Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Triwulan I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga dan Tumbuh

Triwulan I, Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga dan Tumbuh

  • calendar_month Jumat, 6 Mei 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat stabilitas sektor jasa keuangan hingga triwulan I-2022 tetap terjaga dan bertumbuh seiring peningkatan fungsi intermediasi di sektor perbankan dan IKNB serta menguatnya pasar domestik.

Kondisi stabilitas itu bersama terkendalinya pandemi yang meningkatkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat telah mendorong pertumbuhan perekonomian nasional meskipun terdapat peningkatan tensi geopolitik di Eropa dan normalisasi kebijakan moneter global.

Data OJK juga mencatat bahwa tekanan eksternal terhadap perekonomian terlihat pada eskalasi perang Rusia-Ukraina, masih tingginya penyebaran Covid-19 di Tiongkok, dan ekspektasi percepatan normalisasi kebijakan moneter The Fed.

“Masih berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina dan lockdown di Tiongkok dikhawatirkan akan mengganggu global supply chain dan kenaikan harga komoditas. Sementara itu, peningkatan ekspektasi percepatan normalisasi kebijakan moneter The Fed telah menyebabkan kenaikan volatilitas pasar keuangan global,” ungkap Deputi Komisioner OJK, Anto Prabowo lewat keterangan persnya yang dikutip Jumat (6/5/2022).

Namun demikian, OJK menilai transmisi dari beberapa sentimen negatif tersebut terhadap perekonomian domestik melalui jalur sektor keuangan, sektor perdagangan, dan harga komoditas relatif masih terkendali.

Indikator perekonomian domestik terus menunjukkan pemulihan sejalan penurunan jumlah kasus Covid-19 serta vaksinasi dan pergerakan prokes yang terus berjalan menjelang mudik lebaran.

Pasar saham Indonesia masih menguat sampai dengan 22 April 2022, IHSG telah menguat 2,2 persen mtd (month to date) dan kembali mencatatkan all time high pada level 7.276,19 (21/4). Penguatan ini juga diikuti dengan net buy non residen di pasar saham dengan nilai mencapai Rp14,73 triliun mtd. Sementara itu di pasar SBN, non residen mencatatkan outflow sebesar Rp5,74 triliun sehingga turut mendorong peningkatan rerata yield 14,5 bps.

Penghimpunan dana di pasar modal melalui Penawaran Umum Saham, Obligasi dan Sukuk hingga 26 April 2022 telah mencapai nilai Rp85,0 triliun, dengan penambahan emiten baru sebanyak 20 emiten. Hal ini menunjukkan optimisme investor domestik maupun global atas perekonomian domestik yang terus pulih.

Kinerja Perbankan

Sementara itu, fungsi intermediasi perbankan pada bulan Maret 2022 kembali mencatatkan tren positif dengan pertumbuhan kredit sebesar 6,67 persen (year on year/yoy) (1,75 persen mtm) dengan seluruh kategori debitur mencatatkan kenaikan, terutama UMKM dan ritel.

Secara sektoral, mayoritas sektor utama mencatatkan kenaikan kredit secara mtm (month to month), terutama perdagangan, manufaktur, dan rumah tangga masing-masing sebesar Rp20,2 triliun, Rp19,3 triliun, dan Rp16,7 triliun. Hal tersebut mencerminkan dukungan perbankan dalam pemulihan ekonomi nasional terus membaik.

Selain itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 9,95 persen yoy (1,32 persen mtm) terutama didorong oleh giro yang tumbuh sebesar Rp88,56 triliun.

OJK juga terus mendorong terbentuknya tingkat suku bunga perbankan yang lebih efisien dimana pada periode pemantauan tingkat suku bunga secara umum masih melanjutkan tren penurunan. Rata-rata suku bunga kredit tertimbang dari KMK, KI, dan KK pada Maret 2022 tercatat sebesar 9,07 persen atau menurun dibandingkan periode sebelumnya, begitupun dengan SBDK yang menurun menjadi sebesar 7,38 persen.

Pada sektor IKNB, piutang perusahaan pembiayaan terpantau dalam tren meningkat, dengan nominal tercatat sebesar Rp374 triliun pada Maret 2022 terutama didorong oleh jenis pembiayaan modal kerja dan investasi dengan mayoritas sektoral mengalami pertumbuhan positif.

Premi asuransi umum sudah mulai tumbuh positif pada Maret 2022 sebesar 3,8 persen yoy setelah bulan sebelumnya terpantau kontraksi sebesar 3,5 persen. Namun demikian, premi asuransi jiwa masih terkontraksi sebesar 14,1 persen yoy.

Risiko Terjaga

Selanjutnya, profil risiko lembaga jasa keuangan pada Maret 2022 masih terjaga dengan rasio NPL gross menurun menjadi sebesar 2,99 persen dan rasio NPF Perusahaan Pembiayaan stabil di level 2,78 persen. Selain itu, Posisi Devisa Neto (PDN) Maret 2022 kembali turun menjadi sebesar 1,37 persen atau berada jauh di bawah ambang batas ketentuan sebesar 20 persen.

Meski terdapat penyesuaian likuiditas perbankan sebagai dampak kebijakan kenaikan GWM Bank Indonesia, namun likuiditas industri perbankan pada Maret 2022 masih berada pada level yang sangat memadai. Hal tersebut tercermin dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit dan Alat Likuid/DPK masing-masing sebesar 143,64 persen dan 32,11 persen, di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen.

Dari sisi permodalan, perbankan mencatatkan permodalan yang relatif stabil dimana pada Maret 2022 tercatat sebesar 24,80 persen atau jauh di atas threshold. Sementara itu, industri asuransi jiwa dan asuransi umum mencatatkan RBC yang juga meningkat masing-masing sebesar 535,40 persen dan 322,30 persen yang berada jauh di atas threshold 120 persen. Begitu pula gearing ratio perusahaan pembiayaan yang tercatat sebesar 1,94 kali atau jauh di bawah batas maksimum 10 kali.

“OJK secara konsisten terus melakukan asesmen terhadap perekonomian dan sektor jasa keuangan bersama Pemerintah dan otoritas terkait lainnya serta stakeholders dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan di tengah momentum pemulihan ekonomi nasional,” sebut keterangan OJK. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IRCA 2026

    Bank Jakarta Raih Penghargaan IRCA 2026 Hukumonline

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta berhasil meraih penghargaan Gold Regulatory Compliance pada Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang diselenggarakan oleh Hukumonline, di Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026. Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada perusahaan yang mampu mewujudkan kepatuhan hukum sebagai nilai inti dalam pengambilan keputusan strategis. “Dengan penerapan tata kelola yang baik, Bank Jakarta optimistis dapat meningkatkan kepercayaan […]

  • Intiland

    Kejar Target Sales, Ini Strategi Intiland

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Intiland Development Tbk menargetkan penujualan sepanjang 2022 ini sebesar Rp2,4 triliun. Guna mempercepat akselerasi penjualan, Intiland menerapkan sejumlah strategi. Salah satunya dengan menggenjot penjualan produk melalui layanan e-commerce. “Saya lihat untuk tahun 2022, target kami dari Rp2,4 triliun itu 50%-nya di landed house. Jadi untuk mencapai akselerasi tersebut saya membutuhkan partner berkolaborasi […]

  • Luarbiasa! Bank BTN Raih FinanceAsia 23rd Best Companies in Asia Award

    Luarbiasa! Bank BTN Raih FinanceAsia 23rd Best Companies in Asia Award

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil meraih penghargaan dalam ajang FinanceAsia 23rd Best Companies in Asia Award. Dalam ajang tersebut, Bank BTN meraih penghargaan Gold Award kategori Best Mid-Cap Company karena dinilai memiliki kinerja keuangan yang tumbuh signifikan dan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia dan Asia. Direktur Utama Bank […]

  • ekonomi nasional

    Pemerintah Jamin Stabilitas Ekonomi Nasional Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Di tengah dinamika ketidakpastian situasi global, stabilitas ekonomi nasional sepanjang tahun 2025 menunjukkan ketahanan dan kinerja yang solid. Pemerintah memastikan stabilitas makroekonomi tetap terjaga serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, inklusif serta berkelanjutan. “Pemerintah secara konsisten sepanjang tahun 2025 menjaga stabilitas ekonomi nasional. Salah satunya melalui penguatan koordinasi kebijakan lintas kementerian dan lembaga, sehingga […]

  • Kasus Sengketa Tanah Jadi Perhatian Khusus Pemerintah

    Kasus Sengketa Tanah Jadi Perhatian Khusus Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • 0Komentar

    JAKARTA – Diperlukan strategi dalam pencegahan dan penangganan kasus sengketa pertanahan, salah satunya dengan memperbaiki produk hukum pertanahannya. Pemerintah pun meminta masyarakat terutama pemilik tanah kini lebih sadar dalam mengurus dan melengkapi dokumen pertanahannya. “Penanganan sengketa tanah memang menjadi perhatian khusus di Kementerian ATR/BPN saat ini,” ujar R.B. Agus Widjayanto, Direktur Jenderal Penangganan Sengketa dan […]

  • Silaturahmi Tahun Baru 2022 Bank Indonesia (BI)

    Sambut Tahun 2022, BI Ungkap Tiga Hal Ini

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Hampir dua tahun, Indonesia dilanda ujian yang cukup berat di bidang perekonomian. Kini, memasuki tahun 2022, saatnya untuk membangun harapan dan optimisme. Bank Indonesia (BI) mengungkapkan tiga hal dalam menyambut tahun 2022, yaitu bersyukur, bersinergi dan membangun harapan. “Untuk itu pada kesempatan yang baik ini, kami ingin menyampaikan tiga hal untuk menyambut tahun […]

Translate »
expand_less