Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Tak Terkendali, Pemerintah Diminta Intervensi Harga Material di Kepri

Tak Terkendali, Pemerintah Diminta Intervensi Harga Material di Kepri

  • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Pengembang di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengeluhkan tidak terkendalinya harga bangunan di daerah kepulauan tersebut, sehingga menganggu pasokan rumah khususnya rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah diminta segera melakukan intevensi pasar agar harga material bangunan lebih kondusif.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Kepri, Tony mengungkapkan sepanjang tahun 2021 pengembang di daerahnya diberatkan dengan harga bahan bangunan yang makin melambung naik. Menurut dia, pemerintah seharusnya bisa mengendalikan harga bahan bangunan agar sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi untuk mengedepankan penggunaan komponen dari dalam negeri.

“Kenaikan bahan bangunan di Kepri sangat beragam, namun ada yang melonjak sampai 50%. Kami diimbau untuk menggunakan bahan baku dari dalam negeri, tetapi harganya lebih mahal daripada barang dari Singapura,” kata Tony yang dihubungi Industriproperti.com, Senin (10/1/2022).

Diakuinya, pengembang tidak punya pilihan sehingga yang sekarang masih bisa membangun mereka hanya berusaha menjaga cashflow saja, karena margin hampir tidak ada. Oleh karena itu, Tony berharap pemerintah bisa melakukan sesuatu dan mengintervensi pasar agar produsen bahan bangunan tidak terus menaikkan harga produknya.

“Kami juga mengharapkan kenaikan harga rumah subsidi. Meski ini seperti makan buah Simalakama karena daya beli masyarakat belum pulih, namun kalau harga rumah subsidi tidak naik, saya yakin banyak pengembang tidak bisa atau tidak mau membangun,” ungkap Tony.

Aturan Zonasi

Sedangkan masalah Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan peraturan zonasi Kota Tanjungpinang hingga kini masih terus dikawal REI Kepri. Menurut dia, masalah ini kemungkinan baru bisa selesai pada 2023, sesuai jadwal dari pemerintah.

REI Kepri sejak 2020 sudah membahas perubahan aturan tersebut, namun sayangnya akibat pandemi komunikasi menjadi sulit. Padahal, kalau berdasarkan urutan di pemerintah daerah kalau tidak segera dibahas, maka RDTR tersebut baru bisa diubah pada 2023 mendatang.

Akibat masalah ini, pengembang-pengembang yang bisa membangun hanya pengembang yang izinnya keluar sebelum 2018.

Terkait realisasi rumah subsidi di Kepri, menurut Tony, diharapkan bisa mencapai 1.000 unit di tahun ini. Apalagi di akhir tahun lalu banyak masyarakat yang melakukan akad KPR dengan skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Diungkapkan, animo masyarakat mulai meninggi dengan skema BP2BT ini karena BTN melakukan perubahan suku bunga dan tenor.

“Dengan penyesuaian bunga dari BTN dan mematok bunga flat selama 10 bulan menjadi lebih menarik bagi konsumen, karena cicilan 10 tahun itu hampir sama dengan KPR FLPP,” jelas Tony.

Di 2022, Tony optimistis pasar properti di Kepri akan lebih baik asalkan tidak ada lagi lonjakan Covid-19. Dia berharap sektor komersial juga bisa bertumbuh dengan adanya perpanjangan insentif PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) yang digagas DPP REI. (MRI)

  • Penulis: Telaga Anandari

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama BP Tapera bersama 39 bank pelaksana KPR FLPP Tahun 2025 (Foto: Oki Baren)

    BP Tapera Proyeksikan Tambah Porsi KPR FLPP Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • 0Komentar

    Jakarta – Target penyaluran KPR Sejahtera FLPP pada tahun 2025 mendatang sebesar 220 ribu unit rumah subsidi senilai Rp28,2 triliun. Namun, BP Tapera memproyeksikan wacana peningkatan porsi KPR FLPP hingga 330 ribu unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di tahun depan. Wacana peningkatan porsi penyaluran KPR FLPP di tahun depan merupakan wujud komitmen ekosistem […]

  • REI

    Respon Positif Sosok Menkeu Baru, REI Beri Dukungan

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia atau REI menilai tepat keputusan Presiden Prabowo Subianto yang memercayakan posisi Menteri Keuangan (Menkeu) kepada sosok Purbaya Yudhi Sadewa. Asosiasi pengembang itu juga merespon positif berbagai kebijakan yang dilakukan menkeu baru untuk menggerakkan perekonomian negara. “Kami berterimakasih kepada Presiden Prabowo yang telah menunjuk sosok yang sangat tepat sebagai menkeu […]

  • Kementerian Keuangan Tekankan Pentingnya Sektor Perumahan

    Kementerian Keuangan Tekankan Pentingnya Sektor Perumahan

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan dukungannya pada pengembangan sekuritisasi di Indonesia, khususnya untuk menekan gap kepemilikan dan kepenghunian rumah di Indonesia dan angka kekurangan (backlog) perumahan yang terus meningkat. Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara mengatakan sekuritisasi juga dapat menciptakan sumber likuiditas baru bagi perbankan maupun lembaga keuangan melalui perubahan aset yang tidak likuid seperti […]

  • DPR Minta Menteri PKP Kejelasan Program 3 Juta Rumah.

    DPR Minta Kejelasan Pelaksanaan Program 3 Juta Rumah

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) meminta kejelasan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dalam hal Peta Jalan Progam 3 Juta Rumah dalam Rapat Kerja (Raker) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin, 19 Mei 2025. “Komisi V DPR RI meminta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk melaksanakan […]

  • Bidik 6.000 Lebih Nasabah Baru, BTN Prospera Resmi Diluncurkan

    Bidik 6.000 Lebih Nasabah Baru, BTN Prospera Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mar 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meluncurkan BTN Prospera, sebuah layanan eksklusif dan komprehensif untuk mendukung nasabah segmen emerging affluent dalam mencapai aspirasi keuangan serta memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka. Mengusung brand promise “Unlocking Your Potential”, inisiatif tersebut merupakan bentuk komitmen BTN dalam memenuhi kebutuhan nasabah untuk membangun kekayaan secara berkelanjutan seiring […]

  • MoU dengan Kemenparekraf, REI Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif

    MoU dengan Kemenparekraf, REI Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • 0Komentar

    LABUAN BAJO – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-52 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Perhelatan ini diadakan dari 25-27 April 2024 yang diikuti hampir 1.000 orang anggota dan keluarga besar REI dari seluruh Indonesia. Beragam kegiatan digelar selama acara puncak HUT REI ke-52 […]

Translate »
expand_less