Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Realisasi Program Sejuta Rumah Q2-2022 Capai 278.725 Unit

Realisasi Program Sejuta Rumah Q2-2022 Capai 278.725 Unit

  • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Realisasi Program Sejuta Rumah hingga kuartal II (Q-2) tahun 2022 mencapai 278.725 unit. Pembangunan perumahan ini dapat meningkatkan perekonomian nasional sekaligus memenuhi kebutuhan rumah yang layak di seluruh wilayah Indonesia.

“Progres pembangunan rumah yang termasuk dalam Program Sejuta Rumah per 31 Mei 2022 ini mencapai angka 278.725 unit,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto, di Jakarta, Senin, 20 Juni 2022.

Iwan optimistis pembangunan rumah untuk masyarakat akan terus meningkat seiring stabilitas perekonomian secara nasional. Keterlibatan para pemangku kepentingan perumahan seperti pemerintah daerah, pengembang, perbankan, masyarakat serta sektor swasta untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Program Sejuta Rumah merupakan gerakan percepatan dan kolaborasi antara pemerintah dengan para pelaku pembangunan perumahan dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap penyediaan hunian yang layak untuk seluruh masyarakat Indonesia.

“Kami tetap optimis Program Sejuta Rumah bisa mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan. Untuk capaian Program Sejuta Rumah saat ini terdiri dari 220.878 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 57.847 unit rumah non MBR,” terangnya.

Berdasarkan data, realisasi Program Sejuta Rumah untuk rumah MBR mencapai 79 persen dan 21 persen rumah non MBR. Dari total pasokan 220.878 unit rumah MBR yang tersedia, Kementerian PUPR berkontribusi sebesar 34.000 unit, Kementerian/ Lembaga terkait 49 unit, pemerintah daerah 1.680 unit, pengembang 153.264 unit, CSR perusahaan 14 unit, dan masyarakat 31.871 unit.

Sedangkan rumah non MBR totalnya 57.847 unit dari pengembang 39.576 unit dan masyarakat sebanyak 18.271 unit. “Masyarakat sangat membutuhkan bantuan perumahan dari pemerintah. Kami akan terus mempercepat pembangunan hunian untuk masyarakat. Salah satunya dengan menggerakkan pemangku kepentingan untuk tetap mewujudkan infrastruktur perumahan yang baik,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Didik Investor Muda Properti, Intiland Luncurkan Program I AM IYL

    Didik Investor Muda Properti, Intiland Luncurkan Program I AM IYL

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) mewujudkan komitmennya untuk pemberdayaan generasi muda sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Di bawah payung Intiland Youth Panel, Perseroan meluncurkan program pelatihan kepemimpinan bagi para generasi muda yang bernama IAM Intiland Young Leaders (IYL). Theresia Rustandi, Corporate Secretary and […]

  • Jalan Bypass BIL-Mandalika Jadi Percontohan

    Jalan Bypass BIL-Mandalika Jadi Percontohan

    • calendar_month Rabu, 12 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap pekerjaan penataan koridor Jalan Bypass BIL-Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dapat menjadi contoh jalan nasional yang baik. Penataan Jalan bypass Bandara Internasional Lombok (BIL) hingga Sirkuit Mandalika merupakan bagian dari persiapan jelang pelaksanaan MotoGP 2022. Menteri Basuki mengatakan penataan ruas jalan itu […]

  • Sosialisasi KUR Perumahan

    Sosialisasi KUR Perumahan Gandeng Danantara dan Kadin Indonesia

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Pelaku usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia diharapkan bisa naik kelas melalui pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang dinamai Kredit Program Perumahan (KPP). Melalui program ini, Pemerintah menyediakan kredit modal kerja dan kredit investasi dari sisi penyediaan dan permintaan sehingga diharapkan mampu mendorong capaian Program 3 Juta Rumah. […]

  • Prospek Properti di 2025

    Prospek Properti di 2025 Tetap Positif, Produk Ini yang Diminati

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Prospek properti di 2025 diproyeksi tetap positif dan semarak. Namun, hanya produk-produk yang memiliki keunikan konsep dan fasilitas lengkap yang bakal menjadi pilihan konsumen. “Persaingan produk antar pengembang diperkirakan akan semakin ketat. Terkait segmen, saat ini produk hunian tapak (landed house) yang terjangkau di kelas menengah tetap jadi pilihan konsumen. Sedangkan untuk apartemen, […]

  • Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi (Foto: Istimewa)

    Bermasalah Selama 22 Tahun Jadi Ibu Kota Baru, Persoalan di Sofifi Mau Diselesaikan!

    • calendar_month Kamis, 24 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah tengah berupaya mengurai persoalan Ibu Kota Maluku Utara yang telah tertunda selama 22 tahun. Beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil; Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengadakan rakor dan dilanjutkan dengan kunjungan […]

  • pekerja informal

    Skema RTO Pekerja Informal Tingkatkan Transaksi Rumah MBR

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Skema Rent to Own (RTO) atau sewa beli dinilai mampu memacu penjualan rumah subsidi, utamanya yang menyasar segmen pekerja informal (non-fixed income). Pasalnya, pekerja sektor informal memiliki kemampuan membayar, namun tidak dapat membuktikan kemampuan tersebut dalam sistem pembiayaan konvensional yang saat ini berlangsung. Sama halnya dengan konsep menabung, sewa sebelum KPR melalui skema RTO […]

Translate »
expand_less