Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » BP Tapera Ubah Skema Komposisi KPR Rumah Subsidi

BP Tapera Ubah Skema Komposisi KPR Rumah Subsidi

  • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan mengubah komposisi KPR rumah subsidi pada tahun 2025 dari semula 75:25 (kombinasi antara pendanaan APBN dan perbankan) menjadi 50:50.

Perubahan komposisi tersebut diharapkan dapat menambah dukungan pendanaan dari semula 220 ribu unit menjadi 330 ribu unit rumah subsidi sehingga Program 3 Juta Rumah tahun 2025 dapat berjalan secara baik.

“Dengan keterbatasan sumber pembiayaan APBN, diharapkan bisa dicapai hasil yang optimal. Seluruh bank penyalur sudah menyatakan kesiapannya dengan komposisi 50:50 agar optimalisasi penyaluran dana KPR bisa lebih besar. Perubahan komposisi ini maka KPR FLPP di tahun depan bisa untuk mendanai 330 ribu unit rumah subsidi,” kata Direktur Pembiayaan Perumahan BP Tapera, Imam Syafii Toha, dalam Diskusi Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) bertema ‘Gotong Royong Mewujudkan Mimpi Bangun 3 Juta Rumah’, di Jakarta, Jumat, 20 Desember 2024.

Imam menjelaskan, seluruh ekosistem pembiayaan hunian khusus masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan menandatangani K0mitmen Bersama Sukseskan Program 3 Juta Rumah dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program KPR Sejahtera FLPP dan Pembiayaan Tapera Tahun 2025. “Komitmen bersama itu akan diikrarkan pada Senin, 23 Desember 2024 berbarengan dengan penandatanganan PKS disaksikan oleh Menteri Keuangan dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP),” kata dia.

Menanggapi perubahan komposisi pembiayaan KPR FLPP, Kepala Divisi Kredit Pemilikan Rumah Bersubsidi PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Budi Permana, menegaskan bahwa BTN tidak terkendala dengan persoalan likuiditas.

“Bagi BTN tidak ada masalah perubahan komposisi KPR subsidi. Namun, jika marginnya masih dipatok 5%, maka itu akan jadi permasalahan. Kalau suku bunga dinaikkan menjadi 7% hingga 8%, tentu itu akan lebih menarik bagi bank penyalur karena profit margin akan sama seperti skema komposisi pendanaan sebelumnya yakni 75:25,” kata Budi.

Imam menambahkan, rencananya skema baru komposisi KPR subsidi di tahun depan menggunakan suku bunga tiering. “Sampai dengan tahun ke-10 tenor cicilan masih dalam masa subsidi sehingga tingkat bunga pinjaman sebesar 5%. Selanjutnya, akan berlaku suku bunga tier antara 6% hingga maksimal 7%,” ucapnya.

Diskusi Forwapera bahas rumah subsidi

Direktur Pembiayaan Perumahan BP Tapera Imam Syafii Toha (paling kanan) saat diskusi tentang rumah subsidi (Foto: Istimewa)

BP Tapera tengah menyiapkan agar proses akad KPR subsidi bisa dijalankan di awal tahun depan. Saat ini, dari total 4,3 juta aparatur sipil negara (ASN) di seluruh daerah yang sudah terdaftar, baru 1,5 juta ASN yang sudah melengkapi data pribadi.

“Kami melakukan edukasi secara masih one on one ke seluruh provinsi. Setidaknya 15 provinsi telah dikunjungi sebagai upaya sosialisasi yang dihadiri langsung oleh Kepala Biro Kepegawaian Daerah (BKD) dan Biro Keuangan di daerah tersebut,” tutur Imam.

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ruang Belajar

    Ruang Belajar Angga Budi Kusuma Diminati Ribuan Developer

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • 0Komentar

    Jakarta – Program Ruang Belajar gelombang pertama yang digagas Angga Budi Kusuma sukses digelar di Kantor Pesona Kahuripan Group, Cileungsi, Kabupaten Bogor Jawa Barat, pada Sabtu-Senin, 27-29 Desember 2025. Kegiatan berbagi ilmu bagi para pengembang rumah subsidi itu diserbu ribuan calon peserta. “Namun keterbatasan kapasitas tempat yang hanya dapat menampung sekitar 100 orang, sehingga kami terpaksa […]

  • IKN sebagi kota berkelanjutan dibangun dengan konsep smart city.

    Ini Alasan Pemindahan Ibu Kota Negara

    • calendar_month Sabtu, 18 Jun 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Penyebaran pertumbuhan perekonomian dari barat ke timur menjadi salah satu alasan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Keberadaan IKN diharapkan dapat berperan sebagai economic super hub dan economic value chain nasional. Pengembangan economic super hub dalam enam klaster ekonomi strategis, resilien, dan inovatif. Yakni meliputi klaster industri teknologi bersih, klaster farmasi terintegrasi, klaster industri pertanian berkelanjutan, klaster ekowisata, klaster […]

  • Gelar Infinite Living, Sinar Mas Land Berikan Stimulus Subsidi DP 20%

    Gelar Infinite Living, Sinar Mas Land Berikan Stimulus Subsidi DP 20%

    • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
    • 0Komentar

    BSD CITY – Industri properti diproyeksi akan terus bertumbuh pada tahun 2024. Optimisme ini ditandai dengan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan III-2023 yang tumbuh sebesar 1,96% (year on year/yoy) atau lebih tinggi dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,92% (yoy). Sejumlah strategi hingga insentif disiapkan pemerintah untuk menjaga pertumbuhan industri properti, salah satunya adalah […]

  • Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenperin Bentuk LSP Industri Keramik

    Tingkatkan Kualitas SDM, Kemenperin Bentuk LSP Industri Keramik

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pengembangan industri keramik nasional agar bisa lebih berdaya saing global. Salah satu upayanya yakni melalui pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang keramik untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pekerjanya. “Industri keramik Indonesia menempati peringkat ke-8 dunia. Kapasitas produksi terpasang mencapai 538 juta m2 per tahun dan mampu […]

  • Pemerintah Didesak Segera Terbitkan Dana SBUM Rumah Subsidi

    Pemerintah Didesak Segera Terbitkan Dana SBUM Rumah Subsidi

    • calendar_month Sabtu, 23 Jan 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah diminta segera merealisasikan penyaluran program Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) hunian bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pasalnya, belum terbitnya alokasi dana program itu menjadi alasan masih tertundanya penyaluran dana bagi Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP). “Kendati kedua program ini berbeda, namun dari informasi yang kami terima bahwa […]

  • pertumbuhan ekonomi

    Ini Dia Sumber Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

    • calendar_month Minggu, 11 Des 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan bahwa penggunaan produk dalam menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di masa yang akan datang. “Bagaimana cara membuat supaya kegiatan ekonomi Indonesia dapat terus melanjutkan pemulihan dengan kuat. Kita harus memastikan penggunaan produk dalam negeri,” ujar Suahasil dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 11 November 2022. Suahasil menjelaskan, […]

Translate »
expand_less