Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Ditengah Ketidakpastian Global, Indonesia Negara Layak Tujuan Investasi

Ditengah Ketidakpastian Global, Indonesia Negara Layak Tujuan Investasi

  • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Ketahanan perekonomian Indonesia tetap terjaga di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. Hal inilah yang menyebabkan Lembaga Pemeringkat Moody’s kembali mempertahankan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia pada peringkat Baa2, satu tingkat di atas investment grade, dengan outlook stabil pada 16 April 2024.

“Hasil afirmasi Moody’s yang tetap pertahankan peringkat Indonesia dengan outlook stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik saat ini menandakan kepercayaan investor masih kuat terhadap kredibilitas kebijakan Pemerintah dan ketahanan ekonomi Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 18 April 2024.

Ketahanan perekonomian yang terjaga didukung pertumbuhan ekonomi tinggi dan stabil serta berbagai inovasi instrumen kebijakan yang kuat. Sebelumnya, Moody’s juga mempertahankan SCR Indonesia pada Baa2 dengan outlook stabil pada Annual Review 10 Februari 2022.

“Ke depannya, Pemerintah akan terus melakukan sinergi dan bauran kebijakan dengan tetap mengawasi berbagai risiko eksternal, terutama konflik Timur Tengah yang berpotensi berdampak terhadap kenaikan harga, dengan terus menjaga daya beli masyarakat,” imbuh Menko Airlangga.

Dalam laporan tersebut, Moody’s memproyeksikan rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024-2025 akan tetap berada pada level sebelum pandemi yaitu sekitar 5,0%. Rata-rata tersebut lebih tinggi dibandingkan negara-negara lain yang berada pada peringkat Baa yang hanya tumbuh pada kisaran 3,0%.

Perkiraan pertumbuhan ekonomi tersebut mengacu kepada keberhasilan berbagai reformasi struktural yang ditempuh Pemerintah, yang diarahkan untuk perbaikan iklim investasi sehingga mendorong masuknya aliran modal asing, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan penerimaan Pemerintah.

Pada sektor eksternal, Moody’s memandang daya tahan sektor eksternal Indonesia tetap terjaga, tercermin dari surplus neraca perdagangan yang meningkat. Implementasi kebijakan hilirisasi juga diyakini menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi kenaikan pangsa ekspor komoditas yang bernilai tambah, sehingga meningkatkan diversifikasi ekspor komoditas dan mengurangi sensitivitas terhadap harga.

Menjaga Defisit

Moody’s juga mengapresiasi komitmen Pemerintah untuk tetap menjaga defisit APBN di bawah batas 3% dari PDB sehingga mampu menjaga rasio utang Pemerintah terhadap PDB tetap rendah dibandingkan negara-negara lain yang berada pada peringkat sama. Dalam jangka menengah, keberhasilan implementasi kebijakan reformasi Pemerintah menjadi kunci tercapainya target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Penilaian positif Moody’s atas kinerja perekonomian Indonesia juga sejalan dengan hasil asesmen lembaga rating lainnya, yaitu Fitch dan JCR pada bulan lalu. Fitch kembali mempertahankan SCR Republik Indonesia pada BBB (satu tingkat di atas investment grade) dengan outlook stabil pada 15 Maret 2024.

Sementara, JCR juga mempertahankan SCR Republik Indonesia pada BBB+ (investment grade) dengan outlook stabil pada 22 Maret 2024. Keputusan tersebut mempertimbangkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka menengah yang baik, inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, dan rasio utang Pemerintah terhadap PDB yang rendah dan terkendali.

Pemerintah akan terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan investor dengan memastikan keberlanjutan program kebijakan saat ini tetap berjalan ditengah proses pergantian kepemimpinan pasca pengumuman hasil Pemilu 2024.

Beberapa kebijakan prioritas yang akan terus didorong antara lain yakni revitalisasi mesin konvensional yaitu peningkatan produktivitas dan daya saing melalui program kartu prakerja, pelatihan vokasi, dan implementasi UU Cipta Kerja; pembangunan infrastruktur seperti melanjutkan PSN, pembangunan MRT dan kereta cepat, KEK, IKN dan Reforma Agraria; kerja sama internasional, termasuk dalam proses aksesi OECD; dan penguatan ketahanan pangan.

Kemudian, membangun mesin ekonomi baru melalui digitalisasi, transisi energi berkelanjutan, dan industrialisasi melalui hilirisasi yang dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi. Dan juga, penguatan ketahanan sosial dan pemberdayaan melalui berbagai perlindungan sosial, termasuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan, pembiayaan mikro dan padat karya tunai. (SAN)

Penulis

Lulusan ilmu kimia Universitas Negeri Jakarta ini aktif menjadi reporter. Memulai karier dari indopos, kemudian juga pernah bekerja sebagai wartawan di infobank, inilah.com, hingga majalah Realestat. Sekarang, Sandi bergabung menjadi salah satu wartawan industriproperti.com untuk berbagi soal isu – isu terkini di sektor properti. Sahabat IP yang ingin tahu dan kenal lebih jauh dengan ayah dari dua anak ini bisa follow Instagram @Sandy_Yukz

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kinerja Satgas Anti-Mafia Tanah Tuai Pujian

    Kinerja Satgas Anti-Mafia Tanah Tuai Pujian

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto mengapresiasi kinerja Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Tanah dalam mengungkap kasus mafia tanah. Keseriusan Satgas Anti-Mafia Tanah yang beranggotakan Kementerian ATR/BPN dan Kepolisian Negara Republik Indonesia menjadi komitmen bersama yang akan terus diwujudkan guna memberantas praktik mafia tanah. “Saya mengucapkan terima kasih dan […]

  • Otorita IKN

    Bambang Susantono Lantik Pejabat Otorita IKN, Tak Toleransi Korupsi

    • calendar_month Kamis, 13 Okt 2022
    • 0Komentar

    Jakarta – Kepala Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono melantik lima orang Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara. Dalam menjalankan tugasnya, Bambang menekankan kepada pejabat Otorita IKN tersebut tak ada toleransi untuk korupsi. “Tidak ada toleransi untuk yang korupsi di Otorita,” tegas Bambang dalam keterangan resminya. Pelantikan tersebut berdasarkan […]

  • Pasar Keuangan Syariah Tumbuh Subur di 5 Tahun Terakhir

    Pasar Keuangan Syariah Tumbuh Subur di 5 Tahun Terakhir

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • 0Komentar

    Jakarta – Perkembangan pasar keuangan syariah di Indonesia dalam lima tahun terakhir tumbuh subur. Tersedianya peraturan terkait aktivitas pasar modal syariah, perkembangan produk dan layanan investasi syariah dan naiknya investor sekuritas syariah mengindikasikan membaiknya iklim keuangan syariah nasional. “Dalam lima tahun terakhir, saham syariah meningkat 28,62 persen dan sukuk korporasi naik 206,5 persen. Reksadana syariah […]

  • Ignesjz Kemalawarta (Istimewa)

    Perlu Kolaborasi Sukseskan Green Building

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA- Kolaborasi semua pihak diperlukan untuk menyukseskan penerapan konsep green building dalam rangka memenuhi target penghematan energi sebesar 30 persen, mengurangi konsumsi air sebanyak 30 persen, dan mengurangi emisi karbon dioksida CO2. yang semuanya itu terangkum dalam komitmen 30:30 pada 2030 mendatang. Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) Bidang […]

  • Summarecon Expo

    Summarecon Expo 2025 Hadir Perdana di Bandung

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    Jakarta – Sukses menggelar Summarecon Expo di Summarecon Mall Serpong pada 12-21 September 2025, kini ajang pameran properti tahunan itu hadir di Summarecon Mall Bandung pada 3-12 Oktober 2025. Summarecon Expo kali ini adalah yang pertama kali digelar di Bandung dan menjadi rangkaian kedua pameran properti tahun ini yang digelar di empat lokasi di Summarecon Mall. […]

  • Aturan Pelaksana UUCK Perkuat Status Hak Pengelolaan Tanah

    Aturan Pelaksana UUCK Perkuat Status Hak Pengelolaan Tanah

    • calendar_month Rabu, 21 Apr 2021
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah mengundangkan empat peraturan pelaksanaan Undang-Undang No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UUCK). Salah satunya adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah yang mengatur mengenai penguatan terhadap Hak Pengelolaan. Sekretaris Jenderal […]

Translate »
expand_less