Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » OJK Terus Mendorong Penguatan Posisi Industri Perbankan Syariah

OJK Terus Mendorong Penguatan Posisi Industri Perbankan Syariah

  • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia (LPKSI) dengan tema “Menjaga Ketahanan Keuangan Syariah dalam Momentum Pemulihan Ekonomi”. Dalam laporan tersebut antara lain dijelaskan strategi industri keuangan syariah sehingga mampu bertahan dan beradaptasi di masa pandemi.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menyebutkan strategi yang dilakukan industri keuangan syariah mampu menciptakan momentum pemulihan sehingga mempercepat proses transformasi menuju industri keuangan syariah yang lebih efisien dan kompetitif.

“Ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, baik perbankan syariah, pasar modal syariah maupun Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah telah menunjukkan resiliensi yang menunjang momentum pemulihan,” kata Wimboh dalam siaran pers yang dikutip Jumat (6/5/2022).

Selama tahun 2021, aset industri keuangan syariah telah mencapai Rp2.050,44 triliun atau tumbuh 13,82% year on year (yoy). Pertumbuhan aset Industri Perbankan Syariah tumbuh 13,94% (yoy) di tahun 2021.

“OJK terus mendorong penguatan posisi industri perbankan syariah di tengah persaingan perbankan melalui penerbitan berbagai ketentuan akselerasi transformasi digital disertai dengan sinergi perbankan,” tegasnya.

Sementara aset Industri Keuangan Non-Bank syariah tumbuh positif sebesar 3,90% (yoy) di tahun 2021. Sedangkan Industri Pasar Modal Syariah menunjukkan perkembangan yang positif yaitu nilai kapitalisasi pasar Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) mencapai Rp3.983,65 triliun, meningkat sebesar 19,10% (yoy) di tahun 2021.

Perluas Akses

Untuk memperluas akses keuangan, khususnya bagi masyarakat unbankable di sekitar pesantren, OJK juga terus mengembangkan lembaga pembiayaan mikro berbasis syariah yaitu Bank Wakaf Mikro yang saat ini telah berdiri sebanyak 62 BWM dan tersebar di 20 Provinsi di seluruh Indonesia.

Menurut Wimboh, ketahanan dan kinerja positif industri keuangan syariah harus terus dipertahankan, diantaranya dengan mengakselerasi program-program berupa pengembangan aktivitas keuangan sosial syariah melalui sinergi, inovasi, dan kolaborasi yang diwujudkan dalam pengembangan ekosistem rantai nilai halal.

Untuk mencapai hal itu, OJK telah aktif bersinergi melalui berbagai program, antara lain Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. OJK melihat bahwa terdapat banyak sekali potensi di berbagai daerah yang belum tergarap dengan optimal, yang berpeluang dikembangkan melalui peran keuangan Syariah berbasis industri halal, seperti di Sumatera Barat maupun Aceh, baik di sektor pariwisata, kuliner, fashion, maupun handicraft.

“Bila keseluruhan potensi ini dikembangkan secara komprehensif dalam satu ekosistem terintegrasi berbasis digital dari hulu ke hilir dan melibatkan stakeholders lintas sektor, maka kami yakini ekosistem ini dapat memberikan multiplier effect yang tinggi bagi perekonomian,” katanya.

Pencapaian positif keuangan syariah Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19 juga dicatat kalangan internasional dan berhasil mempertahankan peringkat ke-2 dalam Islamic Finance Development Indicator 2021 yang dipublikasikan oleh Islamic Finance Development Report 2021.

Arah pengembangan sektor keuangan syariah secara umum telah terangkum dalam Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2020 – 2025 (RP2SI) dan Roadmap Pengembangan Perbankan Indonesia (RP2I) 2021 – 2025 untuk industri BPR dan BPRS, serta Roadmap Pasar Modal Syariah 2020-2024 (RPMS) bagi sektor pasar modal yang merupakan terjemahan lebih detail dari Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2021-2025.

OJK mengharapkan laporan ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat masyarakat luas sekaligus meningkatkan semangat seluruh pihak dalam mendorong ketahanan dan daya saing keuangan syariah untuk mewujudkan cita-cita bersama agar Indonesia mampu menjadi Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Dunia. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Semarang-Demak Seksi 2 Beroperasi Fungsional

    Tol Semarang-Demak Seksi 2 Beroperasi Fungsional

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan Jalan Tol Semarang – Demak Seksi 2 ruas Sayung – Demak sepanjang 16,31 km bakal beroperasi secara fungsional pada 18 November 2022 mendatang. Uji coba operasionalisasi ruas tol itu sudah berlaku sejak Jumat, 12 November 2022 pukul 15.00 WIB dengan skema buka tutup satu lajur. “Saya […]

  • Joko Widodo Optimistis Trafik Bandara Kertajati Bakal Padat

    Joko Widodo Optimistis Trafik Bandara Kertajati Bakal Padat

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo berkeyakinan bahwa kepadatan trafik di Bandara Internasional Kertajati, Provinsi Jawa Barat bakal naik pesat. Hal ini seiring upaya pemerintah meningkatkan aktivitas penerbangan di bandara terbesar di Provinsi Jawa Barat tersebut. “Saya meyakini bandara ini akan menjadi bandara masa depan dengan traffic yang sangat padat,” tutur Presiden Joko Widodo dalam keterangan […]

  • Mantap, Metland Raih Penghargaan “The Best Developer 2021”

    Mantap, Metland Raih Penghargaan “The Best Developer 2021”

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Metropolitan Land Tbk (Metland) meraih penghargaan kategori Developer and Phenomenal Figure: Best Developer 2021 dalam ajang Duo Award Indonesia Property&Bank Award-XVI dan Indonesia MyHome Award-V. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wahyu Sulistio, Direktur PT Metropolitan Land Tbk di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta (24/2). Ajang dua penghargaan pertama yang diterima Metland sekaligus ini […]

  • BP Tapera Resmi Jadi Penyalur KPR FLPP

    BP Tapera Resmi Jadi Penyalur KPR FLPP

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) telah secara resmi menjadi lembaga penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mulai tahun 2022 mendatang. Peran itu sejalan dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 9 Tahun 2020 tentang APBN 2021, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 dan PP Nomor 63 Tahun 2019 tentang Investasi Pemerintah. “FLPP […]

  • perumahan

    Problem Perumahan, Ini Pemikiran The HUD Institute di Ultah ke-15

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Integrasi data, penguatan kelembagaan, penataan kawasan, serta pendekatan keadilan sosial menjadi bagian dari upaya pembenahan secara menyeluruh sektor perumahan dan permukiman. Hal ini sangat krusial guna menjawab persoalan backlog, urbanisasi, serta ketimpangan akses hunian layak di Indonesia. Topik tersebut mengemuka dalam acara Tasyakuran ke-15 The HUD Institute, di BSD City, Rabu, 14 Januari 2026. […]

  • kawasan industri patimbang

    Pesona Pengembangan Kawasan Industri Patimban, Momentum Tepat Akuisisi Tanah

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan kawasan industri di Patimban yang berlokasi di Subang, Jawa Barat diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi pada wilayah tersebut dan mengkapitalisasi ekonomi Indonesia yang berkembang pesat. “Hal ini dapat menjadi momentum dan peluang yang baik bagi investor lokal maupun asing untuk mengakuisisi tanah dikarenakan harga masih cukup kompetitif,” kata Colliers Indonesia Head of […]

Translate »
expand_less