasi properti bisa mencapai sebesar Rp12 triliun per tahun.

Tidak hanya membuka peluang bagi pengembang perumahan, menurut Torushon, IKN juga memiliki potensi bagi pengembangan perkantoran. Dia memperkirakan pada tahun 2045 kebutuhan ruang perkantoran untuk pemerintah di IKN akan mencapai Rp3 juta meter persegi. Jumlah itu belum termasuk kebutuhan ruang kantor dari perusahaan BUMN dan swasta lainnya.

“Permintaan mungkin bisa mencapai 5 juta meter persegi nantinya,” kata Torushon.

Peluang besar juga akan terjadi untuk pusat perbelanjaan modern, karena hingga tahun 2045 IKN diperkirakan butuh sebanyak 19 mall atau pusat perbelanjaan. Begitu pula kebutuhan hotel cukup besar, mengingat sebagai pusat pemerintahan negara di IKN pasti akan banyak kegiatan bisnis, rapat pemerintah, kunjungan dan lain-lain.

Untuk hotel, dia memperkirakan butuh sekitar 68 hotel secara bertahap hingga 2045 sesuai perkiraan perpindahan ASN dan masyarakat.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Kementerian PUPR, Fitrah Nur menegaskan pemerintah berharap pelaku usaha properti dapat berkontribusi secara aktif, karena pemerintah memiliki keterbatasan ruang gerak. Menurutnya, pengembangan IKN yang masif sudah pasti dapat membuka peluang serta potensi sektor perumahan dan properti Indonesia, tidak hanya bagi pengembang skala nasional tetapi juga skala internasional.

“Saya berharap para pelaku usaha properti dan perbankan dapat terus mendukung dan berkolaborasi dengan program pemerintah di sektor perumahan termasuk di IKN, sehingga mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Fitrah Nur.

Direktur Pembiayaan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Muhammad Naufal Aminuddin mengatakan tidak hanya di IKN, peluang investasi untuk swasta juga terbuka di sekitar IKN seperti Balikpapan dan Samarinda. Hal itu diharapkan membuat kota-kota di sekitarnya juga berkembang maju seperti IKN.

“Nah untuk mendukung itu akan dibangun satu sistem yang bernama tri-city economy. Sehingga diharapkan akan mendorong pembangunan di ketiga kota ini,” paparnya.

Selain perumahan, investasi yang ditawarkan OIKN diantaranya adalah fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, kompleks perkantoran dan mixed use, transit oriented development (TOD), jalan tol dan terowongan bawah laut, bandara dan pelabuhan, pengembangan financial center, energi baru terbarukan hingga eco leisure and wellness areas.

“Jenis investasinya bisa berupa direct investment, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public-Private Partnerships (PPP),” kata Naufal.

Dukungan Pengembang

Wakil Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI) Hari Ganie menyebutkan pengembang tentu sudah melihat besarnya captive market untuk pengembangan properti di IKN. Bahkan jauh sebelum ada IKN, beberapa pengembang besar telah memiliki cadangan lahan (land bank) seperti di Samarinda dan Balikpapan. Pengembang swasta sudah teruji jeli dalam melihat potensi pasar properti di Kalimantan Timur termasuk di IKN Nusantara.

“Apalagi saat ini progres pembangunan di sana luar biasa cepat. Pengembang swasta telah melihat captive market-nya besar sekali karena akan ada pemindahan ASN dan TNI/Polri kesan, dan itu menjadi peluang pasar,” ungkapnya.

Terlebih, saat ini biaya pembangunan di IKN 100% didanai oleh APBN yang memperlihatkan komitmen pemerintah terhadap keberlanjutan IKN.

REI melihat angka backlog (kesenjangan antara kebutuhan dan pembangunan) rumah di Kalimantan Timur saat ini masih cukup tinggi yakni sekitar 240 ribu unit. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan penuh dari pemerintah untuk mengatasinya. REI siap menjadi mitra utama pemerintah dalam mengatasi backlog di daerah tersebut, karena pengembang anggota REI banyak memiliki land bank di sekitar IKN.

“Ada demand yang besar terutama rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tapi siapa yang akan membangun? Ada wacana penerapan aturan hunian berimbang pengembang di Jabodetabek bisa direlokasi ke sekitar IKN. Ini bagus sekali dan anggota REI di Kalimantan Timur bisa menjadi mitra utama bagi pemerintah untuk merealisasikan ketentuan tersebut,” pungkasnya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duh! Perpanjangan Kebijakan PPN DTP Belum Dongkrak Penjualan Apartemen

    Duh! Perpanjangan Kebijakan PPN DTP Belum Dongkrak Penjualan Apartemen

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) properti yang digelontorkan pemerintah belum banyak dirasakan sektor apartemen dari sisi penjualan pada kuartal III 2025 . Dampak insentif PPN DTP terhadap penjualan apartemen baru bisa dilihat pada kuartal selanjutnya atau tahun 2026 mendatang. “Dampak dari perpanjangan PPN DTP gitu ya pada kuartal selanjutnya […]

  • Indonesia Emas

    Jokowi Paparkan Tiga Acuan Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna menggapai visi Indonesia Emas 2045, Presiden Joko Widodo menyebut setidaknya tiga hal pokok yang akan menjadi acuan. Acuan yang pertama adalah stabilitas bangsa dan negara. “Stabilitas bangsa ini harus terjaga. Tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai sebuah kemakmuran saat kondisinya tidak stabil, enggak ada,” ujar Presiden Jokowi pada saat meluncurkan […]

  • BTN Optimistis Permintaan Rumah Tetap Tumbuh di 2023

    BTN Optimistis Permintaan Rumah Tetap Tumbuh di 2023

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil mempertahankan kinerja gemilang sepanjang periode Januari-September 2022. Salah satunya ditopang membaik dan bertumbuhnya sektor properti terutama di segmen hunian. Kondisi ini diproyeksi akan terus berlanjut di 2023. Wakil Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu menyebutkan tahun depan permintaan rumah diharapkan akan tetap tumbuh, baik […]

  • Mudik Lebaran

    Jalan Tol dan Jalan Nasional Siap Digunakan untuk Mudik Lebaran

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan kesiapan jalan tol dan jalan nasional di Pulau Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan dalam menyambut mudik Lebaran 2022. “Sekarang ini sedang dilakukan upaya-upaya dalam persiapan mudik Lebaran. Dua minggu yang lalu kami sudah mengumpulkan semua BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) setelah Bapak Presiden mengumumkan […]

  • target investasi

    Pemerintah Gaspol Capai Target Investasi

    • calendar_month Minggu, 29 Mei 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa pihaknya terus konsisten dan berupaya keras atau gaspol mendorong realisasi investasi di tanah air. “Menteri yang bekerja di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi tidak ada tidak kata gaspol, harus selalu gaspol. Karena begitu gasnya tidak pol, dia ketinggalan,” ujar Bahlil dalam keterangan […]

  • REI Usul Skema Pengembangan Rumah untuk Korban Bencana

    REI Usul Skema Pengembangan Rumah untuk Korban Bencana

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • 0Komentar

    Jakarta – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) mengusulkan sejumlah skema pembangunan hunian layak bagi para korban bencana alam. Untuk itu, pengembang yang sudah mengantongi surat izin usaha jasa konstruksi (SIUJK) dapat turut serta dalam pembangunan rumah khusus bencana. “Pemerintah bersama BNPB menyiapkan lokasi baru bagi para korban bencana yang relatif tidak rentan terjadinya bencana alam. […]

Translate »
expand_less