Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Pemerintah Godok Insentif untuk Tingkatkan Okupansi Kawasan Industri Halal

Pemerintah Godok Insentif untuk Tingkatkan Okupansi Kawasan Industri Halal

  • calendar_month Selasa, 20 Des 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pemerintah tengah menyiapkan sejumlah kebijakan fiskal dan non fiskal guna mendorong pertumbuhan tingkat okupansi atau keterisian dari tiga kawasan industri halal (KIH). Kendati telah berdiri selama beberapa tahun, tingkat keterisian ketiga KIH masih belum optimal.

“Kita terus membahas kendala-kendala yang dihadapi [KIH]. Pertama, supaya para pengusaha masuk ke dalam kawasan industri halal. Oleh karena itu, sedang dilakukan penelitian, upaya-upaya apa, kendala apa, antara lain yang bersifat insentif, baik itu fiskal maupun non fiskal,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam keterangan pers usai memimpin Rapat Pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), di Istana Wakil Presiden, Selasa, 20 Desember 2022.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarawati mengatakan, Pemerintah telah menyediakan insentif guna menarik investor ke KIH. Keran insentif bukan hanya dari sisi kebijakan fiskal, tapi juga dari sisi non fiskal. “Terutama di Bintan dan Kepri, sehingga bisa menjadi global hub dan meningkatkan value chain industri halal dunia,” ujar Sri Mulyani.

Sekretaris KNEKS menyampaikan sejumlah hal strategis terkait program kerja KNEKS guna pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Program kerja itu antara lain harmonisasi substansi rancangan Master Plan Industri Halal Indonesia (MPIHI) pada 2023 – 2029. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran PEN sebesar Rp 74,6 miliar dalam melaksanakan percepatan sertifikasi halal Usaha Mikro dan Kecil (UMK) untuk penambahan kuota sertifikasi self-declare.

“Kementerian Perindustrian sedang melakukan proses revisi Permenperin Nomor 17/2020. Tujuannya untuk memperkuat landasan penetapan KIH dan memasukkan insentif non-fiskal yang lebih menarik terkait KIH,” urai Sri Mulyani.

Industri Keuangan Syariah

Pada klaster Industri Keuangan Syariah, kontribusi pembiayaan syariah dalam proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan mencapai Rp 13,25 triliun (data per Q3-2022). Ini termasuk pembiayaan syariah KPBU Tol Semarang-Demak senilai Rp 1,34 triliun (Juni 2022).

“Pemerintah sedang menyiapkan dua pilot project KPBU Syariah di level pusat. Yaitu, KPBU Daerah Irigasi Komering, Provinsi Sumatera Selatan dan KPBU Saluran Interkoneksi / High Level Diversion (HLD) Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Berikutnya, satu KPBU Syariah di daerah, yaitu KPBU syariah RSUD Kota Ternate,” ungkap Sri Mulyani.

Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif KNEKS Taufik Hidayat melaporkan, hingga Desember 2022, keterisian Modern Halal Valley Cikande mencapai 19 persen. Selanjutnya, keterisian Halal Industri Parks Sidoarjo sebesar 33,1 persen, dan Bintan Inti Halal Hub 4,7 persen.

“Perlu dukungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian untuk mengoordinasikan integrasi industri dari hulu ke hilir di tiga KIH,” kata Taufik. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Majalah REI Edisi Januari 2021

    Majalah REI Edisi Januari 2021

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • 0Komentar

    Hikmah Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Secara menyeluruh, tahun 2020 menjadi masa-masa yang cukup berat bagi perekonomian nasional sebagai dampak memburuknya ekonomi dunia. Tidak terkecuali di sektor properti, tekanan pasar sangat kencang sehingga dipastikan tahun lalu ditutup dengan kondisi yang kurang menggembirakan. Begitu pun di 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih dibayang-bayangi tingginya […]

  • Indonesia Emas

    Jokowi Paparkan Tiga Acuan Wujudkan Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Guna menggapai visi Indonesia Emas 2045, Presiden Joko Widodo menyebut setidaknya tiga hal pokok yang akan menjadi acuan. Acuan yang pertama adalah stabilitas bangsa dan negara. “Stabilitas bangsa ini harus terjaga. Tidak ada satu negara pun yang berhasil mencapai sebuah kemakmuran saat kondisinya tidak stabil, enggak ada,” ujar Presiden Jokowi pada saat meluncurkan […]

  • Panasonic Water Purification System Jaminan Kualitas Air Bersih

    Panasonic Water Purification System Jaminan Kualitas Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • 0Komentar

    Air bersih adalah kebutuhan pokok yang mendasar bagi manusia, karena dapat digunakan untuk mandi, mencuci, memasak dan lain-lain. Hal inilah yang membuat air bersih sangat penting untuk melengkapi kebutuhan sehari-hari. Panasonic Water Purification System (WPS) adalah teknologi terkini dari Panasonic yang menjamin ketersediaan air bersih dan aman dipakai untuk kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, ketersediaan air bersih […]

  • Karya Mapei dan Atelier Riri Jadi Stan Terfavorit di Pameran Arch:ID 2023

    Karya Mapei dan Atelier Riri Jadi Stan Terfavorit di Pameran Arch:ID 2023

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pameran Arch:ID 2023 bertajuk “Identitas?” yang diselenggarakan oleh Arch:ID di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City pada 16–19 Maret 2023 menjadi ajang persembahan karya arsitektur yang merupakan kolaborasi arsitek dengan produk material bangunan. Mapei, perusahaan produk-produk kimia bangunan, turut berpartisipasi dalam rangkaian acara pameran ini bersama perusahaan arsitek kenamaan Indonesia, Atelier Riri. Kolaborasi […]

  • Desain Interior, Lantai Kayu Ramah Lingkungan Makin Diminati

    Desain Interior, Lantai Kayu Ramah Lingkungan Makin Diminati

    • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aspek keberlanjutan (sustainability) dan penggunaan material yang ramah lingkungan kini menjadi perhatian dan semakin diminati di industri properti. Banyak pengembang properti maupun desainer interior di Indonesia yang lebih suka dengan penggunaan material atau bahan bangunan ramah lingkungan sebagai dukungan terhadap konsep pembangunan berkelanjutan. Aspek keberlanjutan ini juga menjadi perhatian serius para desainer interior […]

  • Arrayan Group Gelar Akad Kredit Massal Perdana di Perumahan GCC 2

    Arrayan Group Gelar Akad Kredit Massal Perdana di Perumahan GCC 2

    • calendar_month Senin, 11 Mar 2024
    • 0Komentar

    CIKARANG – Arrayan Group, pengembang perumahan subsidi terkemuka nasional, menggelar akad kredit massal di Perumahan Grand Cikarang City 2 (GCC 2) di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (9/3). Akad kredit massal ini mengusung tema “Lebaran Punya Rumah Baru”. Yang istimewa, akad kredit massal di GCC 2 ini adalah akad kredit perdana Bank BTN Kanwil 1 dengan […]

Translate »
expand_less