Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Sofyan A. Djalil Ditunjuk Jadi Wakil Komisaris Utama Intiland

Sofyan A. Djalil Ditunjuk Jadi Wakil Komisaris Utama Intiland

  • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Intiland Development Tbk (Intiland; DILD) memberikan persetujuan pengangkatan Dr. Sofyan A. Djalil sebagai Wakil Komisaris Utama dan Komisaris Independen Intiland, serta menerima pengunduran diri Lennard Ho Kian Guan, Wakil Komisaris Utama Intiland.

RUPST untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2022 berlangsung secara daring dan tatap muka di Intiland Tower, Jakarta, Rabu (24/5).

Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland menjelaskan bahwa selain perubahan susunan direksi dan dewan komisaris, agenda lain RUPST adalah persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, penunjukan Kantor Akuntan Publik Independen, serta penetapan remunerasi dewan komisaris.

Sofyan A. Djalil adalah Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia periode 2016-2022. Bergabungnya Sofyan A. Djalil akan memperkuat jajaran Dewan Komisaris Intiland dan pelaksanaan fungsi pengawasan serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

“Beliau memiliki pengalaman dan keahlian yang luas di dunia bisnis, khususnya di sektor properti. Kami percaya dengan bergabungnya Bapak Sofyan A. Djalil akan memperkuat jajaran manajemen dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan dan kinerja usaha secara jangka panjang,” kata Archied kepada wartawan usai RUPST.

Manajemen Intiland pada kesempatan itu juga menilai kondisi dan prospek usaha di tahun 2023 masih cukup menantang. Meski begitu, kinerja usaha perseroan selama kuartal I tahun 2023 cukup baik.

Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir 31 Maret 2023, Intiland membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,54 triliun. Jumlah tersebut naik Rp981 miliar atau melonjak 174,3 persen dibandingkan pencapaian kuartal I tahun 2022 sebesar Rp562,5 miliar.

Peningkatan pendapatan usaha tersebut terutama ditopang oleh adanya pengakuan penjualan dari segmen pengembangan mixed-use & high rise, khususnya dari apartemen Fifty Seven Promenade. Selain itu, peningkatan tersebut juga dikontribusi dari segmen pengembangan lainnya, seperti kawasan perumahan, kawasan industri, dan properti investasi.

“Pendapatan usaha meningkat signifikan terutama karena adanya pengakuan penjualan apartemen Fifty Seven Promenade yang sudah proses serah terima,” kata Archied.

Pendapatan dari pengembangan (development income) masih memberikan kontribusi terbesar, mencapai Rp1,36 triliun atau 88,3 persen dari keseluruhan. Jumlah tersebut melonjak 246,5 persen dibanding perolehan kuartal I tahun 2022 senilai Rp393,4 miliar. Pendapatan pengembangan diperoleh dari tiga segmen yakni mixed-use & high rise, kawasan perumahan, dan kawasan industri.

Sumber pendapatan usaha berikutnya bersumber dari pendapatan berkelanjutan (recurring income) yang diperoleh dari segmen properti investasi. Sumber pandapatan usaha ini tercatat memberikan kontribusi Rp180 miliar atau sebesar 11,7 persen dari keseluruhan.

Pendapatan dari recurring income mengalami kenaikan 6,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp169,1 miliar.

Kontributor berikutnya berasal dari segmen properti investasi sebesar Rp180 miliar atau 11,7 persen dari keseluruhan. Pendapatan dari segmen ini mengalami kenaikan 6,5 persen dibandingkan perolehan kuartal I tahun 2022 senilai Rp169,1 miliar.

Segmen pengembangan kawasan perumahan mencatatkan kontribusi sebesar Rp134,1 miliar atau 8,7 persen dari keseluruhan. Kontribusi dari segmen ini menurun 19,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp166,1 miliar.

Kontributor berikutnya berasal dari segmen kawasan industri yang menyumbang pendapatan usaha Rp43,4 miliar atau 2,8 persen dari total. Jumlah tersebut mengalami penurunan 59 persen persen dibanding kuartal I tahun 2022 senilai Rp106 miliar.

Archied menuturkan peningkatan pendapatan usaha tersebut juga telah mendorong meningkatnya kinerja profitabilitas Perseroan. Laba kotor Intiland tercatat mencapai Rp746,7 miliar, atau naik 255,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba usaha dan laba tahun berjalan masing-masing sebesar Rp663,9 miliar dan Rp391,7 miliar, atau mengalami peningangkatan 407,5 persen dan 492,9 persen.

“Laba bersih triwulan I tahun ini sebesar Rp30,4 miliar, atau membaik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang masih mengalami rugi bersih Rp72,7 miliar. Sebagian besar porsi laba tahun berjalan yang kami bukukan, diatribusikan ke kepentingan non-pengendali sebesar Rp361,3 miliar,” ungkap Archied.

Proyeksi Penjualan

Seiring dengan semakin kondusifnya kondisi perekonomian dan industri properti nasional, Perseroan menargetkan penjualan (marketing sales) tahun ini sebesar Rp2,4 triliun.

Perseroan akan menfokuskan upaya untuk mengejar target dengan meningkatkan penjualan stok unit atau inventori dari proyek-proyek berjalan maupun pengembangan-pengembangan baru di segmen highrise, kawasan perumahan dan kawasan industri.

Dijelaskan, saat ini pertumbuhan pasar properti masih ditopang oleh pembelian rumah tapak yang didominasi oleh pembeli akhir (end user).

“Sementara tren penjualan untuk pasar apartemen masih relatif tertahan dan tumbuh secara berlahan,” kata Archied.

Perseroan merencanakan pada tahun ini akan melakukan pengembangan baru pada sejumlah proyek- proyek, khususnya di segmen kawasan perumahan.

Diantaranya di proyek perumahan Amesta Living yang berlokasi di Surabaya, kemudian proyek Brezza di Pantai Mutiara Jakarta, pengembangan area komersial di perumahan Talaga Bestari, serta pengembangan klaster baru di Graha Natura, Surabaya. (MRI)

  • Penulis: Muhammad Rinaldi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kawasan industri

    Menilik Potensi Pengembangan Kawasan Industri di KEK

    • calendar_month Sabtu, 23 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pengembangan kawasan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) memiliki potensi besar. Kawasan industri saat ini berpusat di pulau Jawa, terutama di bagian barat. “Investasi di Jawa tampaknya memiliki potensi besar dan KEK berada di berbagai provinsi untuk mendorong pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan iklim investasi Indonesia,” jelas Head of Industrial & […]

  • Daya Saing Indonesia Naik, Kini Peringkat 3 di Asia Tenggara

    Daya Saing Indonesia Naik, Kini Peringkat 3 di Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa peringkat daya saing Indonesia tahun ini naik signifikan dari posisi ke-34 di tahun 2023 ke posisi 27. Kepala Negara menyampaikan hal itu dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 24 Juni 2024. “Patut kita syukuri karena dari sini kita tahu di posisi mana kita berada. Karena […]

  • BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

    BPKN Rilis Daftar Pengembang Bermasalah

    • calendar_month Senin, 3 Mei 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) berencana merilis daftar pantauan prioritas (priority watch list) yang berisi data perusahaan pengembang bermasalah. Hal ini seiring makin tingginya jumlah pengaduan dari konsumen perumahan selama empat tahun terakhir. “BPKN bakal menerbitkan priority watch list. Data itu berisi daftar pengembang yang tidak benar atau bermasalah. Pengembang yang banyak pengaduan […]

  • Aerum Parc, Hunian Berkonsep Korean Dreams di Bogor

    Aerum Parc, Hunian Berkonsep Korean Dreams di Bogor

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • 0Komentar

    BOGOR – Perusahaan properti, MAS Group (Mekar Agung Sejahtera) meluncurkan proyek terbarunya bernama Areum Parc di Kemang, Bogor. Sebagai kota penyangga Jakarta, Bogor menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk tempat tinggal karena aksesibilitasnya yang mumpuni. Termasuk kawasan Kemang, yang lokasinya menempel dengan Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan. M Adhiguna Sosiawan, Direktur Business & Development MAS […]

  • presiden jokowi

    Jokowi Harap Kolaborasi PUPR dan BKKBN Entaskan Kemiskinan

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berharap program kolaborasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), serta pemerintah daerah dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem. Kolaborasi tersebut dalam bentuk penataan kawasan dan rumah layak huni, di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. “Siang hari ini saya melihat dimulainya perbaikan kawasan […]

  • Tips Memilih Cat Terbaik Hadapi Musim Penghujan yang Lembab

    Tips Memilih Cat Terbaik Hadapi Musim Penghujan yang Lembab

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Mengecat rumah di wilayah dengan kelembapan tinggi bukan sekadar urusan memilih warna atau mengikuti tren dekorasi terbaru. Lebih dari itu, cat berfungsi melindungi salah satu investasi terbesar, yaitu rumah. Di daerah dengan musim panas basah, hujan harian, atau hembusan angin laut, langkah ini dituntut mampu bekerja ganda. Kelembapan udara tidak hanya membuat hawa […]

Translate »
expand_less