Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ini Kunci Lancarnya Arus Mudik Lebaran 2023

Ini Kunci Lancarnya Arus Mudik Lebaran 2023

  • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Ketersediaan prasarana, dukungan regulasi dan perilaku masyarakat untuk menaati peraturan menjadi faktor kunci yang memengaruhi kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2023.

“Mudah-mudahan dengan dukungan prasarana infrastruktur yang lebih baik, perjalanan mudik tahun 2023 ini bisa terlaksana sesuai harapan. Hal ini sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, yakni mudik aman, nyaman dan berkesan positif,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dalam keterangan pers yang dikutip Rabu, 19 April 2023.

Basuki mengatakan, ketersediaan dan kesiapan infrastruktur mudik Lebaran 2023 seperti jalan, bandara, rel dan pelabuhan atau dermaga penyeberangan merupakan hal dasar yang menentukan kelancaran  mudik. Kedua soal regulasi dan manajemen arus mudik yang dipersiapkan oleh Pemerintah dan para operator mudik bagi masyarajat. Ketiga adalah faktor perilaku dari para pengguna prasarana mudik tersebut yang menyangkut perencanaan dan persiapan mudik, serta periaku pengendara selama Mudik berlangsung.

“Indikator utama keberhasilan prasarana transportasi adalah safer, faster dan cheaper dan itu semua bisa dicapai paling tidak dengan menyiapkan jalan nasional, 70 ruas tol operasional, serta 11 ruas tol fungsional di Pulau Jawa dan empat jalan tol di Pulau Sumatera. Selain itu memperluas dan menambah berbagai layanan rest area pada ruas tol, memperbaiki jalan nasional, pelebaran/penambahan lajur ruas jalan tol.

Aspek Regulasi

Selanjutnya, faktor kedua berkaitan dengan regulasi dan manajemen Mudik Lebaran seperti kebijakan cuti bersama, diskon tarif tol/tiket pesawat, serta manajemen lalu lintas oleh Kepolisian melalui penerapan one-way, contra flow, ganjil-genap, hingga pembatasan pengangkutan  logistik oleh truk/kontainer selama masa mudik lebaran.

“Misalnya untuk ruas tol fungsional Cisumdawu (Cileunyi–Sumedang–Dawuan) diterapkan trafik manajemen oleh pihak Korlantas berupa pengaturan jam buka-tutup ruas tol nya hanya pada saat terang,” kata Menteri Basuki.

Adapun faktor ketiga yang berkaitan dengan kesiapan dan perilaku masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik. Untuk itu, para pemudik harus tertib dan disiplin untuk mentaati aturan yang berlaku dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan, sehingga perjalanan mudik bisa menjadi lebih aman dan nyaman. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seru! Ikang Fawzi dan Bamsoet Bagi – Bagi Hadiah

    Seru! Ikang Fawzi dan Bamsoet Bagi – Bagi Hadiah

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Bambang Soesatyo kembali menggelar give away virtual sosialisasi Empat Pilar MPR RI putaran ke-14 bagi follower Instagram @bambang.soesatyo dan subscribers YouTube Bamsoet Channel. Kali ini, Ketua MPR RI menggandeng penyanyi rock Ikang Fawzi. Adapun hadiah yang diberikan berupa dua buah sepeda kuning Bamsoet, dua buah […]

  • Net Zero Emissions

    Menperin Bertekad Percepat Target Net Zero Emissions Sektor Industri

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menginginkan target Net Zero Emissions (NZE) sektor industri lebih cepat dari target nasional yang dicanangkan menjadi tahun 2050. Untuk itu, Kemenperin aktif melakukan penyempurnaan untuk melaksanakan berbagai langkah strategis untuk mencapai target NZE. “Kami ingin target NZE di sektor industri lebih cepat 10 tahun dari target NZE nasional. […]

  • BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    BTN Bidik Pembiayaan untuk 150 Ribu Rumah Rendah Emisi

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2024
    • 0Komentar

    BEKASI – Mendukung komitmen Pemerintah untuk mengakselerasi jumlah pasokan rumah layak huni, sehat, dan ramah lingkungan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memacu ketersediaan Rumah Rendah Emisi. Pada 2029, BTN membidik akan membiayai 150.000 Rumah Rendah Emisi. Ketua Satgas Perumahan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hashim S. Djojohadikusumo mengatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif BTN dalam […]

  • properti terpadu di bekasi

    Pengembang Ini Serius Bangun Properti Terpadu di Bekasi

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • 0Komentar

    BEKASI – Buktikan komitmen dan keseriusan dalam mengembangkan proyek properti terpadu di Bekasi, PT Kota Bintang Rayatri, perusahaan properti yang tergabung dalam Agra Nusa Group, meresmikan pembukaan marketing gallery terbaru di kawasan Grand Kota Bintang (KotBin) Bekasi. Dalam acara pembukaan Marketing Gallery KotBin, Direktur KotBin Suryadi mengatakan kehadiran marketing gallery ini merupakan bagian dari strategi jangka […]

  • pertumbuhan ekonomi

    Ini Dia Sumber Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa penggunaan produk dalam menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di masa yang akan datang. “Bagaimana cara membuat supaya kegiatan ekonomi Indonesia dapat terus melanjutkan pemulihan dengan kuat. Kita harus memastikan penggunaan produk dalam negeri,” ujar Suahasil dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 11 November 2022. Suahasil menjelaskan, […]

  • WKU REI Hervian Tahier dan Sekretaris BWI dalam kerja sama pemanfaatan tanah wakaf

    REI Jajaki Potensi Pengembangan Hunian di Tanah Wakaf

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – REI bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) menjajaki peluang pengembangan hunian yang memanfaatkan tanah wakaf. Upaya ini diharapkan menjadi salah satu solusi strategis mengantisipasi kendala ketersediaan lahan terkait pelaksanaan program 3 juta rumah era Pemerintahan Prabowo Subianto. “Problem utama dalam program 3 juta rumah adalah ketersediaan lahan. Kita harus segera inventarisasi tanah-tanah wakaf yang […]

Translate »
expand_less