Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pekerja Informal Bakal Dapat Akses Pembiayaan Perumahan

Pekerja Informal Bakal Dapat Akses Pembiayaan Perumahan

  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto merancang skema agar kelompok masyarakat pekerja informal dapat mengakses pembiayaan perumahan. Hal itu sebagai upaya kebijakan pro rakyat yang diimplementasikan dalam program penyediaan kebutuhan papan bagi masyarakat.

“Keadilan harus dijalankan bukan hanya kepada yang punya gaji, tetapi juga yang tidak punya gaji, tidak bersifat pegawai, tetapi yang bergerak di sektor informal. Hal itu menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto,” kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, seusai mengikuti rapat terbatas Menteri Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Januari 2025.

Menteri Ara menuturkan sejumlah kebijakan pro rakyat yang akan diimplementasikan oleh pemerintah dalam 90 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo. Kebijakan tersebut mencakup penghapusan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) sebesar 0 persen, pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) selama 6 bulan untuk rumah di bawah Rp 2 miliar.

“Ini adalah sesuatu yang tadinya bayar menjadi gratis buat rakyat. Rakyat yang mana? Rakyat kecil yang berpenghasilan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Jadi seperti arahan beliau, kebijakan harus pro rakyat dan kami jalankan,” ujarnya.

Pemerintah juga mempercepat proses perizinan pembangunan. Misalnya, proses PBG yang sebelumnya memerlukan waktu hingga 45 hari, kini dipangkas menjadi 10 hari. Bahkan, di Tangerang, proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 4 jam. “Prinsip Presiden rakyat harus diberikan layanan yang cepat. Kalau ada yang bisa dibuat murah ya murah, gratis ya gratis,” tegas Ara.

Investasi Asing

Menteri PKP Maruarar Sirait juga menyampaikan kepercayaan investor asing terhadap Indonesia naik seiring langkah diplomasi Presiden Prabowo ke berbagai negara. “Kita mesti menyiapkan tim yang kuat sehingga nanti begitu investor datang sudah bisa legalnya begini, lokasinya di sini, dan sebagainya. Posisinya seperti apa, hak kewajibannya seperti apa, dengan prinsip saling menghormati. Kita juga mengutamakan kepentingan nasional dan bagaimana dampak terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas,” tutur Ara.

Menteri PKP Maruarar Sirait seusai mengikuti rapat kabinet tentang pembiayaan pekerja informal

Menteri PKP Maruarar Sirait seusai mengikuti rapat kabinet tentang pembiayaan pekerja informal (Foto: BPMI Setpres)

Menteri Ara mengatakan, bahwa sejak 20 Oktober 2024, pemerintah telah membangun sekitar 40 ribu unit rumah. Pencapaian tersebut akan terus ditingkatkan melalui pemanfaatan lahan negara, termasuk tanah hasil sitaan dari korupsi, aset BLBI, hingga Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak diperpanjang.

“Kami mendapat arahan yang sangat jelas bahwa memang lahan-lahan yang ada, misalnya, dari Kejaksaan Agung, dari tanah-tanah hasil korupsi yang disita. Kemudian, lahan dari BLBI, juga dari yang HGU-nya sudah tidak diperpanjang, dan berbagai jenis lainnya. Itu akan masuk kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, ke Bank Tanah. Selanjutnya akan diproses untuk membuat skema yang legal, yang ada kepastian hukumnya, dan juga yang berkeadilan,” kata Menteri Ara. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Simak! Ini 7 Trik Sederhana Bikin Rumah Tampak Lebih Luas

    Rumah Tampak Lebih Luas, Simak 7 Trik Sederhana Ini

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Menyulap ruangan sempit menjadi tampak lebih luas memerlukan keahlian khusus ditengah menjamurnya tren hunian modern, seperti rumah berukuran terbatas dan apartemen mungil. Hunian berukuran terbatas akan terasa nyaman dan tak sempit jika pengaturannnya tepat. Faktor penting lainnya yang patut diperhatikan adalah dalam hal pemilihan furnitur yang bertujuan untuk melahirkan suasana yang lebih lega. […]

  • Gencarkan Penanaman Pohon dan Pameran Properti, Ini Target REI

    Gencarkan Penanaman Pohon dan Pameran Properti, Ini Target REI

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – Jelang akhir semester I-2024, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) terus giat melaksanakan dua program strategis organisasi yakni penanaman sejuta pohon dan mendorong pertumbuhan sektor properti melalui gelaran pameran (REI Expo) di seluruh Indonesia. Bahkan dalam sepekan terakhir, Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menghadiri event penanaman pohon dan pameran properti di dua daerah […]

  • Ilustrasi Furniture Besi

    Begini Cara Merawat Perabotan dari Besi

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Tren minimalis memang tengah merebak, namun bukan berarti perabotan di rumah bisa seragam bahan dasarnya. Pasalnya, beda bahan dasar, beda juga cara merawatnya. Perabot di rumah, bisa terbuat dari kayu, rotan, alumunium, besi, dan masih banyak lagi. Apalagi perabotan dari besi, tentu sangat tidak sedap dipandang kalau sampai karatan dan merusak keindahan rumah […]

  • Pekerja Formal Buruh (Foto: Adang Sumarna)

    Duh, Status Ekonomi Indonesia Bisa Merosot Lagi

    • calendar_month Sabtu, 6 Feb 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kontraksi perekonomian nasional sebesar minus 2,07 persen (year on year/yoy) sepanjang tahun 2020 dipastikan akan berdampak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia. Dari semula sebesar Rp 59,1 juta atau setara USD 4.174 per kapita pada tahun 2019, menjadi Rp 56,9 juta atau setara USD 3.911 per kapita di tahun 2020. Penurunan PDB […]

  • OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    OSS Bermasalah, Pelaku Usaha Usulkan Bentuk Satgas Perizinan

    • calendar_month Minggu, 13 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS) masih bermasalah. Untuk itu, pelaku usaha meminta Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membentuk Satuan Tugas (Satgas) guna mengurai persoalan perizinan berusaha. “Pelaksanaan OSS sejak Agustus 2021 lalu terbukti belum dapat mengakselerasikan regulasi dengan sistem yang baru. Akibatnya semua tahapan proses perizinan […]

  • Infrastruktur Jalan di BSD City Pakai Aspal Campuran Sampah Plastik

    Infrastruktur Jalan di BSD City Pakai Aspal Campuran Sampah Plastik

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sinar Mas Land (SML) terus mentransformasi BSD City sebagai smart city. Elemen yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, salah satunya melalui kerjasama dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri) dalam mendorong penggunaan aspal dari campuran sampah plastik. Kerjasama dilaksanakan untuk aplikasi aspal dengan campuran sampah plastik kresek sepanjang […]

Translate »
expand_less