Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Sektor Konstruksi Pacu Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2023

Sektor Konstruksi Pacu Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2023

  • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan IV-2023 mencapai 5,04% (year on year/yoy), atau lebih tinggi ketimbang Triwulan III-2023 sebesar 4,94% (yoy). Sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,68% (yoy) yang memberikan kontribusi pertumbuhan terbesar kedua setelah industri pengolahan. Secara tahunan, pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2023 juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,05% (ctc).

“Kalau lihat, maka angka kita lebih tinggi dari consensus forecast dengan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2023 adalah 5,03%,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan IV Tahun 2023, di Jakarta, Senin, 5 Februari 2024.

Selain sektor konstruksi, konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 4,82% (yoy) dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,40% (yoy) menjadi penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Terjaganya pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan PMTB, serta meningkatnya pertumbuhan sektor konstruksi merupakan implikasi dari upaya Pemerintah dalam menstimulasi perekonomian nasional pada Triwulan IV-2023 lalu.

“Stimulus itu seperti di sektor perumahan melalui kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Perumahan Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan pemberian subsidi biaya administrasi bagi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Berikutnya, penebalan bansos untuk mitigasi El Nino dan menjaga daya beli, serta akselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk penguatan UMKM,” papar Airlangga.

Secara spasial, seluruh wilayah di Indonesia juga terus mengalami penguatan dengan dominasi kontribusi terbesar kepada PDB nasional berasal dari Pulau Jawa yakni mencapai 57,05%. Pertumbuhan ekonomi yang signifikan juga dicapai oleh Provinsi Maluku Utara 20,49% dan Sulawesi Tengah 11,91%, yang ditopang oleh kinerja industri pengolahan logam dasar sebagai implikasi dari kebijakan hilirisasi.

Prospek Perekonomian Nasional

Dengan berbagai capaian kondisi perekonomian nasional tersebut, Indonesia mampu menjadi salah satu negara yang tumbuh kuat dan persisten berada di level yang tinggi ketimbang sejumlah negara lain. Pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang tahun 2023 mampu melampaui beberapa negara peers seperti Malaysia (3,77%) dan Korea Selatan (1,36%). Ekonomi Indonesia juga tumbuh lebih tinggi dari perekonomian negara G-20 seperti Amerika Serikat (2,5%), Perancis (0,9%) maupun Jerman yang mengalami kontraksi (-0,3%).

Ke depan, prospek perekonomian nasional juga dinilai masih akan memiliki capaian optimal dengan ditunjukkan oleh angka PMI Manufacturing Indonesia yang terus berada di level ekspansif pada Januari 2024 sebesar 52,9. Hal tersebut memberikan optimisme bahwa geliat ekonomi nasional semakin membaik. Hal ini menjadi modal bagi pencapaian target ekonomi mendatang seiring dengan proyeksi perbaikan ekonomi global.

“Dengan proyeksi yang ada, berbagai lembaga memprediksi pertumbuhan Indonesia sampai tahun 2025 seperti IMF masih memprediksi kita di angka 5%. Kemudian World Bank antara 4,9%-5%, dan OECD di angka 5,2%, melampaui rata-rata proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia dan menyalip pertumbuhan ekonomi emerging market seperti Tiongkok. Kebijakan berkelanjutan menjadi kunci pertumbuhan perekonomian ke depan. Walaupun kita menyadari ada risiko-risiko ke depan,” pungkas Menko Airlangga.

Prioritas Program

Guna memastikan stabilitas dan ketahanan ekonomi ke depan, Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan prioritas. Misalnya, revitalisasi mesin konvensional melalui peningkatan produktivitas dan daya saing dengan Program Kartu Prakerja. Selanjutnya, melalui pelatihan vokasi, dan implementasi UU Cipta Kerja. Tidak hanya itu,  Pemerintah juga berupaya melakukan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis. Antara lain Proyek Strategis Nasional (PSN), pembangunan MRT dan kereta cepat, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Ibu Kota Nusantara (IKN). Berikutnya, program Reforma Agraria, perluasan kerja sama internasional dan penguatan ketahanan pangan.

Selain itu, Pemerintah juga akan mendorong mesin perekonomian baru melalui digitalisasi, transisi energi berkelanjutan, industrialisasi dengan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Pemerintah juga akan memperkuat ketahanan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai perlindungan sosial. Termasuk menjaga daya beli masyarakat rentan, pembiayaan mikro, dan padat karya tunai. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • PUPR Salurkan Bantuan PSU Rp 2,77 M di Riau

    PUPR Salurkan Bantuan PSU Rp 2,77 M di Riau

    • calendar_month Minggu, 11 Jul 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya mendorong pengembang untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah {MBR} melalui penyaluran bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU). Kementerian PUPR mengalokasikan bantuan PSU senilai Rp 2,77 miliar untuk 495 unit rumah subsidi yang tersebar di lima kabupaten/kota di Provinsi Riau. “Kami menyalurkan […]

  • intiland tierra

    Intiland Hadirkan Hunian Eksklusif Tierra Residence di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pengembang properti PT Intiland Development Tbk atau Intiland menghadirkan Tierra Residence, sebuah pengembangan perumahan di kawasan superblok modern Tierra, Surabaya Barat. Dibangun di lahan seluas 1,5 hektar, Tierra Residence dirancang dengan lingkungan yang hijau, teduh, dan asri untuk gaya hidup yang seimbang dan berkualitas. Berlokasi di Surabaya Barat, Tierra Residence dikelilingi berbagai pusat […]

  • Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BP Tapera dengan Bank Penyalur FLPP

    Cek, Ini Daftar 38 Bank Penyalur FLPP Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 6 Jan 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Sebanyak 38 bank nasional dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) resmi menjadi penyalur dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan pada Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2022. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dengan 38 bank penyalur FLPP tahun 2022. “Dalam kesempatan ini […]

  • Usung Hunian Modern Minimalis, Duta Putra Land Luncurkan Klaster Ladera

    Usung Hunian Modern Minimalis, Duta Putra Land Luncurkan Klaster Ladera

    • calendar_month Rabu, 28 Jun 2023
    • 0Komentar

    JAKARTA – Duta Putra Land meluncurkan klaster terbaru dengan konsep hunian modern minimalis di Kota Mandiri Grand Duta City South of Jakarta. Klaster yang diberinama Ladera itu diluncurkan menyusul sukses penjualan klaster pertamanya, Cascada. Grand Duta City South of Jakarta dikembangkan Duta Putra Land di lahan seluas 200 hektar. Kawasan ini akan terdiri dari area […]

  • REI Beberkan Efek Pusat Perbelanjaan untuk Proyek Perumahan

    REI Beberkan Efek Pusat Perbelanjaan untuk Proyek Perumahan

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Keberadaan suatu pusat perbelanjaan yang terintegrasi dengan pengembangan suatu kawasan perumahan menjadi keniscayaan. Selain sebagai fasilitas, peranan pusat perbelanjaan tentunya akan menjadi daya tarik yang atraktif bagi proyek properti. “Ada pergeseran dari 20 tahun terakhir. Dulu pusat perbelanjaan hanya merupakan fasilitas. Di masa lalu, pusat perbelanjaan hanya sebagai basic need serta berskala neighborhood. […]

  • Kawasan Industri Hijau Mulai Jadi Tren di Asia Pasifik

    Optimisme Sektor Ritel dan Kawasan Industri Pasca Aksi Demonstrasi

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sektor kawasan industri dan ritel pada Semester II 2025 diprediksi tetap memiliki potensi yang baik. Lembaga Konsultan Properti Knight Frank Indonesia memprediksi untuk jangka panjang kawasan industri prospek Indonesia masih sangat potensial jika dapat membangun iklim investasi yang kondusif dan menjaga kepercayaan investor. “Investor akan terus memantau bagaimana upaya-upaya para stakeholder memberikan jaminan […]

Translate »
expand_less