Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Bank Dunia Bantu 263 Ribu Rumah MBR

Bank Dunia Bantu 263 Ribu Rumah MBR

  • calendar_month Rabu, 24 Mei 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkolaborasi dengan Bank Dunia dalam pelaksanaan National Affordable Housing Program (NAHP). Program ini menjangkau sebanyak 263.520 unit hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia.

Proyek NAHP berhasil memenuhi sebagian besar indikator proyek dalam menyalurkan 30.422 subsidi KPR BP2BT untuk pemilik rumah pertama. Program ini juga telah melayani 233.098 rumah tangga yang berada di bawah garis kemiskinan melalui hibah dan dukungan teknis BSPS untuk peningkatan akses terhadap rumah layak huni,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, M. Hidayatdalam siaran pers, Rabu, 24 Mei 2023.

Hidayat menjelaskan, penyediaan rumah layak huni dan terjangkau khususnya bagi MBR merupakan prioritas Pemerintah Indonesia. Seiring pertumbuhan jumlah penduduk, penyelesaian backlog perumahan dan pemenuhan target Program Sejuta Rumah (PSR) dengan keterbatasan ruang fiskal menjadi tantangan yang semakin berat.

“Saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang luar biasa, kerja sama tim, dan kemitraan Bank Dunia serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan NAHP. Ini merupakan solusi berkelanjutan dan terobosan signifikan untuk memudahkan masyarakat mengakses rumah layak huni,” terangnya.

Kendala Penyaluran

Pencapaian penyaluran dana NAHP, imbuhnya, juga menghadapi kendala di lapangan dan keterbatasan fisik karena pandemi Covid-19. Meskipun demikian, NAHP berhasil menyalurkan BP2BT dan BSPS kepada segmen MBR dan informal. Selanjutnya, pengembangan sistem Quality Assurance and Quality Control (QAQC) yang memberlakukan standar teknis dan aplikasi untuk fasilitator, masyarakat, dan pengembang serta memastikan pembangunan rumah yang berkualitas dan layak.

Menurut Hidayat, NAHP juga berperan dalam pengembangan Housing and Real Estate Information System (HREIS), studi pasokan rumah terjangkau, serta strategi untuk PT SMF (perusahaan pembiayaan sekunder perumahan) mendorong pertumbuhan pasar KPR. Berikutnya, pengembangan studi kasus untuk Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk perumahan terjangkau, serta Housing Policy Grand Design yang mendalam dan multidimensi.

Program Bank Dunia ini juga meletakkan dasar bagi masa depan pengembangan sektor perumahan di Indonesia untuk mencapai skala dan kapasitas dalam menciptakan akses universal terhadap perumahan layak dan terjangkau. Keberhasilan dan pencapaian NAHP tidak akan terlaksana tanpa kolaborasi yang solid, inovasi yang kuat, dan komitmen kuat berbagai pemangku kepentingan yang menghasilkan dampak signifikan dan tahan lama.

“Selain memberikan bantuan akses rumah layak huni bagi MBR melalui BSPS, NAHP juga mengadopsi penggunaan teknologi ferosemen dalam program BSPS untuk membangun rumah yang memenuhi standar dan mengurangi risiko gempa. NAHP juga memberikan dukungan teknis untuk mendukung reformasi kebijakan sektor perumahan sekaligus meningkatkan kapasitas sektor tersebut,” katanya.

Problem Urbanisasi

Manajer Operasional Bank Dunia Regional Indonesia dan Timor-Leste, Bolormaa Amgaabazar menyampaikan, pesatnya urbanisasi telah menyebabkan besarnya permintaan rumah di seluruh Indonesia. Namun, negara ini menghadapi tantangan besar dalam memenuhi kebutuhan perumahan warganya. Baik dalam kuantitas yakni unit rumah maupun kualitas produk hunian.

“Tahun 2017 Bank Dunia menyediakan US$450 juta untuk NAHP guna mendukung sektor perumahan terjangkau di Indonesia bekerja sama dengan Kementerian PUPR. Program ini bertujuan meningkatkan akses rumah terjangkau bagi MBR sekaligus mendukung pemerintah memenuhi sasaran Sustainable Development Goals (SDG’s) 11.1. Yaitu menjadikan kota dan permukiman inklusif, aman, tangguh, berkelanjutan dan mendukung pencapaian target PSR,” katanya.

Keberhasilan program ini menunjukkan kemitraan yang erat antara Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia dalam mengatasi tantangan dan hambatan yang mengakar di pasar perumahan Indonesia. NAHP membantu mendukung program perumahan Pemerintah yang telah berlangsung lama dalam meningkatkan akses pembiayaan perumahan bagi calon pembeli rumah pertama dengan produk subsidi KPR BP2BT yang ramah pasar dan juga memenuhi kebutuhan para pekerja informal yang sebelumnya kurang terlayani.

Program ini juga melayani rumah tangga segmen Bottom-of-Pyramid (BOP) dengan memberikan bantuan teknis dan hibah untuk memperbaiki rumah sub-standar melalui komponen BSPS. Upaya multi-segi yang membawa perubahan struktural pada rantai nilai perumahan yang kompleks di Indonesia membutuhkan pendekatan progresif dan inovatif yang dikatalisasi dengan alat dan teknologi transformatif dan diterima oleh masyarakat luas.

“NAHP telah berkontribusi pada visi Pemerintah Indonesia untuk membangun Indonesia Green and Affordable Housing Platform untuk mewujudkan perumahan rendah karbon pada tahun 2050, serta bertujuan untuk meningkatkan investasi sektor swasta secara signifikan sekaligus mengurangi beban fiskal Pemerintah Indonesia. Kami harap NAHP juga dapat meningkatkan upaya penyediaan perumahan yang aman, layak, dan terjangkau bagi semua masyarakat di Indonesia,” pungkasnya. (BRN)

Penulis

Editor di industriproperti.com ini punya secuil pengalaman menulis di beberapa perusahaan media, baik cetak maupun online. Ayah dua anak yang hobi berburu kuliner lokal saat traveling ini sudah cukup lama bersentuhan dengan dunia properti. Bagi sahabat IP yang ingin kenal lebih jauh Sarjana Biologi Universitas Lampung bisa follow Instagram @oki_baren

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

    Industri MICE Indonesia Masuk 10 Besar Asia Pasifik

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Industri MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition) Indonesia menempati peringkat 10 besar se-Asia Pasifik berdasarkan International Congress and Conventions Association (ICCA). Sementara di dunia, industri MICE Indonesia menempati posisi ke-37 dan posisi ke-4 untuk kawasan ASEAN. Posisi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar, namun masih perlu terus meningkatkan daya saing. “Kami percaya melalui […]

  • Performa sektor ritel diprediksi akan terdampak oleh penurunan jumlah kelas menengah di Indonesia.

    Duh! Jumlah Kelas Menengah Turun, Begini Nasib Bisnis Ritel

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan data bahwa jumlah kelas menengah di Indonesia menurun menjadi 47,85 juta penduduk pada 2024 yang sebelumnya 57,33 juta penduduk di 2019 . Hal tersebut ditengarai akan berdampak pada roda bisnis ritel. “Kalau kita lihat pada segmen-segmen tertentu, memang grade B dan grade C adalah segmen ritel yang terdampak […]

  • Didominasi Milenial, Investor Pasar Modal Tumbuh 96 Persen

    Didominasi Milenial, Investor Pasar Modal Tumbuh 96 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan investor di pasar modal meningkat 5,60 juta atau 96 persen (year on year/yoy) pada Juni 2021. Dari jumlah tersebut, investor ritel khususnya dari kalangan milenial mendominasi yakni sebesar 70 persen. “Literasi keuangan menjadi aspek penting bagi investor ritel yang menjadi follower di pasar modal sehingga dapat melindungi investor dari […]

  • Majalah REI Edisi April 2021

    Majalah REI Edisi April 2021

    • calendar_month Selasa, 5 Jan 2021
    • 0Komentar

    SiPetruk Sebaiknya Ditunda Assalamualaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua Pemerintah melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tampaknya sedang asyik mengeluarkan berbagai aplikasi sistem di bidang perumahan rakyat. Salah satunya yang sedang hangat dibincangkan adalah aplikasi Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk). SiPetruk menurut rencana akan diberlakukan pada […]

  • Akses Tol Langsung Paramount Petals Mulai Dikerjakan

    Akses Tol Langsung Paramount Petals Mulai Dikerjakan

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • 0Komentar

    TANGERANG – Perusahaan properti, Paramount Land memulai pembangunan konstruksi (groundbreaking) akses tol langsung KM 25 yang menghubungkan jalan tol Jakarta-Merak dengan proyek kota mandiri (township) Paramount Petals. Akses tol ini akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di proyek seluas sekitar 400 hektar di barat Jakarta tersebut. Saat ini, dari tol Jakarta-Merak […]

  • rumah tapak

    Hasil Riset: Rumah Tapak Masih Diminati

    • calendar_month Kamis, 2 Feb 2023
    • 0Komentar

    Jakarta – Hasil riset lembaga konsultan properti JLL Indonesia memperlihatkan bahwa rumah tapak masih menjadi sektor properti yang diminati khususnya oleh end user. “Kondisi pasar semakin kompetitif dengan diluncurkannya beberapa kawasan kota mandiri baru, seperti di area Tangerang dan Bekasi,” kata Head of Advisory JLL Indonesia pada Media Briefing 4Q 2022 secara virtual, Rabu, 1 […]

Translate »
expand_less