Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » REI DKI Belajar Pengembangan IKN ke Sejong City

REI DKI Belajar Pengembangan IKN ke Sejong City

  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bisa mencontoh pembangunan Sejong City. Hanya dalam tempo satu dekade di kota administratif definitif kedua setelah Seoul, Korea Selatan, ini telah berdiri bangunan megah dan berpenghuni 300 ribu warga. Hal ini didapat dari hasil studi banding REI DKI Jakarta ke Sejong City, pada 20 Februari 2024 kemarin.

Sejak ground breaking yang menandai awal mula pembangunannya pada 2007 silam, kota tersebut telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. “Tahapan pengembangan Sejong City sangat luar biasa dan mengagumkan. Dalam waktu 10 tahun saja di Sejong telah berdiri bangunan megah lengkap dengan teknologi canggih berupa smart and green building. Itu yang ingin kami pelajari,” ucap Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta, Arvin F. Iskandar, dalam keterangan persnya, Rabu, 6 Maret 2024.

Megaproyek Sejong City menempati lahan seluas 7.000 hektare. “Kami terbang ke Korea Selatan untuk belajar pembangunan Kota Sejong. Bagaimana mereka mengembangkan smart building, massive building dengan area terbuka seluas 60 persen,” kata Arvin.

Merujuk data Korea National Agency for Administrative City Construction (NAACC) per akhir 2023 lalu, pengembangan Sejong City menyedot anggaran 130 miliar dollar AS. Nominal itu setara 81% dari total rencana investasi yakni 170 miliar dollar AS. Anggaran tersebut antara lain terserap untuk pembangunan 127 ribu unit rumah dari total 200 ribu hunian (setara 64%) serta gedung-gedung pemerintahan dan infrastruktur pendukung lainnya. Pembangunan kota administrasi Sejong bertujuan untuk mengurai kepadatan di Seoul, ibu kota Negeri Ginseng.

Pemandangan Sejong City dari gedung perkantoran (Foto: REI DKI)

“Saat ini sudah ada 303.289 penghuni di Kota Sejong. Jumlah tersebut setara dengan 60 persen dari total populasi sesuai perencanaan yang ada. Para penghuni kota itu bekerja di 44 instansi pemerintahan dan 16 lembaga riset negara,” tutur Direktur Jenderal Perencanaan dan Pengembangan Korea NAACC, Hyungwook Choi.

Ditiru IKN

Menurut Choi, tahapan pembangunan Kota Sejong kini sudah memasuki tahun ke-17 dari total waktu pengembangan selama 23 tahun. Pengembangan Kota Sejong merupakan kolaborasi dari sejumlah institusi. Proyek kota baru ini mendapat dukungan sepenuhnya dari lembaga Komite Administrasi Kota, kebijakan pemerintah, Ministry of Interior and Safety (MoIS), dan Pemerintah Kota Sejong. “Selain NAACC, pengembangan Kota Sejong juga melibatkan Komite Konstruksi Kota Administratif, dan Korea Land and Housing Corporation,” paparnya.

Arvin menambahkan, kegiatan studi banding tersebut semakin membuka mata anggota REI DKI Jakarta terkait peluang pengembangan proyek sejenis yakni Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur. “Saya sangat optimistis soal proses relokasi IKN. Proyek sebesar IKN tentu bisa terwujud melalui kerja sama seluruh pihak terkait. Saat studi banding kemarin, kami juga mendapat dukungan dari Otorita IKN. Bahkan, Tenaga Ahli Kepala Otorita IKN, Rusmin Lawin, turut mendampingi rombongan selama di Sejong,” ucap Arvin.

Theresia Rustandi, Corporate Director PT Intiland Development Tbk, yang ikut dalam rombongan itu mengutarakan pendapat senada. Menurutnya, pengembangan IKN dapat meniru pola pembangunan Sejong City. Mulai dari tahap awal pembangunan, pembentukan pemerintahan, relokasi pegawai pemerintahan pusat, hingga Sejong City kini menjadi kota mandiri. Sejong terus berkembang menjadi kota yang lebih lengkap dengan segala sistem dan infrastruktur penunjangnya.

“IKN bisa meniru tahapan pengembangan Sejong City. Pengembangan Sejong merupakan best practice untuk pembangunan di IKN,” ungkap Theresia. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bidik Hunian Milenial, Hipmi Ajak REI Kolaborasi

    Bidik Hunian Milenial, Hipmi Ajak REI Kolaborasi

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Kalangan milenial masih menjadi magnet bagi pasar perumahan. Demi menangkap peluang pasar ini, pelaku usaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI). “Kami tertarik untuk menggarap perumahan bagi konsumen dari kalangan milenial. Pengusaha anggota Hipmi yang menggarap, tentunya dengan bantuan atau dukungan […]

  • Ilustrasi Merawat Rumah

    Hal-hal yang Mudah Rusak di Rumah dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Memiliki rumah tentu menjadi idaman bagi setiap orang. Berbagai usaha dilakukan agar mendapatkan hunian yang nyaman baik untuk ditinggali maupun nyaman di kantong. Setelah berhasil memilikinya, PR mengenai rumah ini ternyata tidak berhenti sampai di situ. Ada saja bujet yang harus disiapkan untuk pengeluaran yang tidak terduga. Kondisi tersebut wajar adanya. Sebab, memutuskan […]

  • Sah! Perda Retribusi IMB Jadi Kebijakan Transisi PBG

    Sah! Perda Retribusi IMB Jadi Kebijakan Transisi PBG

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah daerah (pemda) yang belum menetapkan peraturan daerah (perda) pajak dan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dapat menggunakan Perda tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hingga dua tahun mendatang. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri PUPR dan Menteri Investasi/Kepala BKPM yang diterima industriproperti.com, Selasa, 1 Maret […]

  • sinar mas land

    Sinar Mas Land Luncurkan Program Penjualan Nasional 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    BSD CITY – Sinar Mas Land menghadirkan Program National Sales 2026 bertajuk Royal Key yang secara resmi diluncurkan di Marketing Office BSD City pada 22 Januari 2026. Tahun ini, Sinar Mas Land menawarkan lebih dari 1.400 unit properti dengan target perolehan Rp3,6 triliun. Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta […]

  • kepastian berusaha

    FORKAS Ungkap 7 Kendala Wujudkan Kemudahan dan Kepastian Berusaha

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sejumlah persoalan menghadang dalam proses mewujudkan kemudahan dan kepastian berusaha, untuk mendorong ekspor dan daya saing produk Indonesia. Salah satunya kendalanya adalah Persetujuan Impor (PI) bahan baku dan penolong antara Kemenperin dengan Kemendag belum terintegrasi NSPK persetujuan sehingga membuat tidak ada kepastian. “Yang kedua adalah pengurangan kuota PI bahan baku/ bahan penolong berdasarkan […]

  • Ilustrasi Ruang Kantor

    Hybrid Working Kurangi Kebutuhan Ruang Kantor

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penerapan hybrid working di sejumlah perusahaan berdampak pada berkurangnya kebutuhan akan ruang kantor. Hal ini juga akan mempengaruhi konsumsi energi dan biaya lainnya. Demikian disampaikan dalam Market Insights mengenai Implikasi Hybrid Working dalam Pengelolaan Gedung Kantor dan Ruang Kerja dari Colliers Indonesia. “Hybrid working yang merupakan kombinasi dari bekerja di kantor dengan bekerja […]

Translate »
expand_less