Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ini Dia Dampak Program 1 Juta Hunian Vertikal ke Pasar Properti

Ini Dia Dampak Program 1 Juta Hunian Vertikal ke Pasar Properti

  • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Program 1 juta Hunian Vertikal yang digagas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto diprediksi akan memberikan dampak positif terhadap sektor properti Tanah Air. Pasalnya, program tersebut akan semakin mempermudah akses masyarakat memiliki apartemen terjangkau di perkotaan.

“Program 1 juta hunian vertikal dinilai memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pasar properti, khususnya dalam meningkatkan akses kepemilikan apartemen dengan harga terjangkau di perkotaan,” jelas Director of Strategic Consulting dari Cushman & Wakefield Indonesia Arief Rahardjo dalam Media Briefing secara virtual pada Selasa, 17 Desember 2024.

Arief menambahkan, pemanfaatan lahan pemerintah dalam program ini membantu menekan biaya pembangunan, sehingga harga apartemen menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, lokasi yang dipilih untuk pengembangan apartemen di perkotaan mendukung kemudahan mobilitas.

Ditambah lagi, mengurangi pergerakan kendaraan pribadi, dan mendorong penggunaan transportasi publik, yang pada gilirannya dapat mengurangi kemacetan dan polusi udara.

“Program ini juga berperan dalam mendorong perkembangan pusat komersial baru, sekaligus meningkatkan kenyamanan hidup bagi pekerja usia produktif yang semakin membutuhkan hunian yang terjangkau dan strategis di pusat kegiatan ekonomi,” imbuhnya.

Tantangan Ekonomi Vs Pasar Properti

Menghadapi tantangan ekonomi dan mengingat kebutuhan rumah yang terus berkembang, pasar properti Jabodetabek, termasuk sektor kondominium, ritel, perumahan tapak, perkantoran, hotel, apartemen sewa, dan industrial, menunjukkan berbagai dinamika yang perlu diperhatikan dalam proyeksi 2025.

Sektor properti masih membutuhkan waktu untuk recovery di tahun 2025.

Sektor properti masih membutuhkan waktu untuk recovery di tahun 2025. (Foto: Pixabay/IqbalStock)

Berdasarkan data terkini, sektor kondominium menengah-bawah, yang memiliki harga jual di bawah Rp 15.000.000/m2, telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam sepuluh tahun terakhir. Di DKI Jakarta, harga per m2 untuk Rusunami berkisar antara Rp10.965.878 hingga Rp11.785.805, tergantung pada lokasi, sesuai dengan Keputusan Gubernur DKI Jakarta.

Meskipun pasar ini sempat terhambat oleh ketidakpastian ekonomi dan keterbatasan lahan sejak 2018, permintaan hunian berlanjut, yang tercermin dari peningkatan tingkat hunian pada unit subsidi (77%) dan non-subsidi (62,4%). Pengembangan properti juga mengikuti perkembangan infrastruktur transportasi, seperti stasiun KRL, LRT, dan akses tol, yang semakin meningkatkan daya tarik kawasan tersebut. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pariwisata Jakarta

    Pacu Pariwisata Jakarta, Bank Jakarta Dukung Abang None 2025

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Bank Jakarta berkomitmen dalam pengembangan pariwisata Jakarta sekaligus peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda di final Abang None Jakarta 2025, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat, 26 September 2025. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebutkan Abang dan None Jakarta merupakan salah satu warisan budaya Betawi yang harus dijaga kelestariannya. Kehadirannya diharapkan mampu membawa […]

  • Produk komersial Paramount Petals

    Diminati Pasar, Paramount Petals Kembali Pasarkan Produk Komersial

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Paramount Petals, kota mandiri baru seluas sekitar 400 hektar di barat Jakarta terus berusaha merealisasikan beragam komitmen pembangunan kepada konsumen. Teranyar, Paramount Petals telah melakukan seremoni serah terima area komersial perdana yakni Calico Square pada Oktober 2024, atau satu bulan lebih cepat dari jadwal yang dijanjikan. Sebelumnya, Paramount Petals telah merealisasikan pelaksanaan groundbreaking […]

  • Usung Hunian Gaya Jepang, SEION @Serang Dulang Penghargaan

    Usung Hunian Gaya Jepang, SEION @Serang Dulang Penghargaan

    • calendar_month Rabu, 8 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Perusahaan properti, MAS Group dalam rentang waktu sebulan lebih berhasil mendapatkan dua penghargaan properti sekaligus untuk proyek SEION @Serang. Proyek ini dikembangkan perusahaan tersebut di Kota Serang, Banten. Akhir Oktober lalu, penghargaan pertama diperoleh melalui ajang Golden Property Awards 2021 yang diadakan Indonesia Property Watch (IPW) dengan kategori “Best Compact Development”. Sedangkan penghargaan […]

  • Kemenparekraf Luncurkan Crowdfunding Bobocabin di Dieng

    Kemenparekraf Luncurkan Crowdfunding Bobocabin di Dieng

    • calendar_month Selasa, 6 Feb 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) berkolaborasi bersama Bizhare meluncurkan fasilitasi urun dana (crowdfunding) kepada Bobocabin guna ekspansi di Desa Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Kolaborasi ini bertujuan untuk pengembangan sektor pariwisata tanah air dengan total pendanaan lebih dari Rp6,5 miliar. “Ini adalah securities crowdfunding pertama untuk fasilitas pariwisata yang hari ini merupakan inovasi dan […]

  • GPI dan Sumitomo Forestry Kembangkan Hunian Ramah Lingkungan

    GPI dan Sumitomo Forestry Kembangkan Hunian Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2024
    • 0Komentar

    DEPOK – Terinspirasi dari kerjasama panjang selama 32 tahun di industri kayu, PT Graha Perdana Indah (GPI) dan PT Sumitomo Forestry Indonesia memperluas kolaborasinya dengan mengembangkan proyek hunian Cluster Morizono di atas lahan seluas 5,6 hektar. Hunian yang menawarkan konsep “The Art of Japanese Living” ini berlokasi di kawasan skala kota (township) Gardens at Candi […]

  • agung podomoro

    53 Tahun, Agung Podomoro Bangkitkan Industri Properti

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Agung Podomoro selama 53 tahun di industri properti tanah air telah melewati banyak tantangan dan berbagai macam krisis. Perusahaan terus mengambil inisiatif di depan, berinovasi dan berkontribusi dengan terus melakukan percepatan pembangunan proyek properti terdepan dan terbaik. Pengalaman dan rekam jejak panjang menjadikan perseroan jeli dan matang dalam mengambil keputusan. “Tantangan dan beragam […]

Translate »
expand_less