Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » 110 Pengembang REI Kalsel Ikut Pelatihan Digital Marketing

110 Pengembang REI Kalsel Ikut Pelatihan Digital Marketing

  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjarmasin – Sebanyak 110 pengembang anggota Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengikuti pelatihan digital marketing. Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu strategi antisipasi turunnya kinerja sektor industri properti ditengah ketidakpastian kondisi ekonomi global.

“Saat ini pengembang memerlukan competitive advantage dari digital marketing. Bagaimana proyek kita menjadi salah satu yang dilihat dan diperhitungkan oleh pasar,” kata Andy Kesuma Natanael, saat menjadi narasumber Short Course Special Marketing Strategy, Implementation and Practice, yang diselenggarakan REI Kalsel, di Banjarmasin, Senin, 5 Mei 2025.

Andy mengakui bahwa kondisi bisnis properti tidak baik-baik saja. Setiap segmen properti mulai dari segmen perumahan bersubsidi, perumahan kelas menengah, hingga properti komersial menghadapi tantangan masing-masing. “Segmen perumahan bersubsidi terkendala problem Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini terjadi akibat maraknya pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol),” tutur Andy.

Sedangkan untuk segmen rumah kelas menengah menghadapi tantangan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK). “Akibatnya calon konsumen rumah menengah terpaksa menahan diri untuk bertransaksi rumah. Mereka lebih memilih untuk mengontrak rumah untuk melihat perkembangan perekonomian,” ucapnya.

Untuk segmen properti mewah, imbuh Andy, terganjal akibat calon konsumen memilih menunda pembelian unit properti segmen atas karena adanya kekhawatiran situasi ekonomi berdampak terhadap aktivitas bisnisnya. “Semua segmen konsumen perumahan mengalami permasalahan masing-masing,” urai Andy.

Pelatihan marketing yang diselenggarakan Senin, 5 Mei 2025, ini diikuti 110 peserta anggota REI Kalsel. Kegiatan ini menjadi rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) XII REI Kalsel Tahun 2025.

Pelatihan ini mengulas aspek top of mind dan value of money yang harus diperhatikan oleh pelaku usaha properti di Kalsel. “Saat ini masyarakat sudah menjadi smart buyer. Strategi kita bagaimana menargetkan proyek properti kita masuk ke top of mind calon konsumen. Untuk selanjutnya, kita akan membuat proyek properti yang dikembangkan memiliki value of money sehingga diperhitungkan oleh pasar,” kata Andy.

Kedua aspek tersebut sangat krusial ditengah gempuran media sosial. “Media sosial saat ini menciptakan persaingan yang semakin ketat. Era pasar bebas saat ini memicu kecenderungan kompetisi borderless. Tidak mudah menggiring konsumen untuk datang ke kantor pemasaran dan langsung bayar uang tanda jadi,” kata Andi.

Manfaat Pelatihan Digital Marketing

Ketua REI Kalsel, Ahyat Sarbini mengatakan, organisasi harus mendukung aktivitas anggotanya dalam melakukan penjualan dan upaya meningkatkan kompetensi SDM pegawai perusahaan agar lebih profesional.

digital marketing

Pelatihan Digital Marketing (Foto: REI Kalsel)

“Anggota REI Kalsel perlu pengetahuan terkait digital marketing. Apalagi anggota REI sudah familiar dengan medsos seperti Facebook dan Instagram. Strategi pemasaran dengan menggunakan digital marketing akan mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi produk perumahan,” bebernya.

Ahyat mengungkapkan alasannya menyelenggarakan pelatihan setiap tahun untuk anggotanya. “Kami ingin mencetak kader-kader REI Kalsel untuk jadi pengusaha yang tangguh. Bukan hanya bicara bisnis propertinya saja, tapi juga sumber daya manusianya. REI adalah organisasi yang sangat dinamis dengan arah dan tujuan serta visi dan misi yang jelas. Kita harus terus berupaya melakukan pengembangan diri agar usaha tetap bisa berjalan optimal,” kata dia.

Terkait pembinaan terhadap anggota REI, pada kesempatan terpisah, Ketua Umum REI Joko Suranto, mengatakan bahwa asosiasi harus menyelenggarakan pengembangan kapasitas seluruh anggota. DPP REI menyambut baik sekaligus mengapresiasi langkah strategis REI Kalsel dalam upaya pembinaan anggotanya.

“Program capacity building untuk mengembangkan kapasitas seluruh anggota bisa bermanfaat untuk menumbuhkan bisnis properti. Kegiatan pelatihan juga mampu mencetak pengembang yang kompeten dan menghasilkan produk berkualitas yang tentunya disukai oleh masyarakat,” tutur Joko.

Ketua Panitia Pelaksana Diklat dan Musda XII REI Kalsel, Budi Harto menegaskan pelatihan digital marketing karena pemasaran merupakan ujung tombak dalam menumbuhkan kinerja perusahaan. “Selama ini pengembang anggota REI Kalsel masih kurang memahami dukungan teknologi berbasis aplikasi untuk meningkatkan pemasaran usahanya. Padahal, tidak perlu harus menyewa profesional di bidang tersebut, dari pihak internal perusahaan properti sendiri bisa membuat konten marketing properti,” pungkasnya. [end]

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Survei IAP DKI: Warga Puas terhadap Kualitas Pedestrian di Jakarta

    Survei IAP DKI: Warga Puas terhadap Kualitas Pedestrian di Jakarta

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) DKI Jakarta telah melakukan survei untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai kondisi pedestrian di Kota Jakarta. Survei dilakukan selama bulan Oktober 2022 dengan margin of error sebesar 5% dan tingkat kepercayaan 95%. Survei dilakukan secara random sampling terhadap 844 responden yang tersebar di seluruh Jakarta. “Survei ini bertujuan untuk mengetahui […]

  • Pengembang Kalsel Bidik Proyek IKN

    Pengembang Kalsel Bidik Proyek IKN

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • 0Komentar

    Banjarmasin – Proyek relokasi Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur ternyata menarik minat pengembang di provinsi tetangganya, yakni Kalimantan Selatan. Hal ini disampaikan Ketua Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Kalsel, Ahyat, dalam seremoni Pembukaan REI Kalsel Expo 2022, di Banjarmasin, Rabu 27 Juli 2022. “Kalsel dapat mengambil peranan sebagai penyangga dalam proyek […]

  • Thailand properti

    Thailand Beri “Lampu Hijau” Ekspatriat Miliki Properti

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Thailand berencana memberikan “lampu hijau” bagi ekspatriat kaya raya untuk memiliki tanah sebagai tempat tinggal (properti). Hal ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi dengan cara menarik satu juta penduduk baru  dari luar negeri. “Departemen Pertanahan sedang menyusun peraturan untuk memungkinkan kepemilikan tanah. Kebijakan tersebut sejalan dengan rencana pemerintah untuk membujuk orang asing yang kaya […]

  • Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

    Penyaluran Kredit Perbankan Pacu Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Kamis, 17 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri perbankan nasional harus meningkatkan penyaluran kredit ke sektor usaha guna memastikan keberlangsungan program pemulihan ekonomi. Pertumbuhan kredit saat ini mencapai 5,2 persen, jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu yang mengalami kontraksi. Saat ini dana pihak ketiga yang dikelola perbankan nasional mencapai Rp 7.250 triliun dengan loan to deposit ratio (LDR) hanya 77 […]

  • Asprumnas Bantu Korban Longsor Sumedang (Istimewa)

    Asprumnas Berikan Bantuan ke Korban Longsor Sumedang

    • calendar_month Senin, 18 Jan 2021
    • 0Komentar

    Sumedang – Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) memberikan bantuan kepada korban bencana tanah longsor di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat dalam berbagai bentuk kebutuhan pokok. Mulai dari mie instan, beras, minyak goreng dan serta uang tunai. Total bantuan berjumlah Rp 40 juta. Sekretaris Jendral DPP Asprumnas Akbar Fatoni mengatakan bahwa pihaknya turut berdukacita […]

  • Ilustrasi bangunan hijau

    Pemerintah Komit Wujudkan Bangunan Hijau dan Hunian Cerdas

    • calendar_month Jumat, 26 Nov 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen untuk mewujudkan penyelenggaraan infrastruktur permukiman dan perumahan yang berkelanjutan termasuk bangunan gedung hijau. Hal itu tertuang di dalam salah satu Visium Kementerian PUPR 2030 yakni tercapainya 100% hunian cerdas (smart living). Direktur Bina Teknik Permukiman dan Perumahan Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya […]

Translate »
expand_less