Breaking News
light_mode
Beranda » Headline » Tren Positif Industri Properti Bakal Berlanjut

Tren Positif Industri Properti Bakal Berlanjut

  • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Laju putaran roda industri properti yang semakin kencang di tahun 2021 dapat terus berlanjut di 2022. Tren positif tersebut salah satunya berkat terbitnya sejumlah stimulus yang bergulir di sepanjang 2021.

“Tren ini bahkan akan terus naik pada tahun 2022. Beberapa indikator dari semakin naiknya properti salah satunya adalah di saat penyaluran kredit lainnya sedang menurun. Tapi KPR itu justru meningkat. Karena juga tidak terlepas adanya stimulus dari pemerintah untuk kebijakan mengenai PPN,” jelas Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta, Diana Dewi dalam Webinar Outlook Property Nasional 2022 – KADIN DKI Jakarta, Rabu, 22 Desember 2021.

Sektor properti, imbuhnya, masih menjadi primadona terutama untuk segmen landed house dan low price apartemen. Terlebih pemerintah sekarang memiliki komitmen yang kuat terhadap pengembangan perumahan rakyat.

“Kondisi ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha di sektor properti. Selain itu, Kadin Jakarta juga berharap sektor properti menjadi salah satu lokomotif dalam pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Tren properti yang terus naik, kontribusi sektor properti terhadap perekonomian nasional dapat terus meningkat. Tentunya, hal ini harus ada komitmen dan dorongan yang kuat baik dari pemerintah dan pelaku usaha.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, Amran Nukman HD menambahkan, tren positif industri properti dapat terus berlanjut jika insentif pemerintah di 2021 terus berlanjut tahun depan.

“Contoh misalnya penerapan PPN yang ditanggung pemerintah baik sekarang 100 persen maupun 50 persen kalau bisa diperpanjang sampai akhir 2022. Kemudian kebijakan restrukturisasi hutang juga kalau masih bisa dilanjutkan itu sangat membantu. Kemudian suku bunga kalau masih bisa diturunkan, tapi paling tidak bisa dipertahankan dengan rate yang sekarang berlaku,” tegas Amran.

Tantangan

Industri properti masih menghadapi tantangan yang berat sepanjang 2021. Implikasi dari perlambatan proses pemulihan ekonomi terlihat di sektor perumahan menyebabkan pengembang memilih untuk lebih berfokus pada penjualan stok rumah yang belum terjual.

Selain itu, konsumen memilih untuk menahan melakukan konsumsi. Ini terlihat dari indeks penjualan ritel sebesar 12,91 persen (YoY) mengalami penurunan dan dana pihak ketiga yang terhimpun di bank mengalami kenaikan. Perbankan juga masih sangat berhati-hati dalam penyaluran kredit.

Sementara itu, CEO dan Founder Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengungkapkan, tahun 2022 akan lebih menantang bagi industri properti. Pasalnya, ada beberapa isu yang dapat menjadi kontra produktif bagi pertumbuhan industri properti.

“Ada isu-isu yang jangan sampai isu ini kontra produktif menghambat pertumbuhan properti yang sudah on the track,” ujar Ali.

Kemudian, ada isu pemberian tax amnesty di 2022 yang belum tentu memberikan sumbangsih pertumbuhan. Selain itu, muncul pula isu kenaikan pajak kendaraan, PBB, NJOP dan suku bunga acuan (BI Rate) tahun depan.

“Ini isu-isu pasar yang pemerintah mesti waspadai. Pengembang pun jangan sampai lengah dan mesti antisipasi kalau ada kebijakan yang kontraproduktif,” kata Ali.

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar mengatakan, perpanjangan stimulus akan menjaga momentum pertumbuhan. Berbagai program stimulus dan penurunan LTV memicu tumbuhnya KPR secara nasional sepanjang pandemi.

“Perpanjangan berbagai program ini akan mampu mendorong tumbuhnya industri perumahan di 2022,” tutup Suryanti. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 DPD REI Gelar Pertemuan Cari Solusi Kendala Kuota FLPP

    3 DPD REI Gelar Pertemuan Cari Solusi Kendala Kuota FLPP

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • 0Komentar

    Tangerang Selatan – Sebanyak tiga Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPD REI) meminta pemerintah segera merealisasikan penambahan kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Hal ini sejalan dengan prakiraan bahwa kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Tahun Anggaran 2024 sebesar 166 ribu unit atau setara Rp 26 triliun akan segera habis pada Agustus mendatang. Menipisnya […]

  • 20 Proyek Terbaik Raih FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2021

    20 Proyek Terbaik Raih FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2021

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – FIABCI Indonesia dan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) kembali menyelenggarakan FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2021. Pengumuman dan penyerahan award kepada para pemenang digelar saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) REI 2021 yang digelar secara hibrid (offline dan online) di Ciputra Artpreneur Jakarta, Senin (20/12). Tahun ini, sebanyak 20 proyek properti dari 14 kategori dinyatakan […]

  • Pembangunan daerah

    2023, Pemerintah Pertajam DAK untuk Pembangunan Daerah

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah akan melakukan penajaman kebijakan dana alokasi khusus (DAK) pada tahun 2023. Hal ini meliputi baik dari segi tematik, lokus prioritas, hingga efektivitas program. Tujuannya adalah agar DAK tersebut benar-benar efektif dalam pembangunan daerah. “Pada tahun yang akan datang, kita akan memulai mempertajam itu supaya Dana Alokasi Khusus benar-benar efektif untuk membantu pembangunan […]

  • kredit properti

    Februari 2022, Kredit Properti Tembus Rp1.124 T

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Pertumbuhan kredit sektor properti pada Februari 2022 tercatat sebesar Rp1.124 Triliun atau tumbuh 5,9 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi daripada bulan Januari 2022 yang sebesar 5,4 persen. “Penyaluran kredit sektor properti pada Februari 2022 tumbuh 5,9 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan Januari 2022 (5,4 persen, yoy), baik pada […]

  • Atasi Polusi Udara, Pengembang Dituntut Usung Konsep Eco Green Living

    Atasi Polusi Udara, Pengembang Dituntut Usung Konsep Eco Green Living

    • calendar_month Senin, 18 Sep 2023
    • 0Komentar

    TANGERANG – Isu polusi udara yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya terus menjadi perhatian masyarakat. Berdasarkan data situs pemantau udara (IQAir), Indeks Kualitas Udara Jakarta berada di angka 149 pada Senin (18/9) pagi. Angka tersebut termasuk dalam kategori tidak sehat. Hal tersebut diungkapkan Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga pada acara Elevee Media Talkshow yang diadakan […]

  • BTN Santri Developer 2021 (Foto: Istimewa)

    Gandeng Pesantren, BTN Ajak Santri jadi Pengembang

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar pelatihan “BTN Santri Developer 2021”, yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur pada hari Sabtu 5 Juni 2021. Program pelatihan ini merupakan sinergi Bank BTN dengan Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdliyin (Nusantara Utama Cita/NU Circle) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI), dan ditujukan […]

Translate »
expand_less