Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Konsultan Properti: Ekspansi Bisnis Properti akan Tertahan di Tahun Politik

Konsultan Properti: Ekspansi Bisnis Properti akan Tertahan di Tahun Politik

  • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Tahun politik yang akan dijalani pada 2024 mendatang diprediksi akan berdampak terhadap kinerja sektor properti Tanah Air. Salah satu pengaruhnya adalah ekspasi bisnis sektor properti akan tertahan.

“Ekspansi yang akan hadir akan tertahan sementara di tengha kegiatan tahun politik. Ini tidak bisa dihindari. Itu akan berdampak hanya pada periode tersebut. Namun, pada semester berikutnya, kegiatan akan kembali normal dalam artian performa akan kembali membaik,” urai Senior Research Advisor Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat  dalam Press Conference – Jakarta Property Highlight H1 2023 secara daring, Kamis, 24 Agustus 2023.

Syarifah menjelaskan, kondisi sektor properti di tahun politik nanti akan sedikit berbeda. Alasannya adalah tahun politik akan berbarengan dengan proses pemulihan setelah pra pandemi Covid-19.

“Ada kewaspadaan kumulatif yang perlu kita antisipasi karena tidak hanya tahun politik, tapi kita masih dalam masa transisi pemulihan setelah pandemi,” imbuhnya.

Adapun terkait kinerja subsektor properti di Semester I-2023 memperlihatkan tanda-tanda perbaikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebut saja pada subsektor kondominium yang mengalami peningkatan jumlah pasokan sejumlah 3.708 unit baru masuk di awal semester ini di Jakarta.

Dengan penambahan tersebut, total pasokan kondominium bertambah menjadi 236.684 unit dimana sekitar 5.303 unit baru akan diserah-terimakan hingga akhir tahun ini.

Sayangnya, laporan terbaru Jakarta Property Highlight H1 2023 yang dirilis Knight Frank Indonesia mencatat tidak adanya peningkatan (stagnan) penjualan kondominum Jakarta pada semester pertama tahun ini atau masih tercatat sebesar 95,6%.

Penjualan stok baru bahkan terkoreksi menjadi 59,5%, seiring adanya penambahan pasokan sejumlah 1,016 unit dari 3 proyek baru. Jadi walaupun penjualan masih belum terlalu meningkat, penambahan pasokan atau datangnya proyek baru di pasar subsektor kondominium memberikan optimisme bagi performa pasar properti.

Willson Kalip, Country Head dari Knight Frank Indonesia, menyebutkan bahwa pasar kondominium masih bergerak perlahan di tengah kompetisi dengan produk rumah tapak. “Namun, proyek kondominium segmen menengah dengan tingkat aksesibilitas yang memadai, seperti berlokasi di sekitar kawasan TOD dapat menjadi penggerak transaksi yang lebih aktif saat ini,” jelasnya.

Apartemen dan Perkantoran

Kemudian untuk subsektor apartemen di Jakarta pada semester pertama tahun 2023 memperlihatkan peningkatan jumlah sewa. Rerata sewa tercatat meningkat perlahan jika dibandingkan dengan semester sebelumnya, saat ini menjadi sebesar 61,2%.

Syarifah Syaukat menuturkan, berakhirnya pandemi yang ditandai dengan dicabutnya status pandemi di awal tahun ini membuka kembali pintu bagi datangnya para ekspatriat atau Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia. WNA kembali mewarnai pasar properti yang saat ini kebanyakan berasal dari negara-negara Eropa dan Asia (India, Jepang, Korea, dan Tiongkok).

”Hal ini berimplikasi terhadap kembali memulihnya keterisian ruang apartemen sewa secara perlahan untuk long-term commitment. Libur sekolah, libur nasional, dan cuti bersama turut juga memberi dampak positif pada perbaikan tingkat sewa apartemen sewa dari short-term stay,” terangnya.

Adapun beberapa kota di Asia Pasifik seperti Kuala Lumpur,  Shenzen, dan Jakarta masuk ke dalam daftar kota dengan tingkat kekosongan ruang perkantoran yang cukup signifikan. Berdasarkan laporan dari Knight Frank, rerata ruang perkantoran yang kosong di area Central Business District (CBD) Jakarta sendiri tercatat lebih tinggi dibandingkan rerata ruang perkantoran kosong yang ada di kawasan Asia Pasifik yang berjumlah 14%.

Menanggapi performa sektor perkantoran Jakarta saat ini, Syarifah Syaukat mengatakan di tengah stok yang berlimpah dan terus bertambah, kedepannya sektor perkantoran masih harus melewati beberapa tantangan.

“Beberapa faktor yang menahan pulihnya sektor secara optimal diantaranya adalah belum pulihnya ekonomi, adanya perlambatan transaksi di subsektor perkantoran, dan persiapan menuju tahun politik. Hal tersebut kemudian menyebabkan subsektor ini terpaksa harus terus melanjutkan strategi bertahan di awal tahun,” tutupnya. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lima Tips Percantik Kamar Mandi Murah Meriah

    Lima Tips Percantik Kamar Mandi Murah Meriah

    • calendar_month Minggu, 26 Sep 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Salah satu ruangan paling private di rumah adalah kamar mandi. Desain kamar mandi yang nyaman dapat membuat kita betah berjam-jam di dalam kamar mandi. Sayangnya untuk menciptakan kamar mandi yang nyaman dan bikin betah, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Namun, dengan cara sederhana dan murah meriah, tak sampai £50 (Rp977.000), Anda dapat mempercantik […]

  • jakarta garden city

    Jakarta Garden City Santuni 2.000 Anak Yatim dan Dhuafa

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Memeriahkan bulan suci Ramadan, kawasan hunian terpadu skala kota (township) Jakarta Garden City mendukung acara festival Ramadhan bertajuk “Infinity Care Festival 2025” di Club House Jakarta Garden City yang berlangsung pada tanggal 15-16 Maret 2025. Acara yang diinisiasi oleh PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan PT Modernland Realty Tbk., Al Azhar Kelapa Gading, […]

  • Pacu KPR Non-Subsidi, Bank BTN Resmikan Sales Center KPR

    Pacu KPR Non-Subsidi, Bank BTN Resmikan Sales Center KPR

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau Bank BTN meresmikan Sales Center KPR BTN Jakarta sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan penguasaan pasar (market share) KPR Non-Subsidi di Kantor Cabang Bank BTN Kelapa Gading, Jumat (16/6). Sales Center KPR ini dikhususkan untuk melayani kebutuhan KPR di segmen emerging affluent. Direktur Utama Bank BTN, […]

  • Proyek tol (Foto: Kementerian PUPR) perumahan

    Brantas Abipraya Garap Konstruksi Tol Yogyakarta-Bawen

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Brantas Abipraya (Persero) mulai menggarap pengerjaan konstruksi proyek Tol Yogyakarta-Bawen dengan investasi senilai Rp 14,26 triliun. Perseroan meyakini bahwa proyek tol ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di dua wilayah sekaligus yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. “Dalam pembangunan tol ini, kami berkolaborasi dengan BUMN lainnya seperti Jasa Marga, PP, Adhi Karya […]

  • Jaga Tren Pemulihan, RI Waspadai Tekanan Geopolitik Rusia-Ukraina

    Jaga Tren Pemulihan, RI Waspadai Tekanan Geopolitik Rusia-Ukraina

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah harus terus mewaspadai risiko tekanan geopolitik Rusia-Ukraina dan dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional. “Di kuartal ini, dari sisi domestik ada pengetatan dalam berbagai kebijakan terkait pembatasan aktivitas masyarakat di berbagai daerah, terutama yang menjadi pusat perekonomian. Di sisi internasional, kita lihat ada perubahan geopolitik terkait perang Ukraina dengan […]

  • Soultan Island, klaster super mewah di Summarecon Bekasi

    Summarecon Luncurkan Soultan Island, 2 Jam Cetak Penjualan Rp150 M

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Summarecon Bekasi meluncurkan klaster super mewah Soultan Island yang dirancang khusus memenuhi permintaan rumah besar berkualitas tertinggi di kota terpadu ke-3 yang dikembangkan PT Summarecon Agung Tbk. Hanya dalam tempo 2 jam, unit rumah termahal senilai Rp 29,5 miliar di klaster super mewah tersebut berhasil meraup penjualan sebesar Rp 150 miliar.   “Antusiasme calon konsumen […]

Translate »
expand_less