Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit dan Laba Bersih di Triwulan I

  • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencetak laba bersih secara konsolidasi sepanjang triwulan I-2022 mencapai Rp10 triliun atau tumbuh hingga 70 persen (year on year/yoy). Kinerja yang baik tersebut didorong oleh pertumbuhan kredit yang secara konsolidasi naik 8,93 persen (yoy) menjadi Rp1.072,9 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mengungkapkan dalam tiga bulan pertama 2022 Bank Mandiri berhasil menangkap momentum pertumbuhan ekonomi dan mencatat kinerja positif.

Menurutnya, pertumbuhan kredit Bank Mandiri telah merata di berbagai segmen. Segmen wholesale yang menjadi core competence Bank Mandiri mampu tumbuh 7 persen secara (yoy), atau mencapai Rp549,8 triliun di akhir Maret 2022.

Pertumbuhan kredit ini juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit industri perbankan yang sebesar 6,6 persen (yoy). Sementara itu, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri menembus Rp1.269,0 triliun atau tumbuh 7,42 persen (yoy).

“Sementara berkat implementasi bisnis ke arah digital pertumbuhan kredit ritel Bank Mandiri juga mampu menorehkan pencapaian positif,” ujarnya dalam paparan kinerja yang ditulis Jumat (6/5/2022).

Tercatat, total kredit ritel Bank Mandiri mencapai Rp 292,5 triliun di triwulan I, tumbuh signifikan 10,37 persen secara yoy, terutama didorong segmen mikro produktif yang tumbuh 19,69 persen yoy dan segmen small medium enterprise (SME) yang tumbuh 10,97 persen yoy.

Pencapaian segmen mikro terutama ditopang penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) Bank Mandiri sebesar Rp10,49 triliun per Maret 2022. Realisasi tersebut setara dengan 26,2 persen dari total plafon KUR yang ditugaskan oleh pemerintah, yakni sebesar Rp40 triliun sepanjang tahun 2022.

“Dalam mendorong ekspansi kredit, Bank Mandiri senantiasa memprioritaskan prinsip kehati-hatian. Hasilnya, rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) kami terus membaik,” jelas Darmawan.

Sementara NPL gross secara konsolidasi mampu dijaga pada level rendah 2,66 persen per Maret 2022, menurun 49 basis poin (bps) dari posisi yang sama tahun sebelumnya.

Nilai aset Bank Mandiri di akhir triwulan pertama tahun 2022 juga tumbuh sebesar 9,47 persen secara tahunan menjadi Rp1.734,1 triliun. Menurut Darmawan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari eksekusi strategi secara disiplin dan prudent yang dimaksimalkan perseroan dalam dua tahun terakhir.

“Berbagai inisiatif digital yang telah dilakukan turut memberikan dampak positif kepada core business perseroan termasuk memperluas akses Bank Mandiri ke pasar serta ekosistem digital,” terang Darmawan.

Lewat inisiatif tersebut, Bank Mandiri telah mampu meningkatkan efisiensi yang tercermin dari posisi rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) di level 56,37 persen, jauh di bawah rata-rata industri. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laba Bersih Summarecon Agung Tahun 2023 Tumbuh 27%

    Laba Bersih Summarecon Agung Tahun 2023 Tumbuh 27%

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Summarecon Agung Tbk membukukan pendapatan sepanjang tahun 2023 sebesar Rp 6,66 triliun atau tumbuh 14,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga meraih pertumbuhan laba bersih sebesar 27% dari Rp 772 miliar menjadi Rp 1,06 triliun sepanjang tahun 2023. “Berbekal pengalaman selama 49 tahun, Summarecon akan membuka proyek ke-9 yaitu Summarecon Tangerang pada akhir tahun […]

  • Bangun Jembatan Batam-Bintan, PUPR Tawarkan Skema KPBU

    Bangun Jembatan Batam-Bintan, PUPR Tawarkan Skema KPBU

    • calendar_month Minggu, 25 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong inovasi pembiayaan untuk pembangunan Jembatan Batam-Bintan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Alternatif pembiayaan infrastruktur tersebut diharapkan menjadi sarana terbaik untuk mewujudkan pembangunan suatu wilayah atau daerah dengan tanpa membebani anggaran negara. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan pembiayaan pembangunan infastruktur dengan skema KPBU […]

  • BTN Gelar Akad Perdana KPR Subsidi untuk Honorer Kementerian PUPR

    BTN Gelar Akad Perdana KPR Subsidi untuk Honorer Kementerian PUPR

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menggelar akad perdana KPR Subsidi bagi Pegawai Honorer di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal ini bisa terlaksana setelah Bank BTN dan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama penyediaan fasilitas pengelolaan pembayaran gaji dan tunjangan kinerja serta layanan […]

  • Intiland dan Mitbana Kolaborasi Kembangkan TOD Terpadu di Tangerang

    Intiland dan Mitbana Kolaborasi Kembangkan TOD Terpadu di Tangerang

    • calendar_month Senin, 8 Agt 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (Intiland) mengumumkan telah menjalin kerjasama strategis dengan Mitbana Urban Development Fund (Mitbana) untuk pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) terpadu seluas 51 hektare di Talaga Bestari, Tangerang, Provinsi Banten. Kerjasama strategis ini diwujudkan dengan pembentukan perusahaan joint venture PT Inti Mitbana Development (IMD) yang dilakukan Perseroan […]

  • Jaga Tren Pemulihan, RI Waspadai Tekanan Geopolitik Rusia-Ukraina

    Jaga Tren Pemulihan, RI Waspadai Tekanan Geopolitik Rusia-Ukraina

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah harus terus mewaspadai risiko tekanan geopolitik Rusia-Ukraina dan dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional. “Di kuartal ini, dari sisi domestik ada pengetatan dalam berbagai kebijakan terkait pembatasan aktivitas masyarakat di berbagai daerah, terutama yang menjadi pusat perekonomian. Di sisi internasional, kita lihat ada perubahan geopolitik terkait perang Ukraina dengan […]

  • BI Rate Katrol Harga Properti Komersial

    BI Rate Katrol Harga Properti Komersial

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang meradang sepanjang tahun 2022 berpotensi menaikkan harga jual rumah non subsidi. Pasalnya, kenaikan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) memantik lonjakan bunga pinjaman korporasi. “Jika tahun lalu kenaikan indeks harga sekitar 4 persen, tahun ini akan ada kenaikan harga properti komersial yang cukup signifikan. Selain […]

Translate »
expand_less